GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

9 Jalur Pendakian Ditutup Sementara Besok, Semeru hingga Lorentz Masuk Daftar

Kemenhut menutup sementara 9 kawasan pendakian mulai 1 September 2026 karena risiko karhutla tinggi saat puncak musim kemarau.
Senin, 31 Agustus 2026 - 16:12 WIB
Kebakaran hutan dan lahan di jalur pendakian Gunung Semeru Lumajang.
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menutup sementara sejumlah jalur pendakian gunung di kawasan konservasi mulai Selasa, 1 September 2026.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat puncak musim kemarau 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedikitnya terdapat sembilan kawasan pendakian yang masuk dalam kategori risiko tinggi sehingga aktivitas wisata pendakian ditutup sementara.

Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung di Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) Dalam Rangka Pencegahan Kebakaran Hutan.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut Satyawan Pudyatmoko mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif untuk menjaga kawasan konservasi sekaligus melindungi keselamatan para pendaki.

"Kebijakan ini diambil sebagai langkah proaktif dan terukur demi melindungi keutuhan ekosistem serta menjamin keselamatan para pendaki," kata Satyawan dalam keterangan di situs resmi Kemenhut, Senin (31/8/2026).

Daftar 9 Jalur Pendakian yang Ditutup Sementara

Satyawan menjelaskan status pendakian tidak ditetapkan secara seragam untuk seluruh kawasan. Kemenhut melakukan pemetaan risiko berdasarkan kondisi masing-masing lokasi.

Sejumlah parameter yang menjadi pertimbangan antara lain tingkat kerentanan kawasan terhadap karhutla, potensi keberadaan bahan bakar kering di permukaan, konsekuensi ekologis, hingga kemampuan pengendalian kebakaran di lapangan.

Berdasarkan pemetaan tersebut, penutupan sementara diterapkan pada kawasan yang memiliki tingkat kerentanan karhutla tinggi.

Berikut sembilan kawasan pendakian yang ditutup sementara:

  1. Gunung Semeru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)

  2. Taman Nasional Kerinci Seblat

  3. Taman Nasional Gunung Ciremai

  4. Taman Nasional Tambora

  5. Taman Nasional Manusela

  6. Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

  7. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

  8. Taman Nasional Gunung Leuser

  9. Taman Nasional Lorentz, khusus jalur Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba.

Dengan kebijakan tersebut, wisata pendakian di kawasan-kawasan tersebut tidak dapat dilakukan untuk sementara waktu sampai kondisi dinyatakan kembali aman.

Booking Online Pendakian Ditangguhkan

Kemenhut juga menangguhkan layanan pemesanan tiket daring atau booking online untuk lokasi yang masuk dalam daftar penutupan sementara.

Namun, pendaki yang telah melakukan transaksi pembayaran sebelum 1 September 2026 tetap akan mendapatkan hak pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku dan penyesuaian teknis di lapangan.

"Seiring kebijakan ini, layanan pemesanan tiket daring (booking online) untuk lokasi yang ditutup sementara ditangguhkan hingga situasi dinyatakan aman kembali," ujar Satyawan.

Meski demikian, tidak seluruh kawasan pendakian ditutup. Kemenhut juga menerapkan skema pembukaan secara terbatas untuk kawasan dengan tingkat risiko sedang.

Pendakian dengan pengawasan ekstra ketat dan pembatasan pada zonasi aman masih dapat dilakukan di Taman Nasional Gunung Rinjani, Taman Nasional Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro), serta Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Sejumlah agenda wisata atau kegiatan yang telah terjadwal sebelumnya juga masih dapat dilaksanakan dengan pengawalan dan pengamanan penuh dari tim gabungan.

Salah satunya Merbabu Trail Run di Taman Nasional Gunung Merbabu. Agenda tertentu di Taman Nasional Gunung Merapi dan Taman Nasional Kerinci Seblat juga dapat tetap berlangsung sesuai pengaturan di lapangan.

Risiko Karhutla Meningkat Saat Musim Kemarau

Satyawan mengatakan kondisi cuaca yang sangat kering pada musim kemarau menyebabkan bahan bakar alami di jalur pendakian semakin menumpuk dan mudah terbakar.

Kondisi tersebut membuat aktivitas manusia di kawasan pendakian memiliki potensi memicu munculnya titik api.

Karena itu, seluruh Kepala Balai Besar/Balai Taman Nasional dan KSDA diperintahkan memperketat patroli lapangan selama masa penyesuaian kebijakan.

Pemeriksaan terhadap barang bawaan pendaki yang berpotensi menjadi sumber api juga akan diperketat. Kemenhut turut menggandeng pemerintah daerah, BNPB/BPBD, TNI/Polri, dan masyarakat lokal untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

"Kebijakan ini bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi berkala mengikuti perkembangan iklim dan tingkat kerawanan di lapangan," kata Satyawan.

Ia menegaskan penutupan maupun pembukaan secara terbatas merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah untuk mencegah kebakaran di kawasan konservasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut juga akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan cuaca serta tingkat kerawanan kebakaran di masing-masing kawasan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Citra Pitriyami? Sosok Bupati Pangandaran yang Dievakuasi Usai Alami Insiden Jembatan Baru Ambruk

Siapa Citra Pitriyami? Sosok Bupati Pangandaran yang Dievakuasi Usai Alami Insiden Jembatan Baru Ambruk

Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ambruk usai diresmikan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami.
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 Ditahan Imbang Malaysia

Hasil Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 Ditahan Imbang Malaysia

Skor akhir imbang tanpa gol tercatat di laga Timnas Indonesia U-20 melawan Malaysia di Stadion Nasional Laos Baru, Vientiane, Senin (31/8/2026). 
Laporan Dicabut, Pihak DM dan Ruben Onsu Sepakat Tempuh Jalan Islah

Laporan Dicabut, Pihak DM dan Ruben Onsu Sepakat Tempuh Jalan Islah

Perselisihan hukum yang menjerat presenter kondang Ruben Onsu terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp3,5 miliar resmi berakhir. 
Keluarga Sutrimo Ajukan SP2HP ke Polda Metro, Tanyakan Hasil Ekshumasi

Keluarga Sutrimo Ajukan SP2HP ke Polda Metro, Tanyakan Hasil Ekshumasi

Keluarga Sutrimo melalui kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengajukan permohonan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
Ramalan Keuangan Virgo 1 September 2026: Rekening Banjir Cuan atau Malah Buntung Gara-gara Pengeluaran Tak Terduga?

Ramalan Keuangan Virgo 1 September 2026: Rekening Banjir Cuan atau Malah Buntung Gara-gara Pengeluaran Tak Terduga?

Ada sinyal dinamis esok hari untuk Virgo, dimana di satu sisiada rezeki melimpah. Namun, di sisi lain, ada ancaman kebocoran anggaran yang mengintai dirimu.
Punya Senjata Anyar selain Spike Keras, Pelatih Megawati Hangestri Siapkan Skema Maut dengan Jordan Wilson

Punya Senjata Anyar selain Spike Keras, Pelatih Megawati Hangestri Siapkan Skema Maut dengan Jordan Wilson

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menyedot perhatian publik Korea Selatan. Dalam sesi latihan Suwon Hyundai E&C Hillstate di Suwon Gym..

Trending

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Kesan Pertama Jordan Wilson saat Bertemu Megawati Hangestri: Saya Bersyukur Mengenalnya

Outside Hitter baru Hyundai Hillstate Jordan Wilson mengaku bersyukur bisa bertemu dengan Megawati Hangestri saat jalani kompetisi profesionalnya musim ini.
Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal Siaran Langsung China Masters 2026: Jonatan Christie Debut Sebagai Tunggal Putra Nomor 1 Dunia

Jadwal siaran langsung China Masters 2026, di mana akan ada sejumlah laga menarik. Salah satunya Jonatan Christie akan debut sebagai tunggal putra nomor satu dunia.
Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Lawan Teman Lama

Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027. Pertandingan ini bakal dinantikan para penggemar khususnya volimania Indonesia, karena Megawati Hangestri harus menghadapi mantan klubnya.
Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Gus Kikin Lontarkan Pesan Menohok

Usai terpilih jadi Ketum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) lontarkan pesan menohok. Selain itu, Gus Kikin berharap NU bisa berkhidmah untuk kemaslahatan
Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Bukan Hanya Dekat, 2 Pemain Hyundai Hillstate Ini Puji Setinggi Langit Atlet Indonesia Megawati Hangestri

Wah ada dua nama pemain voli asing yang dekat sama Megawati Hangestri. Keduanya juga pernah memuji abis si atlet indonesia ini. Mereka bermain di satu klub loh.
Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Profil Pornpun Guedpard, Musuh Megawati Hangestri di Korea yang Jadi MVP di AVC Women's Continental 2026

Menilik profil singkat Pornpun Guedpard, setter sekaligus kapten Timnas Voli Putri Thailand yang baru saja dinobatkan sebagai MVP AVC Women's Continental 2026. Menariknya, Guedpard sempat menjadi musuh Megawati Hangestri di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral