Danantara Dorong Transformasi Layanan Transportasi, Ini Langkah Jasa Marga
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui PT Danantara Asset Management (DAM) terus mendorong transformasi layanan transportasi terkhusus bagi PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Langkah itu diperlukan dalam upaya meningkatkan pengalaman pengguna, keselamatan, kelancaran perjalanan, serta dampak nyata bagi masyarakat.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan pihaknya memperkuat integrasi tiga pilar layanan meliputi preservasi, rest area, dan layanan informasi jalan tol, sebagai bagian dari transformasi pelayanan untuk meningkatkan customer experience.
Menurutnya langkah itu selaras dengan arahan Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi pelayanan BUMN untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Jasa Marga mendorong transformasi peradaban melalui pergeseran dari infrastructure menjadi infraculture, dengan mengubah paradigma yang semula berfokus pada pengembangan jalan tol sebagai aset infrastruktur menuju budaya pelayanan terbaik.
"Ketiga pilar ini memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik, yaitu preservasi untuk menjaga kualitas dan keselamatan jalan (protect the journey)," ujarnya.
Lalu rest area sebagai titik destinasi yang mendukung kenyamanan pengguna selama perjalanan (support the journey), serta layanan informasi yang memastikan informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses (inform the journey).
Pada pilar layanan preservasi, Jasa Marga mengembangkan sistem Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System (TROOPS) dan sarana pendukung seperti Hawkeye yang memungkinkan kondisi infrastruktur jalan teridentifikasi lebih dini sehingga proses pelaporan, penentuan kebutuhan pemeliharaan, hingga respons perbaikan dapat dilakukan secara lebih terukur, responsif dan terstandar.
Penguatan keselamatan juga dilakukan melalui penanganan kendaraan over dimension over load (ODOL). Saat ini volume truk adalah sebesar 13 persen dari total lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group, namun terlibat dalam sekitar 70 persen kejadian khusus.
“Karena itu, Jasa Marga terus berkolaborasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Integrasi sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) dengan Weigh In Motion (WIM) dan RFID Reader menjadi penting untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang," katanya.
Load more