Pesta Rakyat Banyumas di Bogor Diperpanjang, Bisa Obati Rindu Kampung Halaman hingga September
- tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Rasa rindu terhadap kampung halaman kini bisa terobati tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.
Nuansa khas Banyumasan hadir melalui Pesta Rakyat Banyumas yang digelar di Tanabambu, Jalan Letda Nasir 36A, Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Mengangkat tema "Guyub Rukun Sesarengan", acara tersebut menyuguhkan beragam kuliner tradisional, pertunjukan seni, gelar budaya, perlombaan, hingga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyumasan.
Pesta Rakyat Banyumas yang sebelumnya direncanakan berlangsung selama Agustus 2026 kini diperpanjang hingga 30 September 2026.
Keputusan memperpanjang acara diambil karena antusiasme masyarakat terhadap suasana Banyumasan dan berbagai kegiatan yang disajikan cukup tinggi.
Perwakilan Tanabambu, Jeje, mengatakan Pesta Rakyat Banyumas bukan sekadar agenda hiburan, tetapi juga menjadi wadah berkumpul bagi masyarakat Banyumas Raya yang kini menetap di kawasan Jabodetabek.
"Pesta Rakyat Banyumas kami hadirkan bukan hanya sebagai sebuah event, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan kembali rasa kampung halaman. Kami ingin masyarakat Banyumas Raya di Jabodetabek bisa berkumpul, menikmati makanan yang familiar, melihat kesenian yang mengingatkan mereka pada rumah, dan merasakan kembali suasana guyub dan rukun," ujar Jeje.
Dari sisi kuliner, Pesta Rakyat Banyumas menghadirkan berbagai makanan serta jajanan tradisional yang identik dengan daerah Banyumasan.
Pengunjung dapat menemukan sejumlah sajian seperti sroto, mendoan, dawet, getuk, pecel, serabi, dan aneka hidangan tradisional lainnya.
"Pada hari kerja, pengunjung tetap dapat menikmati sejumlah kuliner khas, seperti dawet, getuk, dan serabi. Sementara pada akhir pekan, suasana festival semakin semarak dengan kehadiran bazar UMKM Banyumasan," katanya.
Owner Tanabambu, Hani Wijaya, menuturkan terdapat sekitar 10 hingga 15 pelaku UMKM yang berasal dari masyarakat Banyumas Raya dan ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Keterlibatan para pelaku UMKM itu sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan produk serta makanan khas Banyumasan kepada masyarakat Jabodetabek.
Tanabambu sendiri merupakan restoran yang membawa konsep resto wisata dengan mengedepankan unsur budaya.
Konsep tersebut dibuat untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat, termasuk kalangan generasi muda.
Restoran yang dikelola Hani bersama sang suami itu pada awalnya menyajikan berbagai makanan khas Jawa.
Seiring berjalannya waktu, Tanabambu kemudian menambahkan menu Sunda untuk menjangkau segmen pengunjung yang lebih luas.
Tak hanya menawarkan makanan utama, Tanabambu juga menyediakan beragam jajanan tradisional dengan resep yang dikembangkan secara mandiri.
"Konsep budaya di Tanabambu juga dibuat berganti secara berkala. Setiap bulan, tema budaya Nusantara yang diangkat dapat berbeda. Banyumasan menjadi salah satu tema yang dihadirkan melalui Pesta Rakyat Banyumas," ungkap Hani.
Selain kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional selama Pesta Rakyat Banyumas berlangsung.
Pertunjukan budaya tersebut digelar setiap akhir pekan dengan melibatkan komunitas seni, paguyuban, serta sanggar yang berada di kawasan Jabodetabek.
Beberapa kesenian yang ditampilkan meliputi calung, ebeg Banyumasan, sendratari, keroncongan, serta sejumlah pertunjukan tradisional lainnya.
Setiap Sabtu, Tanabambu juga menggelar gelar budaya yang disesuaikan dengan tema Banyumasan.
Rangkaian acara semakin lengkap dengan berbagai perlombaan, mulai dari lomba seni tradisional hingga lomba makan dan lomba mendoan.
"Puncak rangkaian kegiatan awalnya dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026. Namun, Tanabambu kemudian memutuskan memperpanjang atmosfer Banyumasan hingga 30 September 2026," tambahnya.
Selama masa perpanjangan, dekorasi serta nuansa Banyumasan di Tanabambu tetap dipertahankan.
Dengan demikian, masyarakat masih dapat merasakan atmosfer Kampung Jawa yang dipadukan dengan sentuhan budaya Banyumasan di kawasan Jabodetabek.
Pesta Rakyat Banyumas juga berlangsung bersamaan dengan ekspansi Dawet Tanabambu ke pusat perbelanjaan.
Pada 27 Agustus 2026, Dawet Tanabambu resmi membuka gerai pertamanya di Lippo Icon Cibubur. Sebelumnya, minuman tradisional tersebut telah menjadi salah satu menu unggulan di Tanabambu.
Pembukaan gerai baru itu menjadi langkah Tanabambu untuk memperluas jangkauan bisnis kuliner sekaligus mengenalkan minuman tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.
"Dawet yang menjadi salah satu minuman favorit di Tanabambu merupakan dawet khas Banjarnegara," jelasnya.
Pesta Rakyat Banyumas dapat dikunjungi masyarakat umum secara gratis tanpa biaya masuk.
Tanabambu menargetkan acara tersebut mampu mendatangkan sekitar 15.000 hingga 20.000 pengunjung sepanjang periode penyelenggaraan, dengan target sekitar 3.000 hingga 4.000 pengunjung setiap akhir pekan.
Selain menjadi pilihan rekreasi keluarga, Pesta Rakyat Banyumas diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat Banyumas Raya yang tinggal di Jabodetabek.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Banyumasan kepada masyarakat yang lebih luas.
Hani menambahkan, Tanabambu memiliki rencana menghadirkan tema budaya dari berbagai daerah lain di Indonesia pada masa mendatang.
"Lebih jauh, Tanabambu berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kebudayaan daerah kepada generasi muda dan masyarakat luas," ujarnya.
Gagasan tersebut sejalan dengan konsep Tanabambu yang berkomitmen menghadirkan beragam tema budaya Nusantara secara berkelanjutan.
Setelah mengangkat budaya Banyumasan, Tanabambu membuka peluang untuk menghadirkan kebudayaan dari daerah lain di Indonesia sebagai bagian dari pengalaman Kampung Jawa sekaligus wadah untuk mengapresiasi keberagaman budaya Nusantara.
Melalui Pesta Rakyat Banyumas, masyarakat dapat menikmati kuliner khas, menyaksikan kesenian tradisional, mengikuti berbagai perlombaan dan aktivitas, serta bersilaturahmi dalam suasana Banyumasan tanpa harus bepergian jauh dari kawasan Jabodetabek.
Â
Load more