News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Identitas 3 ASN Pemkab Jayawijaya yang Tewas Jadi Korban Penembakan Diduga oleh KKB Hendak Tinjau Cetak Sawah

Tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Muliama, yakni Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).
Jumat, 11 September 2026 - 10:03 WIB
Tim gabungan saat mengevakuasi ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan oleh KKB
Sumber :
  • Satgas Damai Cartenz

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap identitas tiga aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Insiden penembakan yang menewaskan tiga ASN diduga oleh KKB terjadi di wilayah Muliama, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9/2026), sekitar pukul 15.53 WIT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang mengatakan, tiga ASN yang meninggal adalah Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).

Ketiga korban yang tewas menjabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya. Aprida Rapi sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya, Alfonsius Albinus Mehan sebagai dokter hewan Dinas Kesehatan Jayawijaya, dan Wili Mbuik sebagai calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Para korban bersama lima rekan sebelumnya dihadang KKB dan dipisah antara orang asli Papua (OAP) dan non-OAP," ujar Ilham dilansir dari Antara, Jumat (11/9/2026).

Kementerian Pertanian membenarkan identitas ketiga korban. Adapun awal mula kronologi kejadian terjadi saat rombongan pegawai Dinas Pertanian berjumlah 11 orang melakukan perjalanan dari Wamena menuju Muliama.

Kedatangan mereka di Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah. Mereka juga mengantar bantuan pangan berupa bibit babi untuk masyarakat.

Ironisnya, di tengah perjalanan, rombongan dihadang oleh KKB. Mereka dipisah antara orang asli Papua (OAP) dan non-OAP. Selepas itu, anggota KKB menembak ketiga ASN itu.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan, korban bernama Wili terkena tembakan di pinggang kanan.

"Korban meninggal dunia di RSUD Wamena setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis," terang Yusuf dalam keterangan tertulisnya.

Adapun korban bernama Aprida mengalmi luka tembak di bagian perut. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara, Alfonsius mengalami luka tembak di bagian kepala belakang serta tangan kiri. Ia langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Petugas keamanan masih mendalami rangkaian kejadian dan motif di balik peristiwa tersebut untuk memastikan fakta secara menyeluruh," kata Yusuf.

Tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Jayawijaya dengan cepat langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Hal ini bertujuan untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Manchester United akan menjamu AS Roma dalam pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 pekan ini. Sedangkan Calvin Verdonk akan melawat ke Norwegia bersama Lille.
Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. mendapat panggilan perdana memperkuat Timnas Portugal U-17 untuk kualifikasi Euro 2027, sementara sang ayah berpeluang kembali ke timnas.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral