DPW NasDem Sulsel Buka Suara Soal Isu 6 Kepala Daerah Pindah Partai
- istimewa - antaranews
Sulsel, tvOnenews.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif menyatakan tidak akan menghalangi kepala daerah dari NasDem yang berkeinginan pindah partai, jika melihat arus kuat dinamika politik yang terus berkembang.
"Masalah politik adalah urusan pribadi, ketika dia sudah menentukan pilihan politik, beralih ke partai lain, saya kira tidak bisa dihalangi," bebernya kepada wartawan disela Bimtek dan Konsolidasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (30/8/2026).
Kendati demikian, ia mengingatkan kader NasDem tentu mengetahui dari mana berasal dan membesarkannya, hingga sekarang menjadi kepala daerah agar tahu diri. Walaupun diketahui belum lama ini ada kader yang sudah berpindah partai.
"Tapi, kami di Nasdem ini adalah kader yang membangun dari awal Pemilu dengan posisi kepala daerah Nasdem yang ada sekarang ini. Itu adalah kader murni di Partai Nasdem," ucap Bupati Kabupaten Sidrap itu.
Mantan Wakil DPRD Sulsel ini menyakini dan percaya kader yang menjadi kepala daerah tentu berkomitmen menjaga dan membesarkan partai, meski tidak dapat dipungkiri banyak tawaran-tawaran dari partai lain mengajaknya bergabung.
"Saya yakin, konsistensi dan komitmen perjuangan tetap. Yang namanya orang lobi-lobi, negosiasi, pasti ada. Tapi saya rasa komitmen perjuangan, konsisten menjalankan Amanah, Insyaallah kader kami menjaga dengan baik," tuturnya optimistis.
Mengenai adanya isu beberapa kepala daerah dari NasDem dalam waktu dekat ini akan pindah ke partai lain, setelah mereka ditawarkan mendapat posisi strategis, pria disapa akrab Sahar ini menegaskan, tidak ada.
Tercatat, dari 24 kabupaten kota di Sulsel, ada enam kepala daerah berasal dari NasDem berhasil duduk pada Pilkada Serentak 2024 lalu, masing-masing Bupati Kabupaten Sidrap Syaharuddin Alrif, Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.
Selanjutnya, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Bupati Kabupaten Pinrang Andi Irwan Hamid, Bupati Kabupaten Luwu Timur dan Bupati Jeneponto Paris Yasir serta Bupati Kabupaten Enrekang Muh Yusuf R.
Namun belakangan, Bupati Enrekang Muh Yusuf belum lama ini diketahui pindah partai ke Partai Gerindra. Dugaannya, ditawari jabatan strategis oleh pimpinan Gerindra di kabupaten setempat. (ant/aag)
Load more