Misteri Penemuan Mayat Pria di Dalam Gardu Listrik Pancoran, Polisi Lakukan Pendalaman
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian tengah melakukan pendalaman terkait penemuan jasad seorang pria di dalam Gardu PLN DT.102N yang berlokasi di samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan.
Jenazah tersebut ditemukan pada Selasa (1/9) sore sekitar pukul 17.15 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihak Polsek Pancoran saat ini sedang menangani kasus tersebut.
"Polsek Pancoran menyelidiki penemuan jenazah seorang laki-laki di dalam Gardu PLN DT.102N, samping Stasiun LRT Pancoran, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (1/9) sekitar pukul 17.15 WIB," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/9).
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih menjadi misteri. Pihak berwajib terus melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap jati diri pria tersebut sekaligus mencari tahu penyebab pasti kematiannya.
Kronologi penemuan bermula saat seorang pedagang di sekitar lokasi mencium aroma tidak sedap yang bersumber dari area gardu listrik.
Temuan bau menyengat itu kemudian dilaporkan kepada petugas Dinas Perhubungan yang sedang bertugas.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian," ujar Budi.
Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Pancoran segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam proses olah TKP, petugas mengumpulkan sejumlah bukti yang ditemukan di sekitar jasad korban.
Beberapa barang yang disita antara lain sebuah topi, gergaji besi, dan karung berwarna putih.
Meski barang-barang tersebut telah diamankan, polisi belum bisa memastikan apakah benda-benda itu berkaitan langsung dengan peristiwa kematian korban atau tidak.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk menghubungkan temuan di lapangan dengan fakta medis.
"Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta melibatkan Tim Inafis," tambah Budi.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab utama hilangnya nyawa pria malang tersebut. (ant/dpi)
Load more