8 WNI Disebut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Segini Gajinya
- Antara
Pelatihan Militer Hanya Dua Minggu
Persoalan lain yang dihadapi para tentara asing adalah pelatihan militer yang berlangsung singkat. Mereka disebut hanya menjalani latihan sekitar dua minggu sebelum diterjunkan.
Pelatihan tersebut juga menggunakan bahasa Rusia yang tidak dipahami oleh sebagian peserta dari negara lain.
Laporan Moscow Times dan Kyiv Independent menyebut agen perekrut menawarkan imbalan tinggi kepada laki-laki dari sejumlah negara, termasuk Sri Lanka, Indonesia, India, dan Nepal.
Meski demikian, Kremlin belum pernah mengonfirmasi laporan mengenai perekrutan dan pembayaran tentara asing tersebut.
Para warga asing yang direkrut juga disebut tidak ditempatkan dalam kelompok tentara bayaran seperti Wagner. Mereka justru dimasukkan langsung ke dalam struktur militer reguler Rusia.
Mark Hanna, peneliti senior Institute for Global Affairs, menilai Rusia memiliki kepentingan menggunakan tenaga tempur dari negara-negara Global Selatan.
"Mereka perlu memenangkan perang dan mencapai tujuan militer mereka, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah mempekerjakan tentara bayaran murah dari negara-negara Global Selatan yang bersedia berperang dan mati bersama orang Rusia," ujar Mark Hanna. (nba)
Load more