News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Jumat, 11 September 2026 - 11:58 WIB
Ilustrasi penembakan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jayapura, tvOnenews.com - Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai lokasi penembakan yang menewaskan tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Berdasarkan dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Penemuan tersebut diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan tiga ASN di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan, polisi setidaknya menemukan selonsong peluru kaliber 5,56 milimeter. Benda yang sama juga ditemukan berukuran 9 milimeter.

Yusuf menyampaikan hasil dari keterangan saksi. Pelaku membawa dua pucuk senjata api berlaras panjang dalam peristiwa penembakan brutal terhadap rombongan ASN tersebut.

"Penyidik sudah melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah barang bukti," ujar Yusuf di Jayapura, Kamis (10/9/2026) malam.

Menurut Yusuf, penemuan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter di lokasi kejadian memperkuat keterangan saksi yang melihat diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menggunakan senjata laras panjang.

Lebih lanjut, Yusuf menuturkan, penggunaan senjata api laras pendek dalam peristiwa penembakan itu diduga berkaitan dengan selongsong peluru kaliber 9 milimeter yang ditemukan petugas.

Namun demikian, para saksi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait pelaku membawa senjata api laras pendek. Hingga kini, aparat terus menyelidiki untuk memastikan pelaku penembakan menewaskan tiga ASN Pemkab Jayawijaya tersebut.

Sebelumnya, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan hasil penyelidikan sementara. Pihaknya menduga pelaku penembakan dari KKB Kodap III Ndugama.

"Dari hasil penyelidikan sementara diduga pelaku penembakan adalah anggota KKB Kodap III Ndugama namun siapa pelakunya masih didalami," kata Faizal.

Berdasarkan laporan yang diterima, insiden penembakan terjadi setelah korban bersama rekan-rekannya hendak kembali ke Wamena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat itu mereka baru saja menyelesaikan tugasnya untuk menyalurkan bantuan pangan ke warga di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.

Rombongan pun kembali ke Wamena. Di tengah perjalanan, KKB menyerang dan menembak ketiga ASN yang berujung meninggal dunia akibat luka tembak di Distrik Muliama, Papua Pegunungan pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 15.53 WIT.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ko Hee-jin Sampai Kena Mental? Media Korea Buka-bukaan Penyebab Sebenarnya Pelatih Red Sparks Itu Mundur

Ko Hee-jin Sampai Kena Mental? Media Korea Buka-bukaan Penyebab Sebenarnya Pelatih Red Sparks Itu Mundur

Red Sparks secara resmi telah mengumumkan jika Ko Hee-jin memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi pelatih jelang Liga Voli Korea 2026/2027.
Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker

Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker

Kapolri mengapresiasi langkah serikat buruh dan asosiasi pengusaha yang mulai duduk bersama membahas RUU Cipta Kerja. Menurutnya, dialog sejak awal menjadi cara terbaik untuk mencari titik temu di tengah berbagai kepentingan buruh dan dunia usaha.
Gubernur Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jawa Timur

Gubernur Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jawa Timur

Gubernur Khofifah beri Kuliah Umum pada acara Stadium Generale Mahasiswa/Mahasantri Baru Penerima Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026
Siapa Sosok Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Pada Rekaman VC? Berikut Identitas DPO yang Dikantongi Polisi 

Siapa Sosok Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Pada Rekaman VC? Berikut Identitas DPO yang Dikantongi Polisi 

Insiden menimpa rombongan Dinas Pertanian saat membawa bantuan di Papua, tiga orang dari sebelas aparatur sipil negara (ASN) menjadi korban tewas penembakan KKB
Belum Kantongi SLHS, BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG

Belum Kantongi SLHS, BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG

Berdasarkan data terbaru hasil koordinasi dengan Kementerian Kesehatan per 7 September pukul 17.00 WIB, ditemukan 1.999 dapur SPPG yang belum mendaftar SLHS.
BGN Respons Rekomendasi Menteri HAM soal Pemulihan Korban Keracunan MBG

BGN Respons Rekomendasi Menteri HAM soal Pemulihan Korban Keracunan MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) menyambut baik rekomendasi Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai soal pemulihan korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral