News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Rabu, 9 September 2026 - 16:20 WIB
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto (pojok kiri) saat melepas kontingen Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jakarta, Rabu (9/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang

Prosesi pelepasan tersebut berlangsung khidmat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (9/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara simbolis, keberangkatan tim ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih dari tangan Kepala Negara kepada atlet panjat tebing nasional, Veddriq Leonardo, mewakili seluruh atlet yang akan berlaga.

Dalam amanatnya, Presiden mengutarakan rasa bangganya terhadap para pahlawan olahraga yang akan bertanding di pentas internasional tersebut.

"Saya bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa para atlet yang terpilih memikul amanah besar membawa nama ratusan juta rakyat Indonesia melalui kemampuan serta keahlian yang mereka kuasai. 

Ia pun mengapresiasi kerja keras, disiplin latihan, serta pengorbanan yang telah dicurahkan demi mengharumkan bendera Indonesia di kancah Asia.

"Saya ucapkan selamat. Selamat berangkat, selamat mewakili negara dan bangsa. Selamat berjuang, buatlah yang terbaik untuk bangsamu," katanya.

Lebih jauh, Kepala Negara menggarisbawahi bahwa ketangguhan sebuah bangsa berakar dari rakyatnya yang memiliki kebugaran fisik prima, keterampilan tinggi, dan keteguhan mental.

Acara pelepasan di Istana dihadiri langsung oleh 281 perwakilan kontingen. 

Anggota tim lainnya berhalangan hadir secara tatap muka lantaran telah berada di Jepang lebih awal atau masih menjalani pemusatan latihan di luar negeri.

Sebelum seremonial di Istana, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) telah mengukuhkan formasi kontingen yang mencakup 430 atlet dari 35 disiplin olahraga.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, menjelaskan terjadi penurunan sebanyak dua nama atlet dari daftar awal berkekuatan 432 orang pada fase entry by name.

"Kontingen Tim Indonesia akan diperkuat oleh 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga," kata Todotua.

Untuk menunjang kebutuhan fisik dan operasional para atlet selama di Negeri Sakura, kontingen juga dibekali 78 personel pendukung, yang meliputi tim medis/dokter, terapis fisik, masseur, hingga tim head quarter.

Sebelumnya, sebagian anggota kontingen sudah bertolak menuju Jepang. Atlet cabang olahraga bola basket dan anggar tercatat sebagai rombongan awal yang diberangkatkan, setelah jadwal perjalanan mereka sempat disesuaikan akibat dampak aktivitas vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pesta olahraga multievent terbesar di Asia, Asian Games Aichi-Nagoya 2026, dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang. (ant/dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Kedua Pencarian 8 Orang di Anak Krakatau Nihil, SAR Siapkan Perluasan Area

Hari Kedua Pencarian 8 Orang di Anak Krakatau Nihil, SAR Siapkan Perluasan Area

Pencarian lima wartawan dan tiga kru speedboat yang hilang di Selat Sunda masih nihil pada hari kedua. Tim SAR siapkan perluasan area pencarian.
Telkomsel Enterprise Dukung Transformasi Digital Ekosistem Logistik, Buka Kesempatan Luas untuk Kolaborasi

Telkomsel Enterprise Dukung Transformasi Digital Ekosistem Logistik, Buka Kesempatan Luas untuk Kolaborasi

Telkomsel Enterprise pertemukan sekitar 35 pimpinan perusahaan logistik nasional untuk ubah tantangan operasional menjadi agenda transformasi digital.
Diam-Diam Ada yang Naksir! 4 Shio Ini Bakal Ketiban Hoki Cinta pada 10 September 2026

Diam-Diam Ada yang Naksir! 4 Shio Ini Bakal Ketiban Hoki Cinta pada 10 September 2026

Ramalan cinta shio 10 September 2026 mengungkap empat shio paling hoki urusan asmara. Ada yang diam-diam ditaksir hingga mendapat kejutan romantis.
Jaksa Jepang Tuntut Dewi Sukarno Denda Rp22,8 Juta dalam Kasus Dugaan Penganiayaan

Jaksa Jepang Tuntut Dewi Sukarno Denda Rp22,8 Juta dalam Kasus Dugaan Penganiayaan

Jaksa Jepang menuntut Dewi Sukarno denda 200.000 yen atau sekitar Rp22,8 juta dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap dua perempuan.
83 Personel Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Pesanggrahan Jaksel, Tak Ada Korban Jiwa

83 Personel Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Pesanggrahan Jaksel, Tak Ada Korban Jiwa

Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Baru 2, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ludes dilalap api. 
Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di 8 Kabupaten, Ini Tahapan dan Manfaatnya

Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di 8 Kabupaten, Ini Tahapan dan Manfaatnya

Kemendagri mempercepat penegasan batas desa tahap 2 di delapan kabupaten melalui program ILASPP untuk memberi kepastian hukum dan memetakan potensi masalah batas desa.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral