News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Tetapkan 47 Tersangka Perusakan Fasilitas Umum dalam Kerusuhan Demo di DPR

Polda Metro Jaya secara resmi mengumumkan penetapan 47 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8) pekan lalu. 
Rabu, 2 September 2026 - 15:28 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (kanan) dalam konferensi pers, Rabu (2/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya secara resmi mengumumkan penetapan 47 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8) pekan lalu. 

Para tersangka diduga terlibat dalam aksi penganiayaan serta perusakan berbagai fasilitas publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengonfirmasi status hukum puluhan orang tersebut di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (2/9) hari ini.

"Selanjutnya penyidik telah menetapkan tersangka terhadap 47 orang terkait dengan perusakan fasilitas umum dan penganiayaan," ungkap Iman.

Langkah hukum ini diambil setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian prosedur penyelidikan mendalam, mulai dari pengumpulan keterangan saksi hingga pengecekan rekaman digital. 

Diketahui, kerusuhan tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik pada sarana umum, tetapi juga memakan korban luka-luka hingga ada korban yang dilaporkan meninggal dunia.

Hingga saat ini, sebanyak 14 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik untuk merangkai kronologi peristiwa secara utuh. 

Iman menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan metode investigasi ilmiah guna mencocokkan fakta di lapangan dengan bukti digital.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap video dan beberapa dari beberapa titik CCTV maupun video-video atau konten-konten yang ada di media sosial yang diduga terkait peristiwa hukum yang memiliki hubungan dengan keterangan saksi atas dugaan tindak pidana yang terjadi," paparnya.

Iman menambahkan bahwa sinkronisasi antara keterangan saksi dan data digital menjadi kunci dalam mengidentifikasi para pelaku. 

"Berangkat dari keterangan saksi, didukung dengan petunjuk-petunjuk lain, selanjutnya penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisa digital," jelas Iman kembali.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan informasi tambahan mengenai adanya penangkapan terbaru. 

Sejak Selasa malam (1/9) hingga Rabu pagi, tim Ditreskrimum kembali mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam perusakan kamera pengawas (CCTV) milik Pemprov DKI di depan lokasi unjuk rasa.

"Dari rangkaian yang dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya terhadap para pelaku dalam perusakan CCTV sarana pemantauan milik pemerintah DKI, dari rilis sebelumnya ada 44 yang telah ditetapkan tersangka. Termasuk pengembangan terbaru, tiga orang kembali diamankan Ditreskrimum mulai dari tadi malam dan pagi hari ini," kata Budi.

Penyidik kini tengah mendalami peran spesifik dari ketiga orang yang baru diamankan tersebut. 

Budi menegaskan bahwa kepolisian akan terus memburu pelaku lainnya, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak yang mendanai atau menjadi otak di balik pecahnya kerusuhan tersebut.

Meski bertindak tegas terhadap pelanggar hukum, Budi menjamin bahwa Polri tetap mendukung hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat secara demokratis, selama dilakukan dengan cara yang damai.

"Polri akan selalu menghormati dan menjamin hak konstitusional setiap warga negara dalam berdemokrasi melalui pelayanan dan perlindungan keamanan dalam menyampaikan aspirasi," pungkas Budi. (ant/dpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Kematian Sutrimo, Polda Metro Bakal Periksa Pegawai Kejaksaan Febrio Adiono

Soal Kematian Sutrimo, Polda Metro Bakal Periksa Pegawai Kejaksaan Febrio Adiono

Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan tim penyidik Polda Metro Jaya bakal mendalami keterlibatan staf administrasi Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrio Adiono.
Resmi Bergabung Klub Liga Spanyol, Ini Alasan Rayo Vallecano Rekrut Emil Audero

Resmi Bergabung Klub Liga Spanyol, Ini Alasan Rayo Vallecano Rekrut Emil Audero

Emil Audero dipinjamkan dari Como 1907 ke klub LaLiga itu hingga akhir musim 2026/2027. Kepindahan Emil Audero menjadi solusi bagi Rayo Vallecano yang sedang mengalami krisis di posisi penjaga gawang. 
Dari Shin Tae-yong hingga John Herdman, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket 31 Tingkat di Era Erick Thohir

Dari Shin Tae-yong hingga John Herdman, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket 31 Tingkat di Era Erick Thohir

Ranking FIFA Timnas Indonesia naik 31 tingkat dari 149 ke 118 dunia di era Erick Thohir bersama Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.
Rayakan Ulang Tahunnya yang ke 37, Artis Sarwendah Temui Anak-anak Penderita Kanker

Rayakan Ulang Tahunnya yang ke 37, Artis Sarwendah Temui Anak-anak Penderita Kanker

Sarwendah merayakan ulang tahunnya yang ke-37 pada 29 Agustus 2026 dengan menemui anak-anak penderita kanker di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Kawal Penyaluran Anggaran Kementerian/Lembaga

Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Kawal Penyaluran Anggaran Kementerian/Lembaga

Kasatgas PRR Tito Karnavian menegaskan bahwa percepatan penyaluran anggaran menjadi perhatian karena waktu pelaksanaan program tahun ini semakin terbatas.
Viral! Ruko di Pasar Minggu Diduga Jadi Markas Loker Palsu, Polisi Turun Tangan Selidiki

Viral! Ruko di Pasar Minggu Diduga Jadi Markas Loker Palsu, Polisi Turun Tangan Selidiki

Ruko di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, viral setelah diduga menjadi lokasi lowongan kerja palsu. Polisi turun tangan dan kini menyelidiki kasus tersebut.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Selengkapnya

Viral