News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rusia Buka Suara soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran, Kedutaan Tegaskan Tak Rekrut

Dubes Rusia Sergei Tolchenov menegaskan Kedutaan Rusia tak merekrut WNI untuk militer Rusia di tengah isu delapan WNI diduga bergabung
Selasa, 1 September 2026 - 19:40 WIB
Tentara Rusia
Sumber :
  • www.rt.com

Jakarta, tvOnenews.com - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, buka suara terkait dugaan delapan warga negara Indonesia (WNI) bergabung sebagai tentara bayaran Rusia. Ia menegaskan perwakilan Rusia di Indonesia tidak melakukan perekrutan untuk Angkatan Bersenjata Rusia.

Tolchenov memastikan Kedutaan Besar Rusia tidak terlibat dalam proses perekrutan warga negara asing (WNA) untuk bergabung dengan militer Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kantor perwakilan Rusia di mana pun di Indonesia, sama sekali tidak melakukan rekrutmen untuk angkatan bersenjata Rusia," kata Tolchenov, Selasa (1/9/2026).

Rusia Akui Ada WNA yang Bergabung

Tolchenov menegaskan kedutaan Rusia di berbagai negara tidak memiliki keterlibatan dalam proses perekrutan WNA menjadi anggota militer Rusia.

Meski demikian, ia tidak menampik adanya warga negara asing yang memutuskan sendiri untuk bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia.

"Diakui memang tak sedikit warga negara asing di militer Rusia, tetapi kedutaan besar sama sekali tidak terlibat melakukan rekrutmen di dalamnya," ungkap Tolchenov.

Menurutnya, terdapat sejumlah WNA dengan berbagai latar belakang yang kemudian bergabung menjadi tentara Rusia dan menetap di negara tersebut. Mereka antara lain mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan.

Tolchenov menekankan keputusan untuk bergabung dengan militer Rusia merupakan pilihan dan tanggung jawab masing-masing individu.

Rusia Siap Bantu Pemeriksaan Kasus

Di tengah isu dugaan delapan WNI bergabung dengan militer Rusia, Tolchenov menyatakan pihaknya siap memberikan bantuan apabila Pemerintah Indonesia membutuhkan informasi dalam proses penyelidikan.

Saat ini, pemerintah Indonesia masih melakukan verifikasi mengenai informasi tersebut. Tolchenov mengatakan Rusia terbuka untuk memberikan penjelasan dan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI.

"Jika mereka ingin menanyakan sesuatu kepada kami, tentu saja kami siap memberi penjelasan maupun bekerja sama," imbuhnya.

Ukraina Sebut Ada 8 WNI Direkrut

Sebelumnya, Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) merilis informasi mengenai sejumlah WNI yang disebut diduga menjadi tentara bayaran di Rusia.

Dalam pernyataan pada 27 Agustus, FISU menyebut informasi mengenai perekrutan delapan WNI diperoleh setelah pihaknya mendapatkan salinan komunikasi Kementerian Luar Negeri Rusia terkait pemrosesan visa bagi WNI.

"Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen tentang setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan tentara pendudukan RF," demikian pernyataan FISU dalam laman resminya.

FISU menyebut kedelapan WNI tersebut berusia antara 29 hingga 47 tahun. Mereka diklaim direkrut sebagai tenaga kerja murah setelah mendapatkan tawaran berupa gaji tinggi, pekerjaan non-tempur, pemberian kewarganegaraan Rusia, serta berbagai tunjangan sosial.

Menurut FISU, sebagian besar orang yang direkrut tersebut tidak mengetahui lokasi tujuan mereka.

Kemlu RI Masih Verifikasi

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) sebelumnya juga telah merespons laporan mengenai delapan WNI tersebut.

Juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah masih memantau informasi yang beredar dan melakukan koordinasi dengan perwakilan Indonesia di wilayah terkait.

"Informasi mengenai identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, serta bentuk keterlibatan individu yang disebutkan masih perlu dipastikan lebih lanjut," kata Yvonne dalam keterangan resmi, Senin (31/8/2026).

Pemerintah juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan atau eksploitasi dalam proses perekrutan tersebut. Salah satu hal yang turut diperiksa adalah dugaan perekrutan melalui tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya.

Apabila ditemukan WNI yang menjadi korban dalam proses tersebut, pemerintah menyatakan akan mengambil langkah perlindungan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Apabila terdapat WNI yang menjadi korban dalam proses tersebut, Pemerintah Indonesia akan mengambil langkah pelindungan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Yvonne.

Kemlu RI juga menegaskan bahwa apabila keterlibatan WNI dalam angkatan bersenjata negara asing nantinya terverifikasi, tindakan tersebut merupakan keputusan individu dan tidak merepresentasikan kebijakan maupun posisi Pemerintah Indonesia.

Daftar 8 WNI yang Disebut FISU

Berikut delapan nama WNI yang disebut dalam laporan FISU terkait dugaan perekrutan untuk menjadi tentara Rusia:

  1. Yuda Putra Pratama, kelahiran 9 Agustus 1997.

  2. Haryanto Dwi Kencana, kelahiran 14 Juli 1983.

  3. Erwanda, kelahiran 5 Agustus 1988.

  4. Ngangun Hudri Fadli, kelahiran 17 September 1978.

  5. Syaripudin Muhammad, kelahiran 3 Agustus 1994.

  6. Maulana M Hadi, kelahiran 7 April 1987.

  7. Iskandar Wahyu Oktavian, kelahiran 22 Oktober 1985.

  8. Helmi Nugraha Hakim, kelahiran 27 November 1983.

Informasi mengenai status dan bentuk keterlibatan kedelapan WNI tersebut masih dalam proses verifikasi oleh Pemerintah Indonesia.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin
BNPB Minta Pemda Waspada Potensi Kebakaran di Lokasi TPA, Ajak Masyarakat Ikut Cegah

BNPB Minta Pemda Waspada Potensi Kebakaran di Lokasi TPA, Ajak Masyarakat Ikut Cegah

BNPB menyampaikan kawasan TPA menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena tumpukan sampah memiliki potensi terbakar.
Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Rencana Bedah 400 Ribu Rumah

Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Rencana Bedah 400 Ribu Rumah

Salah satu fokus ratas yang digelar Presiden Prabowo kali ini ialah memperluas akses pembiayaan agar kepemilikan rumah dapat dijangkau lebih banyak masyarakat.
KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK mendalami uang Rp1,5 miliar dalam dugaan korupsi Bappenda Kabupaten Bogor dan menelusuri peruntukan serta penerima hasil pemotongan upah pungut.
Minum 1 Sendok Sebelum Tidur, Minyak Ini Membuat Kolesterol Hilang dan Menjaga Jantung Sehat

Minum 1 Sendok Sebelum Tidur, Minyak Ini Membuat Kolesterol Hilang dan Menjaga Jantung Sehat

Kerap dituduh biang keladi munculnya berbagai penyakit, mulai dari gangguan jantung hingga lonjakan kolesterol. Ternyata minyak ini justru membuat tubuh sehat
Pindah Ke Sesama Klub Liga Belanda, Mees Hilgers Akhirnya Buka Suara Atas Drama Perpanjangan Kontrak Otomatis FC Twente

Pindah Ke Sesama Klub Liga Belanda, Mees Hilgers Akhirnya Buka Suara Atas Drama Perpanjangan Kontrak Otomatis FC Twente

Kepindahannya ini terbilang mengejutkan dengan FC Twente yang baru mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak pada Mees Hilgers.

Trending

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan legenda Hyundai Hillstate, Yang Hyo-jin, soal Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan. Begini katanya
Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri mengungkapkan bahwa dirinya membuat peluang untuk bermain di liga voli Eropa. Jika cita-cita ini terwujud, maka Mega akan mencatatkan sejarah di dunia voli Indonesia.
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Megawati Hangestri memberikan reaksi berkelas usai tahu dirinya disandingkan dengan legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung. Bahkan ia dijuluki sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’.
Megawati Hangestri Makin Akrab dengan Rekan Setim Baru di Hillstate, Pevoli Senior Ini Sambut Antusias Megatron

Megawati Hangestri Makin Akrab dengan Rekan Setim Baru di Hillstate, Pevoli Senior Ini Sambut Antusias Megatron

Megawati Hangestri mulai menunjukkan chemistry dengan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate jelang V-League 2026/2027. Megatron tampak kompak bersama Jordan.
Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 2 September 2026: Taurus hingga Pisces ada peluang tak terduga yang menguntungkan.
Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Bukit Bambe, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, berlangsung semarak.
Selengkapnya

Viral