News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada 8 September 2026.
Selasa, 8 September 2026 - 14:23 WIB
Ilustrasi hujan lebat
Sumber :
  • Ilustrasi AI Gemini

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa, 8 September 2026.

Hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal di sejumlah daerah. Peringatan tersebut disampaikan di tengah kondisi September yang masih didominasi cuaca panas dan kering di sebagian wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG mengingatkan perubahan kondisi cuaca dapat berlangsung secara tiba-tiba. Karena itu, masyarakat diminta tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama ketika hendak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Wilayah tersebut meliputi:

  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Barat
  • Papua Barat Daya

Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Aceh dan Sumatera Utara.

Daftar Wilayah Berpotensi Angin Kencang

Selain hujan dengan intensitas tinggi, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi pada laman resmi BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang meliputi:

  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Lampung
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Barat
  • Papua
  • Papua Pegunungan

Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena cuaca ekstrem dapat menimbulkan berbagai dampak, termasuk pohon tumbang, genangan, hingga kerusakan bangunan.

Cuaca Panas dan Kering Tetap Mengintai

Di sisi lain, sebagian besar wilayah Indonesia masih menghadapi kondisi yang relatif kering sepanjang September. BMKG memprakirakan curah hujan berada di kisaran 0-150 milimeter per dasarian di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi September yang panas dan kering juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

BMKG mencatat suhu maksimum pada dasarian III Agustus mencapai 37,9 derajat Celsius di Melawi, Kalimantan Barat. Suhu tinggi tersebut membuat masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan lebih berisiko mengalami dehidrasi dan kelelahan akibat panas.

Masyarakat diimbau memastikan kecukupan cairan tubuh selama beraktivitas. Penggunaan pelindung seperti tabir surya juga dianjurkan untuk mengurangi paparan langsung sinar Matahari, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Karhutla Jadi Ancaman di Tengah Kondisi Kering

Kondisi yang relatif kering juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG mencatat terdapat 463 titik panas di Kalimantan dan 264 titik panas di Sumatera.

Asap yang dihasilkan dari karhutla dapat memperburuk kualitas udara. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut terutama berlaku di kawasan yang mudah terbakar, seperti lahan gambut, semak belukar, dan hutan.

Hujan Lebat Masih Bisa Terjadi Secara Lokal

Meski sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan relatif kering pada September, BMKG menegaskan hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi secara lokal.

Potensi hujan tersebut terutama terdapat di Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian tengah, dan Papua bagian utara.

Sejumlah faktor atmosfer dapat memicu hujan dengan intensitas yang berbeda-beda. Di antaranya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, konvergensi, serta labilitas atmosfer.

BMKG juga mengingatkan hujan lokal tersebut dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat perlu mewaspadai sejumlah dampak yang mungkin muncul, seperti pohon dan dahan tumbang, baliho roboh, genangan, hingga sambaran petir.

Ketika cuaca buruk terjadi, masyarakat disarankan tidak berteduh di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang kondisinya rapuh.

Dengan perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, masyarakat diimbau terus memantau informasi serta peringatan dini cuaca dari BMKG. Aktivitas di luar ruangan juga perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca di masing-masing wilayah.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Tipis Jadi Rp2.550.000 per Gram, Buyback Ikut Melonjak

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Oktober 2026 Naik Tipis Jadi Rp2.550.000 per Gram, Buyback Ikut Melonjak

Harga emas Antam hari ini 27 Oktober 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia terpantau naik tipis Rp10.000 menjadi Rp2.550.000 per gram dari semula Rp2.540.000 per gram.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Polisi Amankan Dua Barang Bukti dalam Kasus Pembacokan Bobotoh di Bogor

Polisi Amankan Dua Barang Bukti dalam Kasus Pembacokan Bobotoh di Bogor

Polisi masih mendalami kasus pembacokan Bobotoh di Bogor. Sejauh ini telah mengamankan dua barang bukti (BB) guna melengkapi proses penyidikan.
Pelatih Red Sparks Klaim Zhong Hui sebagai Pemain Asia Terbaik, Bukan Megawati Hangestri

Pelatih Red Sparks Klaim Zhong Hui sebagai Pemain Asia Terbaik, Bukan Megawati Hangestri

Bukan Megawati Hangestri, Outside Hitter asal China Zhong Hui disebut sebagai pemain kuota Asia terbaik di V-League menurut pelatih Red Sparks, Kwon Sun-chan.
Teks Khutbah Jumat 30 Oktober 2026: Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam

Teks Khutbah Jumat 30 Oktober 2026: Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam

Berikut teks khutbah Jumat 30 Oktober 2026 bertema “Meneladani Semangat Sumpah Pemuda dalam Bingkai Islam” referensi untuk mengisi momentum Hari Sumpah Pemuda.
OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

OMC Tebar 10 Ton Garam dan 2,4 Ton Dry Ice, Hotspot di OKI Turun Jadi 78 Titik

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengatakan operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Trending

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nestapa Pemain Andalan John Herdman di Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Masih Menghilang dari Klub Liga Inggris

Nasib apes dialami salah satu pemain andalan John Herdman di Timnas Indonesia saat juara FIFA ASEAN Cup 2026. Pilar Garuda di lini pertahanan ini masih hilang.
Selengkapnya

Viral