Viral Video 11 Detik Diduga Bu Kades Bekasi Bermesraan dalam Lift Apartemen bersama Seorang Pejabat
- dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @politikdotin
Jakarta, tvOnenews.com- Media sosial dihebohkan dengan satu video berjudul Bu Kades. Videonya viral yang diduga terjadi di dalam lift, asyik bermesraan dengan seorang pria.
- Istimewa
Video diduga Bu Kades Bekasi itu menarik perhatian publik. Sebab aksi bermesraan diduga Bu Kades di Bekasi bersama pria, diduga seorang Politisi.
Videonya terungkap, setelah video CCTV dalam lift sebuah Apartemen viral di media sosial dengan durasi kurang lebih 10 detik.
"Video berdurasi 11 detik tersebut beredar disertai narasi yang menuding seorang kepala desa di Tambun Selatan dan politisi tengah bermesraan," bunyi keterangan video dalam akun @feedmedsos, dikutip Sabtu (5/9).
Salah satu akun yang mengunggah di medsos @politikdotin dan @feedmedsos. Setelah videonya viral, pihak terkait di dalam video yang diduga Ibu Kades Bekasi.itu muncul memberikan klarifikasi.
Sehubungan video Ibu Kades Bekasi tersebut, narasi yang berkembang di medsos, kalau pihak keluarga menilai penyebaran rekaman lama itu merupakan kampanye hitam atau politik kotor menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari.
Dugaan sementara juga, pihak keluarga segera membuka peluang untuk menempuh jalur hukum terhadap penyebar narasi fitnah tersebut.
- dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @politikdotin
Klarifikasi Suami Ibu Kades Bekasi yang Viral
Sehubungan dengan video tersebut, pihak keluarga pun muncul untuk memberikan klarifikasi. Hal itu disampaikan melalui suami dari Ibu Kades Bekasi bernama Pipit Haryanti.
"Dengan adanya video yang beredar di media sosial, video tersebut tidak seperti yang disangkakan dan tidak dalam konotasi negatif," tegas suami Pipit, Muhamad Arief dalam video yang beredar.
Lebih lanjut suami Pipit, menyatakan penyebaran video tersebut menjadi persoalan karena dilakukan tanpa adanya konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan.
"Saya sebagai suami mengetahui semua kegiatan istri saya. Setiap langkahnya saya tahu, dan selalu berkoordinasi bersama saya," tambahnya.
Arief juga menduga beredarnya video tersebut tidak terlepas dari dinamika politik menjelang Pilkades Lambangsari 2026.
"Ini sebuah tindakan yang sangat keji. Karena tanpa terkonfirmasi kepada saya lalu dibuat narasi yang pada akhirnya disalahtafsirkan," bebernya.
Suami Bu Kades Tambun itu juga meminta agar persoalan tersebut tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik dalam Pilkades Lambangsari.
"Saya meminta pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak menjadikan persoalan picisan ini ke dalam politik di Desa Lambangsari," tegas Arief.
"Saya terus mendukung istri saya untuk maju sebagai calon kepala desa hingga terpilih kembali dan membangun desa yang kita cintai ini," sambungnya.(klw)
Load more