News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Vulkanik Anak Krakatau Masih Tinggi, Status Tetap Siaga III

Aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih tinggi hingga siang 7 September 2026. Status gunung api tetap Siaga III dan erupsi dapat terjadi sewaktu-waktu.
Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB
Gunung Anak Krakatau
Sumber :
  • Badan Geologi KESDM

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas kegempaan di Gunung Anak Krakatau, Lampung, masih tinggi hingga Senin (7/9/2026) siang. Meski demikian, status gunung api tersebut masih berada pada level Siaga III.

Badan Geologi menjelaskan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini masih tinggi. Kondisi tersebut ditandai dengan masih terekamnya sejumlah gempa yang berasosiasi dengan aktivitas vulkanik di gunung api tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aktivitas kegempaan yang masih berlangsung menunjukkan adanya potensi erupsi kembali. Badan Geologi menyebut erupsi Gunung Anak Krakatau dapat terjadi sewaktu-waktu.

Gempa Vulkanik Masih Terekam

Berdasarkan pemantauan Badan Geologi, sejumlah jenis gempa masih tercatat di Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Data tersebut merupakan hasil pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada periode pukul 06.00-12.00 WIB.

Dalam periode enam jam tersebut, tercatat beberapa jenis gempa yang menunjukkan aktivitas di dalam sistem gunung api masih berlangsung.

Hasil pemantauan mencatat:

  • 17 kali gempa low frequency atau gempa berfrekuensi rendah.

  • 23 kali gempa hybrid atau gempa fase banyak.

  • 9 kali gempa tremor.

Gempa hybrid merupakan salah satu jenis kegempaan yang dapat mengindikasikan adanya rekahan batuan sekaligus pergerakan fluida di dalam sistem gunung api.

Sementara itu, gempa tremor mencerminkan adanya pergerakan fluida dalam sistem gunung api.

Dengan masih terekamnya berbagai jenis gempa tersebut, Badan Geologi menyatakan aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih tergolong tinggi.

Erupsi Bisa Terjadi Sewaktu-waktu

Badan Geologi menyebut aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih tinggi menjadi salah satu indikator bahwa erupsi masih dapat kembali terjadi.

Kondisi tersebut menjadi dasar dilakukannya pemantauan secara intensif terhadap perkembangan aktivitas gunung api.

"Pemantauan intensif terus dilakukan oleh Badan Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau yang berada di Pasauran, Banten dan Kalianda, Lampung. Seluruh data hasil pemantauan dianalisis dan dievaluasi oleh para ahli gunungapi di Badan Geologi," jelas Badan Geologi dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemantauan dilakukan melalui pos pengamatan yang berada di dua lokasi, yakni Pasauran, Banten, dan Kalianda, Lampung.

Seluruh data yang diperoleh dari pemantauan tersebut kemudian dianalisis dan dievaluasi oleh para ahli gunung api di Badan Geologi untuk mengetahui perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap! Bukan Semata Soal Visa Kerja, PBVSI Beberkan Penyebab Sergio Veloso Batal Latih Timnas Voli Indonesia

Terungkap! Bukan Semata Soal Visa Kerja, PBVSI Beberkan Penyebab Sergio Veloso Batal Latih Timnas Voli Indonesia

PBVSI mengambil langkah mengejutkan dengan melakukan perubahan mendadak pada posisi pelatih Timnas Voli Indonesia menjelang gelaran AVC Men's Cup 2026 lalu.
Viral Keributan Antar Kelompok Buat Geger Pengunjung di Mal Bekasi, Polisi: Dipicu SPG Digoda

Viral Keributan Antar Kelompok Buat Geger Pengunjung di Mal Bekasi, Polisi: Dipicu SPG Digoda

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi keributan diduga antar kelompok pekerja di salah satu mal yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Mitchell Baker Bisa Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027?

Mitchell Baker Bisa Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027?

Mitchell Baker menjadi sorotan usai tampil tajam bersama Timnas Indonesia. Lantas, bisakah striker 19 tahun itu membela Garuda Nusantara di Piala Asia U-20 2027?
Polda Sumsel Gencarkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin, Polres Banyuasin: Sisa 10 Hektare

Polda Sumsel Gencarkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin, Polres Banyuasin: Sisa 10 Hektare

Dari luas lahan terbakar mencapai 26,5 hektare, sebanyak 16,5 hektare telah berhasil dipadamkan Polda Sumsel, sementara sekitar 10 hektare masih dalam proses penanganan.
Rangkaian Amalan Rasulullah Saat Terbangun Malam, Amalkan Perbuatan ini Sebelum Shalat Tahajud

Rangkaian Amalan Rasulullah Saat Terbangun Malam, Amalkan Perbuatan ini Sebelum Shalat Tahajud

Terbangun secara tiba-tiba di tengah malam, baik akibat mimpi buruk maupun suara keras, kerap dialami banyak orang. Sebaiknya lakukan amalan ajaran Rasulullah
Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah kembali dipanggil Kejagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan perkara PT Asabri dan Jiwasraya.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral