News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPB Kerahkan 53 Armada Udara dan Perketat Darat Untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi

Pemerintah memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dengan menggabungkan operasi darat dan udara. BNPB mengerahkan total
Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB
BNPB Kerahkan 53 Armada Udara dan Perketat Darat Untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi
Sumber :
  • tim tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dengan menggabungkan operasi darat dan udara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan total 53 armada udara, termasuk helikopter untuk water bombing, serta memperkuat patroli dan penjagaan di wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, strategi penanggulangan karhutla dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni operasi darat dan Satgas Udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami di berbagai kesempatan menyampaikan bahwa strategi kita untuk menanggulangi karhutla ini ada dua cara,” kata Berton dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (31/8/2026).

Pada operasi darat, petugas melakukan patroli dan ground check untuk memastikan keberadaan titik panas maupun titik api. Hasil pemantauan tersebut kemudian menjadi dasar untuk melakukan tindakan pemadaman hingga pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.

“Yang pertama melalui operasi darat. Operasi darat dilakukan tentu dengan patroli dan juga melakukan ground check atau yang disebut dengan melakukan pemetaan apakah ada di daerah tersebut titik panas ataupun titik api,” ujarnya.

Berton mengatakan penanganan tidak berhenti pada pemadaman. Petugas juga memastikan proses pendinginan dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas.

“Dari patroli maupun pengecekan ini, tentu kita akan melakukan berbagai upaya termasuk pemadaman maupun tentunya pendinginan ketika sudah selesai dilakukan pemadaman,” katanya.

Ketersediaan air menjadi salah satu aspek penting dalam operasi darat. BNPB melakukan penyekatan area serta membangun sumur dan kanal baru agar sumber air dapat lebih mudah dijangkau dari lokasi titik panas maupun titik api.

“Untuk memperoleh air, kita lakukan kegiatan-kegiatan penyekatan area maupun melakukan pembuatan sumur-sumur, kanal-kanal baru, sehingga air lebih dekat dengan titik-titik api maupun titik-titik panas,” tutur Berton.

Selain mengatasi titik api yang sudah muncul, pemerintah mulai memperketat pengawasan di kawasan yang telah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru akibat aktivitas manusia.

“Kami bisa sampaikan sebenarnya mulai hari ini di beberapa titik sudah akan dilakukan penjagaan area yang terdampak,” ujarnya.

Berton menegaskan penjagaan tersebut juga ditujukan untuk mencegah adanya pembakaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami sekali lagi sampaikan, kami mulai melakukan penjagaan di daerah-daerah terdampak sehingga tidak ada lagi penambahan titik-titik api akibat dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Selain operasi darat, BNPB mengandalkan Satgas Udara untuk mempercepat penanganan karhutla. Saat ini, sebanyak 53 armada udara disiagakan untuk menjalankan sejumlah misi.

“Operasi yang kedua yaitu melalui Satgas Udara. Dan ini kami bisa menyampaikan sebagaimana kami sampaikan kemarin bahwa armada udara kita saat ini ada 53 unit,” kata Berton.

Dari jumlah tersebut, 19 unit digunakan untuk kegiatan patroli dan operasi modifikasi cuaca. Sementara 34 unit lainnya dikerahkan untuk water bombing atau penyebaran air menggunakan helikopter.

“Di mana 19 unit melakukan kegiatan patroli maupun operasi modifikasi cuaca, sedangkan sisanya sebanyak 34 dilakukan untuk water bombing atau menyebarkan air melalui helikopter,” ujarnya.

Operasi udara tersebut difokuskan ke enam provinsi prioritas yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

“Di sini kita lihat bahwa di provinsi-provinsi prioritas seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, maupun Kalimantan Barat dilakukan operasi modifikasi cuaca maupun patroli udara maupun helikopter water bombing,” tutur Berton.

Menurut Berton, pengerahan kekuatan darat dan udara tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengendalikan karhutla, baik dengan menangani titik api yang telah muncul maupun mencegah kebakaran baru.

“Dan tentu ini menjadi langkah yang serius yang kita lihat dari pemerintah untuk menangani karhutla ini,” pungkasnya. (agr/aag)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral