News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Akui Belum Bisa Seperti Ratusan Atlet yang Wakili Indonesia di Asian Games: Ini Kehormatan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, pesan penuh apresiasi kepada 432 atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Games ke-20 di Aichi Nagoya, Jepang.
Rabu, 9 September 2026 - 16:58 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Youtube/Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, pesan penuh apresiasi kepada 432 atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Games ke-20 di Aichi Nagoya, Jepang.

Prabowo bahkan mengaku merasa belum mampu menyamai kebanggaan para atlet yang mendapat kesempatan langsung membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Pelepasan Kontingen Indonesia Menuju Asian Games ke-20 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).

​“Saudara-saudara, pemberian Yang Maha Kuasa itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Tidak semua rakyat Indonesia diberi kemampuan yang kalian miliki,” kata dia.

“Dari ratusan juta rakyat Indonesia, hanya 432 orang yang atlet, ya, yang yang dikirim, yang memenuhi syarat, yang lolos kualifikasi, yang mewakili 287 juta. 432 (atlet), ini kehormatan yang sangat besar,” lanjutnya.

Presiden kemudian menyampaikan pengakuan personal di hadapan para atlet. Meski saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dan pernah mencapai pangkat tertinggi dalam karier militernya, Prabowo mengatakan dirinya belum tentu merasakan posisi yang sama dengan para atlet ketika mereka berdiri membawa identitas Indonesia.

​“Saya sekarang Presiden Republik Indonesia, saya di tentara dapat pangkat yang tertinggi. Tapi saya sebetulnya dalam hati saya, saya belum bisa seperti kalian ini mewakili bangsa. Bener, ini sungguh,” tuturnya.

Menurut Prabowo, keberhasilan para atlet menembus kualifikasi Asian Games bukan sekadar pencapaian individual. 

Di balik keberangkatan mereka terdapat pengorbanan waktu, tenaga, serta proses latihan panjang untuk mencapai standar kompetisi internasional.

Karena itu, Prabowo secara khusus menyampaikan penghargaan atas perjuangan para atlet yang telah mengorbankan waktu demi mempersiapkan diri membela Indonesia.

​“Karena itu, atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih atas jerih payah saudara-saudara. Saudara mau mengorbankan harimu berjam-jam,” ungkap Prabowo.

Prabowo juga menekankan bahwa olahraga memiliki posisi penting dalam membangun kekuatan sebuah bangsa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi maupun pertahanan, tetapi juga oleh kualitas dan ketangguhan rakyatnya.

​“Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat, adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat, berarti bangsanya kuat,” tegas dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan tiga unit kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk menggelar operasi pencarian intensif terhadap lima awak media yang dilaporkan putus kontak saat menjalankan tugas liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari kedua pencarian 5 jurnalis hilang kontak di Selat Sunda, Tim SAR perluas area pencarian dengan tim gabungan usai terkendala abu vulkanik dan gelombang tinggi.
Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK setelah sempat dicari orang yang mengenalnya karena khawatir. Polisi masih memeriksa barang bukti
Erick Thohir Ungkap Hasil Pertemuan dengan Kedutaan Besar Jepang, Tim Indonesia Siap Tampil di Asian Games

Erick Thohir Ungkap Hasil Pertemuan dengan Kedutaan Besar Jepang, Tim Indonesia Siap Tampil di Asian Games

Bersama NOC Indonesia dan Chef de Mission (CdM) Todotua Pasaribu, Erick Thohir ingin memastikan Tim Indonesia siap tampil di Asian Games dengan pelayanan dari tuan rumah. 

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral