News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelampung Kedua Ditemukan, Kapolda Banten Pastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis yang Hilang Kontak

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki buka suara soal temuan temuan pelampung kedua oleh KAL Anyer pada operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sabtu, 12 September 2026 - 09:29 WIB
Video air laut di pesisir dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda disebut surut viral di media sosial
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki buka suara soal temuan temuan pelampung kedua oleh KAL Anyer pada operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Hengki memastikan, pelampung kedua yang ditemukan dalam operasi pencarian hari keempat itu bukan milik kapal Arupadhatu 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama, kita sudah interogasi tadi malam dari Kasubdit Gakkum Polairud, itu bukan sarana milik kapal Arupadhatu 1," ucap Hengki dilansir dari ANTARA, Sabtu, 12 September 2026.

Hal itu ditegaskan Hengki setelah menerima konfirmasi dari pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa. Pemilik kapal menyatakan penemuan peralatan keselamatan itu bukan milik kapalnya.

"Jadi, baik dari penemuan yang pertama berupa satu life jacket maupun pelampung warna putih, itu sudah jelas hasil dari pemeriksaan interogasi kita kepada pemilik kapal Bapak Sandi Wiyasa, itu bukan merupakan sarana keselamatan atau life jacket yang dimiliki kapal Arupadhatu 1 yang sedang kita cari, termasuk penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama (bukan milik kapal tersebut)," tutur dia.

KAP Sanjaya berangkat sekitar pukul 07.30 WIB untuk operasi pencarian hari kelima pada lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026.

Kapal akan berlayar dengan total perjalanan pulang-pergi 80 mil, kecepatan pergerakan 10 knots, yang ditempuh dalam waktu kurang lebih delapan jam.

Pada hari kelima ini, tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal dengan luas area sebesar 4.512 nautical mile, dan penambahan kapal dari sebelumnya 13 menjadi 14 kapal, kemudian dibagi dalam enam sektor.

Pencarian akan lebih difokuskan ke area sekitar Lampung, Bengkulu, dan Ujung Kulon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu pelampung atau life jacket berwarna oranye dalam operasi hari keempat, pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Pelampung tersebut ditemukan oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer saat melakukan penyisiran di sekitar Gunung Anak Krakatau. Adapun hal ini diungkap Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral