News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beredar Rekaman VC Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya, Ciri-ciri Pelaku Sudah Dikantongi Polisi

Rekaman pelaku penembak 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diduga dari KKB video call salah satu keluarga korban beredar luas di media sosial. Ciri-ciri telah dikantongi polisi.
Jumat, 11 September 2026 - 09:35 WIB
Rekaman salah satu pelaku penembakan diduga dari KKB video call keluarga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya viral
Sumber :
  • Istimewa

Mimika, tvOnenews.com - Polisi tengah mencari pelaku penembakan tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan pada Rabu (9/9/2026).

Polisi telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penembakan tiga ASN tersebut. Hal ini tak lepas dari keterangan saksi korban yang berhasil lolos dari penembakan brutal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kaops Damai Cartenz, Irjen Pol Faizal mengatakan bahwa, penembak tiga ASN diduga adalah anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama.

"Dari hasil penyelidikan sementara diduga pelaku penembakan adalah anggota KKB Kodap III Ndugama namun siapa pelakunya masih didalami," ujar Faizal dilansir dari Antara, Jumat (11/9/2026).

Rekaman Terduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Dugaan tersebut semakin kuat dengan adanya rekaman video diduga menunjukkan terduga penembak tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, keluarga ASN asal Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Wili Mbuik (26) tengah video call salah satu terduga pelaku. Penembak pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya tersebut menggunakan HP milik korban.

Pelaku rupanya mengambil HP milik Wili. Selepas itu, kelompok yang diduga dari KKB tersebut mencari nomor keluarga Wili yang berada di Rote Ndao lewat aplikasi WhatsApp.

Tante kandung Wili, Selfi Mbuik mengatakan, para pelaku video call kepada kakak kandung korban, Minto Mbuik. Dalam panggilan itu, sejumlah orang diduga berada di lokasi terlihat tertawa saat berkomunikasi dengan pihak keluarga.

Rekaman pelaku video call salah satu keluarga korban merebak setelah peristiwa penembakan menewaskan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya.

Awal Mula 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya Bisa Tertembak

Berdasarkan laporan yang diterima, Faizal menjelaskan, insiden penembakan terjadi setelah korban bersama rekan-rekannya hendak kembali ke Wamena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat itu mereka baru saja menyelesaikan tugasnya untuk menyalurkan bantuan pangan ke warga di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.

Rombongan pun kembali ke Wamena. Di tengah perjalanan, KKB menyerang dan menembak ketiga ASN yang berujung meninggal dunia akibat luka tembak di Distrik Muliama, Papua Pegunungan pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 15.53 WIT.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyerukan seluruh kader Partai Demokrat untuk memperkuat konsolidasi, memperluas kedekatan dengan rakyat, serta bekerja lebih konkret dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Kembali Tampil di Liga Champions dan Menang Telak atas Sabah FK

Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Kembali Tampil di Liga Champions dan Menang Telak atas Sabah FK

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menilai kemenangan atas Sabah FK jadi malam sempurna. MU awali kiprah di Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0.
Puan Minta Keluarga Jurnalis-Kru Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau Dapat Pendampingan Psikologis

Puan Minta Keluarga Jurnalis-Kru Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau Dapat Pendampingan Psikologis

rombongan jurnalis foto yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hilang kontak tak berselang lama
Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Super Transfer Persija! Ini Profil Ivan Mamut, Eks Bomber Timnas Kroasia yang Dielukan Jadi Penerus Marko Simic

Persija resmi mendatangkan striker baru, Ivan Mamut. Mantan bomber Timnas Kroasia itu langsung diharapkan menjadi penerus Marko Simic bersama Macan Kemayoran.
Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Tak Main-Main! Setelah Lawan Timnas Indonesia, Skuad Singapura Hadapi Brasil di Laga Uji Coba FIFA Jelang Piala Asia 2027

Singapura mendapat kesempatan menghadapi Brasil pada jeda internasional November. Laga tersebut menjadi bagian persiapan The Lions menuju Piala Asia 2027.
Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran Minta Sekolah Sesuaikan Pembelajaran Selama Karhutla, Keselamatan Siswa Diutamakan

Gibran menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas selama wilayah terdampak kabut asap.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota Polisi bernama Yayat Sudrajat, Kamis (10/9/2026).
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Hilal dan Al Nassr Masih Kejar-kejaran dengan 1 Noda Kekalahan

Berdasarkan data resmi per Jumat (11/9/2026) pukul 07.02 WIB, berikut adalah penjelasan peta persaingan di tangga klasemen sementara. Al Hilal masih di puncak!
Selengkapnya

Viral