Gunung Sinabung Erupsi, Penerbangan di Bandara Kualanamu Dinonaktifkan 2 Jam Siang Ini
- Tim tvOne/Iin Prasetyo
Karo, tvOnenews.com - Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu. Sejumlah jadwal penerbangan di bandara tersebut dilaporkan mengalami penyesuaian sebagai dampak meningkatnya aktivitas erupsi.
Pihak Bandara Internasional Kualanamu menyampaikan adanya penyesuaian operasional penerbangan pada Selasa (1/9/2026). Informasi tersebut disampaikan melalui keterangan resmi akun Instagram @kualanamu.airport.
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Sinabung yang berdampak pada operasional penerbangan, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu dapat mengalami penyesuaian," demikian keterangan resmi yang disampaikan pihak Kualanamu.
Penerbangan Dinonaktifkan Sementara
Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak aktivitas erupsi Gunung Sinabung, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu dinonaktifkan sementara pada Selasa siang.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pengelola bandara, penghentian sementara aktivitas penerbangan dilakukan selama dua jam, yakni mulai pukul 10.45 WIB hingga 12.45 WIB.
"Aktivitas penerbangan dinonaktifkan sebagai antisipasi dan keselamatan penerbangan," ujar pihak Kualanamu dalam keterangannya.
Penonaktifan aktivitas penerbangan tersebut dilakukan seiring dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo. Kondisi tersebut berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.
Dengan adanya penyesuaian operasional tersebut, sejumlah jadwal penerbangan yang seharusnya berlangsung pada periode tersebut dapat mengalami perubahan.
Penumpang Diminta Cek Jadwal Penerbangan
Pihak pengelola Bandara Internasional Kualanamu mengimbau seluruh calon penumpang untuk memastikan kembali status penerbangan sebelum melakukan perjalanan menuju bandara.
Calon penumpang diminta mengecek informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan informasi terbaru mengenai status dan jadwal penerbangan sebelum berangkat ke Bandara Internasional Kualanamu.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan," tulis pihak Kualanamu.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya penyesuaian operasional penerbangan akibat aktivitas erupsi Gunung Sinabung. Penumpang diharapkan tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan sebelumnya, tetapi memastikan kembali perkembangan terbaru dari maskapai yang digunakan.
Kualanamu Sampaikan Permohonan Maaf
Pihak Bandara Internasional Kualanamu juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian operasional penerbangan tersebut.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian, pengertian, serta kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara," demikian keterangan pihak Kualanamu.
Penyesuaian tersebut berkaitan dengan langkah antisipasi dan keselamatan penerbangan di tengah meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Sinabung. Karena itu, pengguna jasa bandara diminta memperhatikan informasi terbaru mengenai penerbangan masing-masing sebelum melakukan perjalanan.
Bagi calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu pada Selasa (1/9/2026), pengecekan status penerbangan melalui maskapai menjadi hal yang perlu dilakukan menyusul adanya penonaktifan aktivitas penerbangan pada pukul 10.45 WIB hingga 12.45 WIB.
Load more