News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPB Ungkap Perkembangan Karhutla Sumatra-Kalimantan hingga Papua Barat, Operasi Darat dan Udara Diperkuat

BNPB memaparkan perkembangan penanganan karhutla di Sumatra, Kalimantan hingga Papua Barat dengan penguatan operasi darat, water bombing dan OMC.
Senin, 31 Agustus 2026 - 15:53 WIB
Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Sumber :
  • Mayawana Persada.

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Perkembangan terbaru penanganan karhutla disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Ph.D dalam siaran langsung di YouTube BNPB, Senin (31/8/2026).

Paparan tersebut menunjukkan penanganan karhutla masih difokuskan di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, hingga Papua Barat. Operasi dilakukan melalui pemadaman darat, patroli, penyekatan area, pendinginan, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi Karhutla di Sumatra

Berdasarkan data kondisi terkini yang dipaparkan BNPB, situasi karhutla di sejumlah wilayah Sumatra menunjukkan perkembangan berbeda.

Di Riau, tercatat 62 hotspot dan 12 fire spot. Jarak pandang berada pada kisaran 4-5 kilometer.

Sementara itu, Sumatra Selatan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah hotspot yang tinggi, yakni 1.013 titik. Angka tersebut mengalami peningkatan 209 titik. Adapun fire spot tercatat sebanyak 11 titik, turun tujuh titik, dengan jarak pandang kurang dari 5 kilometer.

Di Jambi, tercatat 49 hotspot dan empat fire spot. Jumlah hotspot tersebut turun 86 titik, sedangkan fire spot turun.

Pemadaman Darat hingga Pendinginan Lahan Gambut

BNPB menjelaskan operasi darat karhutla dilakukan melalui sejumlah tahapan. Upaya tersebut mencakup patroli dan ground-check untuk memastikan kondisi di lapangan.

Petugas juga melakukan penyekatan area dengan membuat sekat guna mencegah api meluas ke wilayah yang belum terbakar. Pemadaman langsung atau attack dilakukan sebagai fase inti untuk menangani api aktif di permukaan.

Selain itu, dilakukan pembasahan lahan gambut melalui proses mopping up dan pendinginan. Penjagaan di lokasi yang telah dipadamkan juga dilakukan untuk mengantisipasi api kembali menyala, terutama pada malam hari.

Operasi Satgas Darat antara lain dilakukan di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, serta Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Khusus Sumatra Selatan, BNPB mencatat per 29 Agustus 2026 terdapat 11 fire spot dengan perkiraan luas lahan mencapai 60 hektare. Dari luasan tersebut, 15 hektare telah dilakukan pemadaman, sedangkan 45 hektare masih dalam penanganan.

BNPB bersama pemerintah daerah akan memperkuat satgas darat melalui penambahan personel dan dukungan peralatan darat.

Puluhan Armada Udara Dikerahkan

Penanganan karhutla juga diperkuat melalui operasi udara. Per 30 Agustus 2026, terdapat 53 armada udara yang digunakan untuk mendukung penanggulangan karhutla 2026.

Armada tersebut terdiri atas 19 armada untuk patroli/OMC dan 34 armada untuk water bombing. Operasi udara mencakup wilayah Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Untuk water bombing, BNPB mencatat total 2,3 juta liter air telah digunakan. Rinciannya antara lain:

  • Riau: 58 kali drop atau 232.000 liter.

  • Jambi: 84 kali drop atau 336.000 liter.

  • Sumatra Selatan: 143 kali drop atau 572.000 liter.

  • Kalimantan Barat: 45 kali drop atau 180.000 liter.

  • Kalimantan Selatan: 273 kali drop atau 1.023.000 liter.

  • Kalimantan Tengah: belum terdapat data unit, sortie, maupun jumlah liter pada paparan tersebut.

Selain water bombing, OMC juga dilakukan dengan total bahan semai natrium klorida (NaCl) sebanyak 5.600 kilogram. Operasi ini mencakup Riau, Jambi, dan Lampung.

Asap Karhutla Berpotensi Terbawa ke Negara Tetangga

Berdasarkan prediksi BMKG pada 31 Agustus hingga 1 September 2026, konsentrasi PM2.5 dari aktivitas kebakaran lahan di Sumatra dan Kalimantan menunjukkan pola sebaran yang terpusat di Sumatra bagian tengah hingga selatan serta sebagian besar wilayah Kalimantan.

Polutan tersebut berpotensi terbawa angin menuju negara tetangga, khususnya Singapura dan Semenanjung Malaysia, termasuk wilayah Sarawak, Sabah, serta Brunei Darussalam.

Data ISPU Kementerian Lingkungan Hidup pada Senin (31/8) pukul 13.36 WIB juga menunjukkan sejumlah wilayah memiliki kualitas udara dengan tingkat pencemaran tinggi.

Papua Barat Masih Jadi Perhatian

Penanganan karhutla juga dilakukan di Papua Barat. Per 30 Agustus 2026, kondisi secara umum terkendali, meski masih ditemukan titik berasap.

Tercatat 20 hotspot, lima fire spot, indikatif luas lahan 2.496,39 hektare, serta jarak pandang 7-10 kilometer.

Untuk penanganan, tiga helikopter dikerahkan, terdiri dari satu helikopter BNPB dan dua helikopter BP Berau. Operasi tersebut telah dilakukan sebanyak tujuh sortie dengan total 227 kali drop atau 662.000 liter air.

Namun, operasi pemadaman di Papua Barat menghadapi sejumlah kendala. Operasi darat sementara dihentikan, sementara vegetasi yang tinggi dan rapat membuat air dari water bombing banyak tertahan di tajuk pohon.

Selain itu, Tower Bandara Babo tidak mencakup area operasi sehingga hanya satu helikopter yang dapat beroperasi secara bersamaan. Keterbatasan stok avtur juga membatasi durasi operasi helikopter.

Untuk rencana berikutnya, pemetaan ulang menggunakan drone thermal dilakukan pada pukul 05.30 WIT. Satgas darat juga perlu kembali diaktifkan untuk pemadaman dan pendinginan titik yang tidak terlihat dari udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi kemudahan terbakar masih berada pada tingkat tinggi hingga sangat tinggi pada 31 Agustus-5 September, terutama di wilayah Teluk Bintuni dan Fakfak. PK-DBM BNPB tetap siaga menunggu perkembangan kondisi lapangan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi di Sulteng Tembus Tiga Besar Nasional, Gubernur Anwar Hafid: Kesejahteraan Rakyat yang Utama

Investasi di Sulteng Tembus Tiga Besar Nasional, Gubernur Anwar Hafid: Kesejahteraan Rakyat yang Utama

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menegaskan komitmen tegas agar setiap gelombang investasi raksasa yang masuk ke daerahnya wajib berbanding lurus
Tak Ingin Membebani Pengusaha Kecil, Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028

Tak Ingin Membebani Pengusaha Kecil, Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM hingga 2028

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mengumumkan kabar penting terkait kebijakan sertifikasi halal. 
Jenderal TNI Richard Tampubolon Resmi Lantik Adnan Purichta Jadi Ketua Pengprov TI Sulawesi Selatan

Jenderal TNI Richard Tampubolon Resmi Lantik Adnan Purichta Jadi Ketua Pengprov TI Sulawesi Selatan

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Jenderal TNI Richard Tampubolon, resmi melantik Adnan Purichta Ichsan sebagai Ketua Pengprov TI Sulawesi Selatan periode 2026–2030 di Makassar, Sabtu (24/10).
Empat Kompetisi Menanti Persib, Igor Tolic Bersyukur Maung Bandung Raih 3 Poin atas Garudayaksa di Super League

Empat Kompetisi Menanti Persib, Igor Tolic Bersyukur Maung Bandung Raih 3 Poin atas Garudayaksa di Super League

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengaku bangga skuad asuhannya mampu meraih kemenangan atas Garudayaksa. Hasil ini terasa emosional bagi Maung Bandung.
Klasemen Sementara Top Skor Liga Pro Saudi 2026/2027, Tidak Ada Nama Cristiano Ronaldo!

Klasemen Sementara Top Skor Liga Pro Saudi 2026/2027, Tidak Ada Nama Cristiano Ronaldo!

Menariknya, hingga kini tidak ada nama megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, di posisi empat besar klasemen top skor Liga Pro Saudi 2026/2027.
Prilly Latuconsina Tanggapi Komentar Negatif soal Niat Bagikan Isi Buku Kado dari Omara Esteghlal

Prilly Latuconsina Tanggapi Komentar Negatif soal Niat Bagikan Isi Buku Kado dari Omara Esteghlal

Artis Prilly Latuconsina menanggapi komentar negatif warganet terkait niatnya membagikan isi buku kado ulang tahun dari Omara Esteghlal. Ia juga mengungkapkan.

Trending

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Psikolog Okina Fitriani ungkap bahaya video viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi pakai jasa tren konten polisi anak 84 untuk menakuti anaknya.
Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Tiga pemain Timnas Indonesia jadi sorotan media Vietnam setelah kesulitan mendapatkan menit bermain bersama klub masing-masing di Eropa usai bawa Garuda Juara.
Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Ketika bicara tentang maraknya rasa kebencian terhadap umat Muslim, mantan Presiden AS Bill Clinton sebut putrinya sudah khatam Al-Qur'an sejak usia 15 tahun.
Bursa Transfer Liverpool: Gebrakan Julian Ward, Siap Bajak Bintang Chelsea pada Januari 2027

Bursa Transfer Liverpool: Gebrakan Julian Ward, Siap Bajak Bintang Chelsea pada Januari 2027

Liverpool dikabarkan mengincar bek kanan Chelsea, Malo Gusto. Direktur olahraga Julian Ward disebut siap mempertimbangkan langkah jelang Januari 2027 nanti.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Emanuel Navarrete vs O'Shaquie Foster yang akan berlangsung pada siang ini.
Bisakah Media Sosial Menjadi Arsip Digital bagi Warisan Budaya Nusantara?

Bisakah Media Sosial Menjadi Arsip Digital bagi Warisan Budaya Nusantara?

Pelestarian budaya di era digital menghadapi tantangan baru. Media sosial perlahan mengubah cara masyarakat mengenal sejarah. Cerita yang dahulu hanya
Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Akibat insiden tersebut, dua korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka serius hingga salah satu jarinya putus...
Selengkapnya

Viral