650 Warga Mengungsi hingga Sekolah Pindah ke Posko Imbas Erupsi Gunung Sinabung
- Tim tvOne/Iin Prasetyo
Patroli dilakukan di sejumlah lokasi yang tidak diperbolehkan untuk aktivitas maupun kunjungan masyarakat, termasuk kawasan Danau Lau Kawar. Dari hasil patroli, kawasan tersebut dipastikan tidak terdapat pengunjung.
Sementara itu, Desa Payung untuk sementara ditetapkan dalam kondisi siaga. Pemerintah daerah menyiapkan kemungkinan evakuasi apabila aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat dan mengharuskan warga berpindah ke lokasi yang lebih aman.
Aktivitas pendidikan masyarakat di wilayah terdampak juga mengalami penyesuaian. SD Negeri 040475 Tiga Serangkai untuk sementara melaksanakan kegiatan belajar mengajar di posko pengungsian.
Sementara pelajar tingkat SMP yang bersekolah di luar desa mendapat layanan antar-jemput dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo.
"Berdasarkan pengamatan pada Jumat, 4 September 2026 pukul 12.00-18.00 WIB, asap kawah utama Gunung Sinabung teramati berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 300 hingga 500 meter dari atas puncak," kataya.
Lebih lanjut dia mengatakan, PVMBG merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi.
Masyarakat juga diminta tidak memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral 6 kilometer ke arah selatan-tenggara.
Warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar alur sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi bahaya lahar.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan pihak berwenang.
"Evaluasi status Gunung Sinabung akan dilakukan secara berkala maupun sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan pada aktivitas gunung api," katanya lagi.
Foe peace simbolon/VIVA
Load more