Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Klaim Ekonomi Indonesia Siap Tinggalkan Pertumbuhan 5 Persen
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Ia mengatakan pernah mempelajari konsep makroekonomi mengenai self-fulfilling prophecy. Dalam konsep tersebut, pembuat kebijakan dapat membentuk ekspektasi untuk mendorong perekonomian bergerak ke arah yang dituju.
Dalam konteks perekonomian Indonesia saat ini, Purbaya memilih membangun optimisme agar masyarakat maupun investor memiliki keyakinan bahwa ekonomi akan bergerak ke arah yang lebih baik.
Purbaya Pilih Bangun Ekspektasi Positif
Purbaya menilai pembentukan ekspektasi positif menjadi bagian penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Ia menjelaskan, apabila masyarakat dan investor justru meyakini perekonomian akan bergerak menuju resesi, keyakinan tersebut dapat memengaruhi perilaku ekonomi dan mendorong kondisi yang tidak diinginkan tersebut.
Karena itu, sikap optimistis yang ditunjukkan pemerintah, menurut Purbaya, bukan sekadar pernyataan untuk menunjukkan keyakinan pribadi.
“Dalam waktu dekat kan susah untuk itu. Itu bukan sombong, tapi desain untuk membentuk ekspektasi ke arah yang positif,” ujar Purbaya.
Sektor Swasta Mulai Bergerak Lebih Cepat
Purbaya mengatakan dampak dari kondisi tersebut mulai terlihat dari pergerakan sektor swasta. Menurutnya, sektor swasta yang menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi sudah bergerak lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Di sisi lain, pemerintah dinilai telah menjalankan fungsinya dalam mendorong kinerja perekonomian nasional.
Pergerakan sektor swasta dan dukungan pemerintah tersebut menjadi salah satu alasan Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat semakin mendekati level 6 persen.
Ia menilai peluang tersebut dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila kondisi positif yang mulai terbentuk saat ini dapat dipertahankan.
“Kalau ini dijaga terus, pertumbuhan 6 persen nggak terlalu jauh untuk kita lihat dalam waktu tidak terlalu lama,” tuturnya.
Load more