GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Kericuhan Demo di DPR, Polda Metro Jaya Tetapkan 45 Orang Sebagai Tersangka

Kepolisian Daerah Metro Jaya secara resmi menetapkan 45 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8).
Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:31 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin (kedua dari kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/8).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya secara resmi menetapkan 45 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8).

Penetapan tersangka ini merupakan hasil dari penyidikan mendalam terkait aksi anarkis yang berujung pada perusakan dan penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imannudin, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan para pelaku ke dalam enam klaster peran yang berbeda.

"Berdasarkan alat bukti dan saksi dalam proses penyidikan, saat ini kami sudah menetapkan 45 orang sebagai tersangka perusakan dan penganiayaan, serta tiga sebagai tersangka penyalahgunaan senjata tajam," ujar Iman dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/8).

Dalam penjelasannya, Iman merinci klaster pertama yang melibatkan 153 anak di bawah umur. 

Kelompok ini telah diserahkan ke Subdit PPA dan TPPO Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut. 

Kelompok anak ini memiliki latar belakang usia yang beragam, mulai dari dua anak berusia 12 tahun hingga 64 remaja berusia 17 tahun, termasuk di antaranya 25 anak yang sudah putus sekolah.

Selanjutnya, klaster kedua terdiri dari 91 orang dewasa yang dikategorikan sebagai perusuh biasa. 

Klaster ketiga mencakup 71 orang yang diduga kuat terlibat dalam penganiayaan dan perusakan fasilitas publik, di mana 45 orang di antaranya telah naik status menjadi tersangka. 

Sementara itu, klaster keempat berisi tiga orang yang kini menjadi tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam.

Tak berhenti di situ, kepolisian kini tengah membidik otak di balik kerusuhan tersebut melalui klaster kelima dan keenam. 

Kelompok ini diduga berperan sebagai penggerak, penyandang dana, hingga perekrut massa untuk menciptakan kekacauan.

"Penyidik juga sedang mendalami pihak-pihak yang menggunakan, memanfaatkan, atau mengeksploitasi anak-anak untuk kegiatan melawan hukum. Hal ini berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak," tegas Iman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para tersangka diketahui melakukan berbagai tindakan melawan hukum, seperti merusak fasilitas umum, melakukan kekerasan secara berkelompok, hingga mengancam keselamatan warga. 

Iman menegaskan bahwa meski kepolisian menghargai hak konstitusional masyarakat untuk berpendapat, tindakan anarkis tidak akan dibiarkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PART Genjot Bisnis Non-Otomotif, Laba Bersih 2026 Diproyeksi Tembus Rp44,16 Miliar

PART Genjot Bisnis Non-Otomotif, Laba Bersih 2026 Diproyeksi Tembus Rp44,16 Miliar

Emiten Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) memproyeksikan laba bersih 2026 naik 46,18% menjadi Rp44,16 miliar seiring strategi diversifikasi ke bisnis non-otomotif.
Mahasiswa yang Lepaskan Peluru Airsoft Gun Brutal ke Pelajar di Sleman Gegara Kena DO, Ternyata Residivis

Mahasiswa yang Lepaskan Peluru Airsoft Gun Brutal ke Pelajar di Sleman Gegara Kena DO, Ternyata Residivis

Katim URC Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Yohanes Eko menyebut mahasiswa asal Maguwarjo, IRS (27) yang kena DO tembak airsoft gun merupakan residivis narkoba.
Praperadilan Eks Jampidsus, Hakim Sebut Penanganan TPPU Tidak Harus Menunggu Tindak Pidana Asal Diputus

Praperadilan Eks Jampidsus, Hakim Sebut Penanganan TPPU Tidak Harus Menunggu Tindak Pidana Asal Diputus

Hakim tunggal dalam sidang praperadilan Febrie Adriansyah di Pengadilan Jakarta Selatan, Richard Edwin Basuki menilai bahwa kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tidak harus menunggu tindak pidana asal diputus.
Buntut Pernyataan Budi Arie soal Percepatan Pemilu, Hasto: Adanya Suatu Skenario

Buntut Pernyataan Budi Arie soal Percepatan Pemilu, Hasto: Adanya Suatu Skenario

Buntut potongan video viral terkait pernyataan Budi Arie soal percepatan pemilu. Masih menyedot perhatian hingga komentar dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Polda Sulteng Selidiki Dugaan PETI di Buol, 22 Alat Berat Dititipkan di Polres

Polda Sulteng Selidiki Dugaan PETI di Buol, 22 Alat Berat Dititipkan di Polres

Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menyita 22 unit alat berat di Desa Bodi, Kecamatan Paleleh Barat, Kabupaten Buol terkait dugaan aktivitas PETI
Patriot Fest 2026: 450 Atlet Taekwondo dan Tinju Beradu Bakat di Jakarta, Persiapan Menuju Panggung Internasioal

Patriot Fest 2026: 450 Atlet Taekwondo dan Tinju Beradu Bakat di Jakarta, Persiapan Menuju Panggung Internasioal

Kolaborasi antara Emporium Pluit Mall dan Nenggala Academy dalam perhelatan Nenggala Academy Patriot Fest 2026 sukses menarik perhatian publik pada 20-23 Agustus 2026. 

Trending

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain
Siap Garuda Calling, Pemain yang Buat Heboh Kasta Teratas Eropa Tak Sabar Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Siap Garuda Calling, Pemain yang Buat Heboh Kasta Teratas Eropa Tak Sabar Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpotensi mendapat amunisi berharga dari salah satu pemain keturunan yang bersinar di kasta teratas Eropa. Adalah Joseph Simatupang Ferguson.
Potret Presiden Prabowo Bersama Kapolda NTT Kunjungi Posko Pengungsian Korban Gempa

Potret Presiden Prabowo Bersama Kapolda NTT Kunjungi Posko Pengungsian Korban Gempa

Baru-baru ini beredar di media sosial terkait potret Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto bersama Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko
4 Shio Diprediksi Ketiban Cuan pada 29 Agustus 2026, Kambing Paling Bersinar

4 Shio Diprediksi Ketiban Cuan pada 29 Agustus 2026, Kambing Paling Bersinar

Ramalan keuangan 29 Agustus 2026 membawa peluang menarik bagi 12 shio. Simak shio yang berpotensi cuan, peluang finansial, dan angka hoki besok.
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
TNI AU Ungkap Alasan Pesawat Tempur Lalu-lalang di Jakarta Hari Ini: Persiapan Flypast Merdeka Run

TNI AU Ungkap Alasan Pesawat Tempur Lalu-lalang di Jakarta Hari Ini: Persiapan Flypast Merdeka Run

Munculnya sejumlah pesawat tempur yang melintasi langit Jakarta dipastikan sebagai bagian dari rangkaian latihan para penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU). 
Selengkapnya

Viral