News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karhutla Membayangi Kalimantan, Kualitas Udara Menurun hingga Jarak Pandang di Bawah 1 Kilometer

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi sejumlah wilayah Kalimantan.
Rabu, 2 September 2026 - 10:40 WIB
Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Sumber :
  • Mayawana Persada.

Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi sejumlah wilayah Kalimantan.

Puluhan titik api terdeteksi hingga 1 September 2026, sementara kualitas udara di sejumlah daerah telah berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi paling menonjol terjadi di Kalimantan Tengah. Sebanyak 63 titik api terdeteksi dengan kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat dan jarak pandang sekitar 2 kilometer.

Di Kalimantan Barat, jumlah titik api tercatat sebanyak 30 titik. Meski lebih rendah dibandingkan Kalimantan Tengah, dampak asap di sejumlah wilayah lebih serius dengan kualitas udara berada pada kategori berbahaya dan jarak pandang kurang dari 1 kilometer.

Sementara itu, Kalimantan Selatan mencatat 13 titik api. Kualitas udara di provinsi tersebut bervariasi dari kategori sedang hingga berbahaya dengan jarak pandang kurang dari 3 kilometer.

Situasi ini membuat penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan terus diperkuat melalui kombinasi operasi darat dan udara.

Strategi pemadaman disesuaikan dengan kondisi lapangan, mulai dari karakteristik lahan gambut, ketersediaan sumber air, arah dan kecepatan angin hingga kondisi jarak pandang.

Lebih dari 1,3 Juta Liter Air Dijatuhkan di Kalsel

Operasi udara terbesar di antara tiga provinsi tersebut berlangsung di Kalimantan Selatan.

Berdasarkan data capaian operasi hingga 31 Agustus 2026 yang disampaikan BNPB pada 1 September, lima helikopter dikerahkan dalam 11 sorti pengeboman air. Total 1,328 juta liter air dijatuhkan untuk menangani kebakaran di area seluas 60,41 hektare.

Pemadaman melalui operasi darat juga telah dilakukan pada area seluas 29 hektare.

Namun, karakteristik lahan gambut membuat pemadaman tidak berhenti ketika api di permukaan berhasil dikendalikan. Bara dapat bertahan di bawah permukaan dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Untuk mendeteksi kondisi tersebut, petugas menggunakan kamera termal guna menemukan titik panas maupun bara yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah.

Pengerahan beberapa helikopter secara bersamaan juga dilakukan, terutama untuk menangani kebakaran di sekitar bandara dan kawasan permukiman.

23 Lokasi di Palangka Raya Belum Padam

Penanganan intensif juga berlangsung di Kalimantan Tengah, provinsi dengan jumlah titik api tertinggi dari enam wilayah prioritas penanganan karhutla per 1 September.

Operasi darat telah memadamkan kebakaran di area seluas 87,22 hektare. Sementara melalui operasi udara, sebanyak 188 ribu liter air dijatuhkan dalam empat sorti penerbangan.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dilakukan dengan menebarkan 800 kilogram garam untuk mendorong pembentukan hujan di wilayah yang kondisi awannya memungkinkan.

Di tengah operasi tersebut, masih terdapat 23 lokasi di Kota Palangka Raya yang belum padam. Personel dan peralatan diprioritaskan untuk menangani titik-titik tersebut sekaligus melakukan pendinginan berulang guna mencegah api kembali muncul.

Kalbar Hadapi Dampak Asap Terberat

Di Kalimantan Barat, operasi darat telah memadamkan kebakaran di area seluas 262,7 hektare.

Enam sorti pengeboman air juga dilakukan dengan menjatuhkan total 724 ribu liter air untuk menangani area seluas 11,5 hektare. Sementara OMC dilakukan dalam dua sorti dengan menebarkan 1.600 kilogram garam.

Namun, persoalan di Kalimantan Barat bukan hanya kebakaran. Kualitas udara di sejumlah wilayah yang telah mencapai kategori berbahaya dan jarak pandang kurang dari satu kilometer menunjukkan besarnya dampak asap terhadap aktivitas masyarakat.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau menggunakan masker, menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi kualitas udara, serta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

Riau dan Jambi Mulai Membaik

Berbeda dengan kondisi di Kalimantan, situasi karhutla di sejumlah wilayah Sumatera mulai menunjukkan perbaikan.

Riau tercatat memiliki empat titik api dengan jarak pandang lebih dari 9 kilometer. Jambi mencatat 13 titik api dengan jarak pandang sekitar 2,8 kilometer, sedangkan Sumatera Selatan memiliki 13 titik api dengan jarak pandang kurang dari 2 kilometer.

Meski demikian, operasi pemadaman dan pemantauan masih dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Secara keseluruhan, penanganan karhutla saat ini dipusatkan di enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Lahan gambut yang mudah kembali terbakar, angin kencang, keterbatasan sumber air hingga pertumbuhan awan yang tidak merata masih menjadi tantangan dalam operasi di lapangan.

Kondisi tersebut membuat pemadaman tidak cukup dilakukan satu kali, tetapi harus diikuti pendinginan dan pengawasan untuk memastikan api tidak kembali muncul. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Moncer Prospek Kariernya di 3 September 2026: Virgo Panen Apresiasi

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Moncer Prospek Kariernya di 3 September 2026: Virgo Panen Apresiasi

Memasuki awal September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam urusan pekerjaan dan karier.
Kalimantan Dilanda Kabut Asap Jelang Borneo FC Hadapi Persija Jakarta, Pesut Etam Pastikan Laga Aman

Kalimantan Dilanda Kabut Asap Jelang Borneo FC Hadapi Persija Jakarta, Pesut Etam Pastikan Laga Aman

Borneo FC memberikan kabar terbaru mengenai kondisi Samarinda menjelang kedatangan Persija Jakarta pada pekan pertama Super League 2026/2027.
‎Borneo FC Tak Anggap Lawan Persija Jakarta sebagai Hal Spesial di Pekan Perdana Super League: Mereka Biasa-biasa Saja

‎Borneo FC Tak Anggap Lawan Persija Jakarta sebagai Hal Spesial di Pekan Perdana Super League: Mereka Biasa-biasa Saja

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, tak menganggap pertemuan dengan Persija Jakarta sebagai laga yang membutuhkan perlakuan khusus. Pesut Etam memilih menjalani persiapan seperti biasanya menjelang pertandingan pertama Super League 2026/2027.
8 WNI Disebut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Wamen P2MI: Jangan Sembarangan Sebut TPPO

8 WNI Disebut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Wamen P2MI: Jangan Sembarangan Sebut TPPO

Pemerintah meminta dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO terhadap delapan WNI yang disebut direkrut menjadi tentara bayaran Rusia tidak langsung disimpulkan tanpa melihat unsur eksploitasi dan proses hukumnya.
Pengurus Pastikan Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Tekan Harga Sembako di Mampang Prapatan

Pengurus Pastikan Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Tekan Harga Sembako di Mampang Prapatan

Di tengah ancaman fluktuasi harga kebutuhan pokok dan maraknya jeratan pinjaman online (pinjol) di kawasan perkotaan, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan membuktikan peran strategisnya.
Detik-Detik Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Gardu Listrik Dekat Stasiun LRT Pancoran, Ada Tumpahan Darah di Panel

Detik-Detik Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Gardu Listrik Dekat Stasiun LRT Pancoran, Ada Tumpahan Darah di Panel

Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengungkap detik-detik penemuan mayat tanpa identitas alias Mr. X di sebuah gardu listrik yang terletak di samping Stasiun LRT Pancoran.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, sudah resmi bergabung dengan Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari Como. Hal ini bisa berdampak baik untuk skuad Garuda.
Karier Makin Bersinar! 6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 3 September 2026

Karier Makin Bersinar! 6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 3 September 2026

Ramalan zodiak karier besok 3 September 2026 mengungkap 6 zodiak yang diprediksi paling beruntung. Siapa yang bakal dapat peluang dan apresiasi?
Rangkuman Deadline Day Bursa Transfer Musim Panas 2026: Enzo Fernandez ke Man City, Nick Woltemade Gabung Juventus

Rangkuman Deadline Day Bursa Transfer Musim Panas 2026: Enzo Fernandez ke Man City, Nick Woltemade Gabung Juventus

Sejumlah transfer besar terselesaikan di hari terakhir alias deadline day bursa transfer musim panas 2026. Enzo Fernandez dan Nick Woltemade menemukan klub baru, yaitu Manchester City dan Juventus.
Tampang Pelaku Pembunuhan Wanita Terbungkus Kardus di Bandung, Hendak Kabur ke Palembang

Tampang Pelaku Pembunuhan Wanita Terbungkus Kardus di Bandung, Hendak Kabur ke Palembang

Tersangka pembunuhan wanita terbungkus kardus berinisial SDS telah ditahan di tahanan Mapolrestabes Bandung, guna penyelidikan motif pelaku habisi nyawa korban.
Selengkapnya

Viral