News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Tersungkur 1% ke 6.611, Asing Lepas Rp1,31 Triliun, Saham Bank Jumbo Jadi Sasaran

IHSG anjlok 1% ke level 6.611,70 pada Kamis sore. Aksi jual asing Rp1,31 triliun dan lonjakan minyak Brent menekan pasar saham.
Kamis, 10 September 2026 - 15:00 WIB
Pengunjung mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Setelah sempat menguat pada awal perdagangan dan menembus level 6.700, indeks berbalik arah hingga mengalami pelemahan cukup dalam pada perdagangan sesi II.

Berdasarkan data hingga pukul 14.25 WIB, IHSG anjlok 1% atau 66,50 poin ke level 6.611,70.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang yang cukup lebar. Indeks sempat mencapai level tertinggi 6.712,50 sebelum akhirnya berbalik turun. IHSG bahkan menyentuh level terendah 6.608,21.

Tekanan terhadap indeks semakin terasa memasuki sesi II. Pelemahan terjadi seiring dengan turunnya mayoritas saham berkapitalisasi besar yang menjadi penggerak utama IHSG.

Beberapa saham big caps tercatat mengalami penurunan cukup signifikan, di antaranya:

  • BBCA turun 1,15%.

  • BBRI melemah 2,92%.

  • BYAN terkoreksi 3,99%.

  • AMMN turun 1,83%.

Pergerakan tersebut turut memperbesar tekanan terhadap indeks karena saham-saham berkapitalisasi besar memiliki pengaruh terhadap pergerakan IHSG.

Hampir 500 Saham Berada di Zona Merah

Tekanan pasar juga terlihat dari luasnya pelemahan saham secara keseluruhan. Hingga pukul 14.25 WIB, sebanyak 495 saham tercatat melemah.

Sementara itu, hanya 172 saham yang mampu menguat. Sebanyak 296 saham lainnya bergerak stagnan.

Data tersebut menunjukkan tekanan jual tidak hanya terjadi pada sejumlah saham tertentu, tetapi juga menyebar ke berbagai saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Kondisi pasar yang didominasi saham melemah membuat laju IHSG semakin sulit untuk kembali ke zona penguatan setelah indeks sempat menembus level 6.700 pada awal perdagangan.

Harga Minyak Brent Tembus US$101 per Barel

Salah satu faktor yang ikut menekan pergerakan IHSG berasal dari sentimen eksternal. Pasar saham Indonesia bergerak melemah di tengah lonjakan harga minyak mentah Brent yang telah menembus US$101 per barel.

Kenaikan harga minyak tersebut dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. Kondisi ini kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian investor karena dapat meningkatkan biaya energi dan berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap inflasi. Sentimen tersebut kemudian ikut memengaruhi keputusan investor di pasar keuangan.

Di sisi lain, imbal hasil atau yield US Treasury 10 tahun juga masih berada pada level tinggi, yakni sekitar 4,86%.

Level tersebut menjadi perhatian pelaku pasar setelah sebelumnya yield US Treasury 10 tahun mencapai posisi tertinggi sejak November 2023.

Asing Catat Net Foreign Sell Rp1,31 Triliun

Tekanan terhadap IHSG semakin terlihat dari aktivitas investor asing. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas hingga perdagangan sesi I, investor asing mencatatkan transaksi pembelian atau foreign buy sebesar Rp2,71 triliun.

Namun, nilai penjualan atau foreign sell jauh lebih besar, yakni mencapai Rp4,02 triliun.

Dengan demikian, investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp1,31 triliun hingga sesi I perdagangan Kamis.

Aksi jual asing tersebut terutama menyasar sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham-saham bank jumbo menjadi salah satu kelompok saham yang mengalami tekanan dari transaksi investor asing.

BBCA hingga BBRI Jadi Sasaran Jual Asing

BBCA mencatatkan net foreign sell terbesar di antara sejumlah saham yang disebutkan, yakni mencapai Rp276,20 miliar.

Selanjutnya, BBRI mencatat net foreign sell sebesar Rp116,19 miliar. Sementara BMRI mengalami net sell asing sebesar Rp17,14 miliar.

Selain saham perbankan, AMMN juga mencatatkan aksi jual bersih investor asing sebesar Rp36,17 miliar.

Aktivitas tersebut menunjukkan investor asing masih berada dalam posisi melepas sejumlah saham utama di pasar domestik ketika tekanan terhadap IHSG semakin meningkat pada perdagangan sesi II.

Sektor Kesehatan Melemah Paling Dalam

Secara sektoral, tekanan paling dalam pada perdagangan Kamis terjadi di sektor kesehatan. Sektor tersebut tercatat turun 1,51%.

Sektor keuangan juga berada di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,65%. Selanjutnya, sektor industri terkoreksi 0,27%.

Sementara sektor teknologi mencatatkan pelemahan yang relatif tipis, yakni 0,01%.

Pergerakan berbagai sektor tersebut turut mencerminkan tekanan yang terjadi di pasar saham secara keseluruhan. Dengan mayoritas saham berada di zona merah, IHSG masih bergerak di bawah tekanan hingga perdagangan Kamis sore.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil lolos ke babak kedua Hylo Open 2026. Meski demikian, pasangan baru tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan di babak pertama.
Ternyata Ini Pekerjaan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Ternyata Ini Pekerjaan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur masih didalami. Polisi pun mengungkap sejumlah fakta, seperti pekerjaan tersangka DBM.
Tembus 37 Juta Views, Ini Sinopsis KHW Part 400 'Pulang' dari Nadia Omara yang Viral di Media Sosial

Tembus 37 Juta Views, Ini Sinopsis KHW Part 400 'Pulang' dari Nadia Omara yang Viral di Media Sosial

Konten horor terbaru Nadia Omara tengah viral dan mencuri perhatian publik. Episode spesial Kisah Horor Wawak (KHW) Part 400 bertajuk 'PULANG' curi perhatian.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Justin Hubner Bersinar Lagi, Ole Romeny Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Justin Hubner Bersinar Lagi, Ole Romeny Menghilang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali berlaga semalam. Salah satu di antaranya adalah Fortuna Sittard yang diperkuat Justin Hubner dan Ole Romeny.
Jadwal Hylo Open 2026, Kamis 29 Oktober: Ada Perang Saudara Amri/Nita Vs Dejan/Felisha, 7 Wakil Indonesia Main

Jadwal Hylo Open 2026, Kamis 29 Oktober: Ada Perang Saudara Amri/Nita Vs Dejan/Felisha, 7 Wakil Indonesia Main

Jadwal Hylo Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi di babak kedua. Salah satunya perang saudara antara Amri/Nita melawan Dejan/Felisha.
Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun

Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun

Dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, seorang tersangka berinisial DBM (40) dijerat dengan satu pasal.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Selengkapnya

Viral