Bau Gas Berbahaya Tercium saat Band Kotak Tampil, Ini Penjelasan UPK Kota Tua
- Instagram/tantrisyalindri
Jakarta, tvOnenews.com - Konser di Kota Tua, Jakarta Barat, dibubarkan usai tercium bau gas berbahaya pada Minggu (13/9/2026) malam.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Denny mengatakan insiden munculnya bau gas terjadi saat grup band Kotak tampil.
"Semua berjalan lancar sampai akhirnya jam 22.45 WIB, ketika bawa lagu, tercium bau tidak enak seperti kentut," ujarnya, Senin (14/9/2026).
Menurut dia, ukuran panggung di konser relatif kecil. Saat grup band dengan vokalis bernama Tantri itu tampil pukul 23.00 WIB, terdapat serbuk yang membuat mata menjadi pedih hingga nafas menjadi sesak.
"Panggung itu kecil banget karena memang format (acara) seperti itu. Kotak perform sampai jam 23.00 WIB. Puncaknya berasa agak pedih mata di area depan dan itu bukan gas air mata, melainkan serbuk dan tidak ada bekasnya. Anehnya serbuk ini membuat bau tidak sedap dan sesak nafas," kata dia.
Setelah serbuk dan bau itu muncul, sambungnya, acara sempat terhenti.
Hingga akhirnya petugas berhasil mengamankan salah seorang pria yang diduga membawa serbuk tersebut.
Berdasarkan keterangan sementara yang didapatkan, pelaku diduga ingin membuat ramai kondisi konser untuk melakukan pencurian.
"Tantri Kotak mundur dan berhenti. Sekuriti acara langsung mengamankan. Kami bersama tiga pilar mengamankan dari warga terdampak agar yang sesak nafas tertangani," ungkapnya.
Pada akhirnya area tersebut disterilkan dalam waktu 15 menit. Pelaku pun diamankan ke Polsek Subsektor Pinangsia.
"Secara teknis pelaku sudah ditahan dan kami membuka call center dan DM apabila ada warga terdampak lainnya. Malam kemarin yang terdampak langsung dipulangkan dalam keadaan selamat," ucapnya.
Dia menyebut pihak penyelenggara hanya ingin mengantisipasi dan mengutamakan keselamatan pengisi acara dan pengunjung.
Di samping itu, pihak penyelenggara berkomitmen untuk lebih baik dan membantu pelaksanaan acara. (ant/nsi)
Load more