News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rocky Gerung hingga Akademisi Bedah Buku 'Membangun Otot di Negeri Kertas', Bongkar Persoalan Olahraga Indonesia

Melalui buku Membangun Otot di Negeri Kertas, Sadik Algadri yang juga mantan atlet judo nasional Indonesia mencoba membongkar berbagai persoalan yang selama ini membelenggu olahraga nasional.
Selasa, 1 September 2026 - 20:20 WIB
Bedah Buku 'Membangun Otot di Negeri Kertas'.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Buku 'Membangun Otot di Negeri Kertas' karya Sadik Algadri akan dibedah dalam sebuah forum yang mempertemukan akademisi, wartawan senior olahraga, dan pakar pendidikan olahraga. 

Acara yang melibatkan berbagai unsur praktisi olahraga tersebut rencananya digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Gedung Serbaguna GBK, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bedah buku ini diharapkan menjadi ruang dialog kritis mengenai perjalanan, persoalan, serta masa depan olahraga Indonesia, khususnya dalam upaya membangun sistem olahraga nasional yang mampu melahirkan prestasi di tingkat internasional.

Buku Membangun Otot di Negeri Kertas lahir dari kegelisahan penulis melihat besarnya potensi olahraga Indonesia yang belum sepenuhnya ditopang oleh sistem pembinaan, manajemen, sport science, infrastruktur, kompetisi, serta kebijakan yang berkelanjutan.

Melalui buku tersebut, Sadik Algadri mengajak pembaca melihat olahraga bukan semata-mata sebagai urusan pertandingan dan perolehan medali, melainkan sebagai bagian penting dari pembangunan bangsa.

“Olahraga Indonesia tidak cukup hanya memiliki atlet-atlet berbakat. Kita membutuhkan ekosistem olahraga yang kuat, profesional, berbasis ilmu pengetahuan, dan berkelanjutan,” demikian gagasan utama yang ingin didorong melalui buku tersebut kata Sadik Algadri, Selasa (1/9/2026).

"Saya percaya, prestasi internasional tidak lahir hanya dari atlet yang hebat. Prestasi membutuhkan ekosistem yang kuat," ujar Sadik.

Melalui buku Membangun Otot di Negeri Kertas, Sadik- mantan atlet judo nasional Indonesia - mencoba membongkar berbagai persoalan yang selama ini membelenggu olahraga Indonesia.

"Saya ingin melihat atlet-atlet Indonesia berdiri sejajar dengan atlet terbaik dunia. Bukan sebagai pelengkap kompetisi. Bukan sekadar penggembira. Tetapi sebagai kekuatan yang diperhitungkan," tandasnya.

Menghadirkan Pembicara dari Berbagai Perspektif

Bedah buku Membangun Otot di Negeri Kertas, yang disunting oleh wartawan senior Asro Kamal Rokan dan Suryansyah ini, akan menghadirkan sejumlah pembicara dengan latar belakang dan perspektif yang berbeda.

Rocky Gerung, akademisi dan filsuf, akan memberikan perspektif kritis mengenai olahraga sebagai bagian dari kehidupan sosial, kebudayaan, kebijakan publik, serta pembangunan bangsa.

"Indonesia menumpuk regulasi, menerbitkan undang-undang, serta memproduksi jargon-jargon teknokratis yang megah—mulai dari sport science, long-term athlete development, hingga produk mutakhir berupa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)," ungkap Rocky. 

Namun, kata Rocky, dalam realitasnya, kita terjebak dalam apa yang dalam literatur kebijakan publik disebut sebagai policy formalism.

"Buku Membangun Otot di Negeri Kertas, bukan sekadar gagasan brilian, tapi juga solusi untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional Indonesia," pungkasnya.

Sementara Asro Kamal Rokan, wartawan senior olahraga, akan membawa perspektif jurnalistik dan pengalaman panjang dalam melihat perkembangan olahraga Indonesia. 

Peran media dalam mengawal prestasi, kebijakan, dan tata kelola olahraga juga menjadi bagian penting dalam diskusi.

Dari perspektif keilmuan olahraga, hadir Prof. Dr. H. Yunyun Yudiana, M.Pd., Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) juga akan tampil sebagai pembicara. 

Ia diharapkan memberikan pandangan mengenai pentingnya sport science, pendidikan, pembinaan atlet, serta pengembangan sumber daya manusia olahraga.

Ketiga pembicara tersebut akan berdialog dengan Sadik Algadri selaku penulis buku serta insan olahraga lainnya untuk membedah berbagai gagasan yang dituangkan dalam Membangun Otot di Negeri Kertas.

Dari “Negeri Kertas” Menuju Kekuatan Olahraga Dunia

Judul buku Membangun Otot di Negeri Kertas merupakan metafora tentang kondisi olahraga Indonesia yang dinilai tidak cukup hanya dibangun melalui kebijakan, aturan, program, proposal, dan dokumen.

Olahraga membutuhkan “otot” yang nyata: atlet berkualitas, pelatih kompeten, fasilitas memadai, kompetisi yang sehat, sport science, tata kelola profesional, pendanaan berkelanjutan, serta kebijakan yang benar-benar dijalankan.

Karena itu, forum bedah buku ini diharapkan tidak berhenti sebagai diskusi akademik maupun peluncuran gagasan. 

Lebih jauh, forum tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mendorong perubahan cara pandang terhadap pembangunan olahraga Indonesia.

“Kita ingin olahraga Indonesia tidak hanya menjadi peserta dalam kompetisi internasional. Kita ingin Indonesia menjadi kekuatan yang diperhitungkan di panggung olahraga dunia,” imbuh Sadik.

Momentum Menyambut Masa Depan Olahraga Indonesia

Penyelenggaraan bedah buku pada 5 September 2026 juga menjadi momentum strategis untuk memperbincangkan arah olahraga nasional di tengah persiapan berbagai agenda olahraga Indonesia ke depan.

Forum ini diharapkan dapat mempertemukan pemikiran dari kalangan akademisi, praktisi olahraga, wartawan, organisasi olahraga, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat olahraga.

Melalui dialog lintas perspektif tersebut, diharapkan lahir gagasan-gagasan konkret mengenai bagaimana Indonesia dapat membangun sistem olahraga yang lebih modern, profesional, ilmiah, dan berorientasi pada prestasi internasional. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Penyimpangan, Puluhan Paket Proyek Jambi Dilaporkan ke KPK

Dugaan Penyimpangan, Puluhan Paket Proyek Jambi Dilaporkan ke KPK

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi dilaporkan ke KPK terkait dugaan penyimpangan proses tender 32 paket proyek.
Karhutla Kalimantan dan Sumatera Butuh Penanganan Cepat, BNPB dan BMKG Koordinasi Optimalkan Potensi Hujan Lewat OMC

Karhutla Kalimantan dan Sumatera Butuh Penanganan Cepat, BNPB dan BMKG Koordinasi Optimalkan Potensi Hujan Lewat OMC

BNPB berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menurunkan hujan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) guna menangani karhutla.
Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin

Demokrat Diminta Perluas Basis Elektoral di Kalangan Nahdliyin
BNPB Minta Pemda Waspada Potensi Kebakaran di Lokasi TPA, Ajak Masyarakat Ikut Cegah

BNPB Minta Pemda Waspada Potensi Kebakaran di Lokasi TPA, Ajak Masyarakat Ikut Cegah

BNPB menyampaikan kawasan TPA menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena tumpukan sampah memiliki potensi terbakar.
Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Rencana Bedah 400 Ribu Rumah

Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Prabowo Bahas Rencana Bedah 400 Ribu Rumah

Salah satu fokus ratas yang digelar Presiden Prabowo kali ini ialah memperluas akses pembiayaan agar kepemilikan rumah dapat dijangkau lebih banyak masyarakat.
KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK Bongkar Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Bappenda Bogor, Telusuri Siapa Penerima Pemotongan Upah Pungut

KPK mendalami uang Rp1,5 miliar dalam dugaan korupsi Bappenda Kabupaten Bogor dan menelusuri peruntukan serta penerima hasil pemotongan upah pungut.

Trending

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan legenda Hyundai Hillstate, Yang Hyo-jin, soal Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan. Begini katanya
Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri mengungkapkan bahwa dirinya membuat peluang untuk bermain di liga voli Eropa. Jika cita-cita ini terwujud, maka Mega akan mencatatkan sejarah di dunia voli Indonesia.
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Megawati Hangestri memberikan reaksi berkelas usai tahu dirinya disandingkan dengan legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung. Bahkan ia dijuluki sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’.
Megawati Hangestri Makin Akrab dengan Rekan Setim Baru di Hillstate, Pevoli Senior Ini Sambut Antusias Megatron

Megawati Hangestri Makin Akrab dengan Rekan Setim Baru di Hillstate, Pevoli Senior Ini Sambut Antusias Megatron

Megawati Hangestri mulai menunjukkan chemistry dengan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate jelang V-League 2026/2027. Megatron tampak kompak bersama Jordan.
Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 2 September 2026: Taurus hingga Pisces ada peluang tak terduga yang menguntungkan.
Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Bukit Bambe, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, berlangsung semarak.
Selengkapnya

Viral