News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Cuaca di Lapangan Belum Memungkinkan, Kapolda Banten Belum Pertimbangkan Cari Jurnalis Hilang Via Udara

Pencarian jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Pandeglang dipertimbangkan via udara oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Inspektur Jenderal Polisi Hengki
Rabu, 9 September 2026 - 14:26 WIB
Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Sumber :
  • Istimewa

Pandeglang, tvOnenews.com-Pencarian jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Pandeglang dipertimbangkan via udara oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Inspektur Jenderal Polisi Hengki. "Sampai dengan sekarang belum ya, belum...Penerbangan pun baru beberapa yang berjalan, apalagi di sekitar sini yang memang pusat terjadinya erupsi Anak Gunung Krakatau," kata Hengki di Pandeglang, Selasa, menjelaskan alasan belum dilakukan pencarian via udara. 

Namun demikian, dia memastikan untuk mendukung kelancaran operasi di darat dan laut, Polda Banten juga telah mendirikan posko antimortem dari Dokkes Polda guna memastikan kesiapan dan mitigasi medis bagi tim SAR gabungan yang bertugas.

"Operasi ini atau pencarian rekan-rekan kita yang masih sampai dengan sekarang belum ada informasi, tentu selain keselamatan tim terpadu ini yang melakukan pencarian, tentu kita akan bekerja keras untuk menemukan dalam pencarian rekan-rekan kita sampai sekarang yang belum kita temukan," katanya.

Pada kesempatan itu, pihak kepolisian juga mengingatkan kembali pentingnya mematuhi zona aman yang telah ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Berdasarkan ketentuan, aktivitas pelayaran maupun kunjungan dilarang keras mendekati radius kurang dari tiga kilometer dari kawah Anak Gunung Krakatau.
​
"Ya, kan sudah dari vulkanologi sudah mengimbau semenjak dari mulainya naiknya erupsi ini terjadi, kan tidak boleh mendekati dari radius tiga kilometer. Jadi, harus lebih dari tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau itu baru radiusnya aman. Tapi kalau terlalu dekat itu berbahaya," paparnya.
​
Selain pengawasan ketat melalui jajaran Polsek, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas di wilayah pesisir, pihak kepolisian menggencarkan imbauan melalui media sosial agar masyarakat tetap tenang.
​
"Imbauan untuk masyarakat karena masih berlangsungnya erupsi, terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau, tentu sama-sama mematuhi apa yang menjadi imbauan dari pemerintah," kata dia.

Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sebanyak delapan orang yang berada di dalam speed boat tersebut masih dalam pencarian hingga saat ini.

Dalam pelaksanaan pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan area pencarian.

SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran sejauh 68,3 nautical mile (NM) dan jarak antarjalur pencarian atau spacing 3 NM. Sementara SRU 2 menggunakan KAL Anyer dengan total jarak penyisiran 69,5 NM dan spacing 3 NM.

Kedua SRU tersebut melakukan pencarian di area perairan yang telah ditentukan berdasarkan perencanaan operasi SAR. Sementara itu, SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan total rencana penyisiran 67 NM dan spacing 1 NM.

SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang, yang menjadi salah satu area pencarian berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya.

Pencarian melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

Sejumlah sarana turut dikerahkan dalam operasi ini, di antaranya KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, rescue car, truk personel, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debut di Asian Games 2026 dengan Turun di Kelas Baru, Rizki Juniansyah Tak Jadikan Target Medali Sebagai Beban

Debut di Asian Games 2026 dengan Turun di Kelas Baru, Rizki Juniansyah Tak Jadikan Target Medali Sebagai Beban

Atlet angkat besi kebanggan Indonesia, Rizki Juniansyah, akan menjalani debutnya di gelaran Asian Games 2026 dengan tantangan di kelas baru.
Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00? Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan

Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00? Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan

Bagaimana Fajar Sahrudin bisa berada di kawasan GBK hingga ditemukan meninggal pada 6 September? Pengelola mengungkap adanya celah akses dan masih
Bantah Kabar Kematian Fajar Sahrudin Cuma Gimik, Sahabat Beri Kesaksian soal Sosok FS yang Sebenarnya

Bantah Kabar Kematian Fajar Sahrudin Cuma Gimik, Sahabat Beri Kesaksian soal Sosok FS yang Sebenarnya

Bantah kematian Fajar Sahrudin gimmick marketing, salah satu teman yang tercantum namanya di autobiografi Stewie buka suara. Minta warganet setop bercanda.
Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Kakak Fajar Sahrudin buka suara soal hubungan keluarga, kondisi Fajar sejak kecil hingga komunikasi yang disebut terputus sebelum ditemukan meninggal di GBK.
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral