BNPB Kerahkan 53 Armada Udara dan Perketat Darat Untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi
- tim tvOnenews - Abdul Gani Siregar
Berton menegaskan penjagaan tersebut juga ditujukan untuk mencegah adanya pembakaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami sekali lagi sampaikan, kami mulai melakukan penjagaan di daerah-daerah terdampak sehingga tidak ada lagi penambahan titik-titik api akibat dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Selain operasi darat, BNPB mengandalkan Satgas Udara untuk mempercepat penanganan karhutla. Saat ini, sebanyak 53 armada udara disiagakan untuk menjalankan sejumlah misi.
“Operasi yang kedua yaitu melalui Satgas Udara. Dan ini kami bisa menyampaikan sebagaimana kami sampaikan kemarin bahwa armada udara kita saat ini ada 53 unit,” kata Berton.
Dari jumlah tersebut, 19 unit digunakan untuk kegiatan patroli dan operasi modifikasi cuaca. Sementara 34 unit lainnya dikerahkan untuk water bombing atau penyebaran air menggunakan helikopter.
“Di mana 19 unit melakukan kegiatan patroli maupun operasi modifikasi cuaca, sedangkan sisanya sebanyak 34 dilakukan untuk water bombing atau menyebarkan air melalui helikopter,” ujarnya.
Operasi udara tersebut difokuskan ke enam provinsi prioritas yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
“Di sini kita lihat bahwa di provinsi-provinsi prioritas seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, maupun Kalimantan Barat dilakukan operasi modifikasi cuaca maupun patroli udara maupun helikopter water bombing,” tutur Berton.
Menurut Berton, pengerahan kekuatan darat dan udara tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengendalikan karhutla, baik dengan menangani titik api yang telah muncul maupun mencegah kebakaran baru.
“Dan tentu ini menjadi langkah yang serius yang kita lihat dari pemerintah untuk menangani karhutla ini,” pungkasnya. (agr/aag)
Load more