News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesta Rakyat Banyumas di Bogor Diperpanjang, Bisa Obati Rindu Kampung Halaman hingga September

Pesta Rakyat Banyumas di Tanabambu, Bogor, diperpanjang hingga 30 September 2026. Pengunjung bisa menikmati kuliner, seni tradisional, budaya, dan UMKM.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:26 WIB
Pesta Rakyat Banyumas
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Rasa rindu terhadap kampung halaman kini bisa terobati tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.

Nuansa khas Banyumasan hadir melalui Pesta Rakyat Banyumas yang digelar di Tanabambu, Jalan Letda Nasir 36A, Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengangkat tema "Guyub Rukun Sesarengan", acara tersebut menyuguhkan beragam kuliner tradisional, pertunjukan seni, gelar budaya, perlombaan, hingga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyumasan.

Pesta Rakyat Banyumas yang sebelumnya direncanakan berlangsung selama Agustus 2026 kini diperpanjang hingga 30 September 2026.

Keputusan memperpanjang acara diambil karena antusiasme masyarakat terhadap suasana Banyumasan dan berbagai kegiatan yang disajikan cukup tinggi.

Perwakilan Tanabambu, Jeje, mengatakan Pesta Rakyat Banyumas bukan sekadar agenda hiburan, tetapi juga menjadi wadah berkumpul bagi masyarakat Banyumas Raya yang kini menetap di kawasan Jabodetabek.

"Pesta Rakyat Banyumas kami hadirkan bukan hanya sebagai sebuah event, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan kembali rasa kampung halaman. Kami ingin masyarakat Banyumas Raya di Jabodetabek bisa berkumpul, menikmati makanan yang familiar, melihat kesenian yang mengingatkan mereka pada rumah, dan merasakan kembali suasana guyub dan rukun," ujar Jeje.

Dari sisi kuliner, Pesta Rakyat Banyumas menghadirkan berbagai makanan serta jajanan tradisional yang identik dengan daerah Banyumasan.

Pengunjung dapat menemukan sejumlah sajian seperti sroto, mendoan, dawet, getuk, pecel, serabi, dan aneka hidangan tradisional lainnya.

"Pada hari kerja, pengunjung tetap dapat menikmati sejumlah kuliner khas, seperti dawet, getuk, dan serabi. Sementara pada akhir pekan, suasana festival semakin semarak dengan kehadiran bazar UMKM Banyumasan," katanya.

Owner Tanabambu, Hani Wijaya, menuturkan terdapat sekitar 10 hingga 15 pelaku UMKM yang berasal dari masyarakat Banyumas Raya dan ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Keterlibatan para pelaku UMKM itu sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan produk serta makanan khas Banyumasan kepada masyarakat Jabodetabek.

Tanabambu sendiri merupakan restoran yang membawa konsep resto wisata dengan mengedepankan unsur budaya.

Konsep tersebut dibuat untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat, termasuk kalangan generasi muda.

Restoran yang dikelola Hani bersama sang suami itu pada awalnya menyajikan berbagai makanan khas Jawa.

Seiring berjalannya waktu, Tanabambu kemudian menambahkan menu Sunda untuk menjangkau segmen pengunjung yang lebih luas.

Tak hanya menawarkan makanan utama, Tanabambu juga menyediakan beragam jajanan tradisional dengan resep yang dikembangkan secara mandiri.

"Konsep budaya di Tanabambu juga dibuat berganti secara berkala. Setiap bulan, tema budaya Nusantara yang diangkat dapat berbeda. Banyumasan menjadi salah satu tema yang dihadirkan melalui Pesta Rakyat Banyumas," ungkap Hani.

Selain kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional selama Pesta Rakyat Banyumas berlangsung.

Pertunjukan budaya tersebut digelar setiap akhir pekan dengan melibatkan komunitas seni, paguyuban, serta sanggar yang berada di kawasan Jabodetabek.

Beberapa kesenian yang ditampilkan meliputi calung, ebeg Banyumasan, sendratari, keroncongan, serta sejumlah pertunjukan tradisional lainnya.

Setiap Sabtu, Tanabambu juga menggelar gelar budaya yang disesuaikan dengan tema Banyumasan.

Rangkaian acara semakin lengkap dengan berbagai perlombaan, mulai dari lomba seni tradisional hingga lomba makan dan lomba mendoan.

"Puncak rangkaian kegiatan awalnya dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026. Namun, Tanabambu kemudian memutuskan memperpanjang atmosfer Banyumasan hingga 30 September 2026," tambahnya.

Selama masa perpanjangan, dekorasi serta nuansa Banyumasan di Tanabambu tetap dipertahankan.

Dengan demikian, masyarakat masih dapat merasakan atmosfer Kampung Jawa yang dipadukan dengan sentuhan budaya Banyumasan di kawasan Jabodetabek.

Pesta Rakyat Banyumas juga berlangsung bersamaan dengan ekspansi Dawet Tanabambu ke pusat perbelanjaan.

Pada 27 Agustus 2026, Dawet Tanabambu resmi membuka gerai pertamanya di Lippo Icon Cibubur. Sebelumnya, minuman tradisional tersebut telah menjadi salah satu menu unggulan di Tanabambu.

Pembukaan gerai baru itu menjadi langkah Tanabambu untuk memperluas jangkauan bisnis kuliner sekaligus mengenalkan minuman tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.

"Dawet yang menjadi salah satu minuman favorit di Tanabambu merupakan dawet khas Banjarnegara," jelasnya.

Pesta Rakyat Banyumas dapat dikunjungi masyarakat umum secara gratis tanpa biaya masuk.

Tanabambu menargetkan acara tersebut mampu mendatangkan sekitar 15.000 hingga 20.000 pengunjung sepanjang periode penyelenggaraan, dengan target sekitar 3.000 hingga 4.000 pengunjung setiap akhir pekan.

Selain menjadi pilihan rekreasi keluarga, Pesta Rakyat Banyumas diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat Banyumas Raya yang tinggal di Jabodetabek.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Banyumasan kepada masyarakat yang lebih luas.

Hani menambahkan, Tanabambu memiliki rencana menghadirkan tema budaya dari berbagai daerah lain di Indonesia pada masa mendatang.

"Lebih jauh, Tanabambu berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kebudayaan daerah kepada generasi muda dan masyarakat luas," ujarnya.

Gagasan tersebut sejalan dengan konsep Tanabambu yang berkomitmen menghadirkan beragam tema budaya Nusantara secara berkelanjutan.

Setelah mengangkat budaya Banyumasan, Tanabambu membuka peluang untuk menghadirkan kebudayaan dari daerah lain di Indonesia sebagai bagian dari pengalaman Kampung Jawa sekaligus wadah untuk mengapresiasi keberagaman budaya Nusantara.

Melalui Pesta Rakyat Banyumas, masyarakat dapat menikmati kuliner khas, menyaksikan kesenian tradisional, mengikuti berbagai perlombaan dan aktivitas, serta bersilaturahmi dalam suasana Banyumasan tanpa harus bepergian jauh dari kawasan Jabodetabek.
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Akhir Copa Des Nacoes de Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Tertahan di Peringkat Ketiga

Klasemen Akhir Copa Des Nacoes de Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Tertahan di Peringkat Ketiga

Pertandingan laga pekan ketiga Copa Des Nacoes de Futsal 2026 digelar di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Sabtu (17/10/2026) sepanjang pagi WIB.
BREAKING
NEWS
Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

KPK mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan di dalam tong biru yang diboyong ke Jakarta ada uang sekitar Rp934 juta.
Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Skuad Garuda Finis di Dasar Klasemen Copa Des Nacoes de Futsal Usai Kalah dari Tanjung Verde

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Skuad Garuda Finis di Dasar Klasemen Copa Des Nacoes de Futsal Usai Kalah dari Tanjung Verde

Skor akhir 2-0 membuat Timnas Futsal Indonesia menyelesaikan babak grup dengan nol poin setelah di laga perdana kalah dari Brasil. 
Doa Ustaz Abdul Somad soal Karhutla, Minta Pelaku Pembakaran Hutan Mendapat Azab di Dunia hingga Akhirat

Doa Ustaz Abdul Somad soal Karhutla, Minta Pelaku Pembakaran Hutan Mendapat Azab di Dunia hingga Akhirat

Berikut doa Ustaz Abdul Somad soal Karhutla, minta pelaku pembakaran hutan mendapat azab di dunia hingga akhirat.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Dua pertandingan dari klub yang dibela pemain Timnas Indonesia, SC Heerenveen dan Sassuolo bertanding pada Sabtu (17/10/2026) dini hari WIB. Namun baik Mees Hilgers dan Jay Idzes tak bermain di pertandingan itu. 
Ikatan Ahli Bencana Indonesia Jelaskan Peluang Asap Karhutla sampai Jakarta

Ikatan Ahli Bencana Indonesia Jelaskan Peluang Asap Karhutla sampai Jakarta

Karhutla di Indonesia menjadi perhatian berbagai pihak, asapnya ada peluang masuk Jakarta. Masyarakat tetaplah pakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Trending

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri menyiapkan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran mencapai 70 ribu personel sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. 
Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menunjukkan performa impresif bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang KOVO Cup 2026, Jumat (16/10/2026)
Serangan Houthi Hantam 5 Bandara Arab Saudi, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Serangan Houthi Hantam 5 Bandara Arab Saudi, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Serangan gempuran kelompok Houthi asal Yaman yang menyasar sejumlah bandara vital di Kerajaan Arab Saudi mengakibatkan 19 orang tewas dan 364 lainnya mengalami
Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Salah satu tantangan dalam memperkenalkan golf kepada masyarakat luas adalah anggapan bahwa olahraga ini membutuhkan biaya dan fasilitas yang tidak sederhana
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Pelatih Singgung Masalah yang Dialami Megawati Hangestri CS hingga Gagal ke Semifinal KOVO Cup 2026

Pelatih Singgung Masalah yang Dialami Megawati Hangestri CS hingga Gagal ke Semifinal KOVO Cup 2026

Langkah Hyundai E&C Hillstate yang diperkuat bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, harus terhenti di fase penyisihan Grup B ajang KOVO Cup 2026 ..
Selengkapnya

Viral