GRIB Jaya Sayangkan Potongan Video Hercules dalam Kerusuhan 27 Agustus: Framing!
- Tangkapan Layar Threads @dark_lyre
Dia mengingatkan potongan video dapat kehilangan konteks apabila dipisahkan dari rangkaian kejadian secara utuh. Karena itu, Wilson meminta publik tidak terburu-buru menjadikan narasi media sosial sebagai kesimpulan hukum.
“Karena itu, publik perlu berhati-hati. Jangan sampai seseorang dinyatakan “terlibat” hanya karena terlihat berada di lokasi. Jangan pula sebuah seruan untuk meninggalkan lokasi justru dipersepsikan sebagai provokasi tanpa melihat keseluruhan konteks peristiwa,” katanya.
Wilson mengajak masyarakat membedakan antara hak menyampaikan aspirasi, imbauan menjaga ketertiban, dan tindakan kriminal. Menurutnya, ketiga hal tersebut tidak boleh dicampuradukkan hanya berdasarkan keberadaan seseorang dalam sebuah video.
Dia menegaskan tuduhan keterlibatan tidak seharusnya dibangun hanya dari potongan rekaman yang beredar di media sosial.
“Jakarta harus tetap aman. Masyarakat harus merasa nyaman. Hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat harus dihormati, sementara kekerasan dan vandalisme harus ditolak bersama,” katanya lagi. (Foe Peace Simbolon)
Load more