Deretan Kecelakaan Kapal sejak Januari-September 2026, Terbaru Ada KM Virgo Transport 8
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) sebelumnya menyampaikan catatan data kecelakaan kapal yang terjadi sejak awal Januari 2026. Hingga Agustus, rentetan peristiwa ini dilaporkan telah terjadi sebanyak 601 kecelakaan kapal.
Berdasarkan dari data Basarnas, sebanyak 601 peristiwa kecelakaan kapal tersebut menimbulk 239 korban meninggal dunia dan 203 orang hilang.
Data ini disampaikan oleh Kabasarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat rapat dengan Komisi V DPR, Senayan, Jakarta pada Rabu (19/8/2026). Ia mengatakan data yang tercatat merupakan insiden kecelakaan kapal sejak awal 2026.
"Kami sampaikan, berdasarkan hasil operasi yang kami laksanakan mulai Januari hingga 15 Agustus 2026, kami mencatat ada 601 kali operasi SAR dilaksanakan," ujar Syafii dikutip tvOnenews.com, Selasa (15/9/2026).
Terkini, kecelakaan kapal terbaru menimpa KM Virgo Transport 8. Kapal feri penyeberangan jenis Ro-Ro tersebut mengalami musibah terbalik dan tenggelam di Laut Jawa dekat Kepulauan Masalembu pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Oleh karena itu, tvOnenews.com memberikan rangkuman daftar kecelakaan kapal menghebohkan publik sejak awal Januari hingga September 2026 sebagai berikut.
Daftar Kecelakaan Kapal Sepanjang Januari-September 2026
1. KM Nurul Salsa
- ist
Kecelakaan Kapal Motor (KM) Nurul Salsa terjadi setelah adanya laporan tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabuapten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Rabu (15/7/2026), sekitar pukul 05.00 WITA.
Insiden ini bermula saat KM Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kapal mulanya berangkat normal sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa muatan serta penumpang yang melebihi kapasitas manifer. Sekitar lima jam perjalanan atau pukul 10.00 WITA, mesin utama kapal tiba-tiba mengalami gangguan hingga mati di perairan barat Pulau Polassi.
Posisi kapal terombang-ambing hingga diperparah oleh hantaman gelombang tinggi dan angin kencang. Pompa air (alkon) kapal rusak sehingga air laut masuk dan menenggalkam lambung kapal.
Berdasarkan dari hasil pendataan, total penumpang dalam KM Nurul Salsa sebanyak 74 orang. Dari informasi terbaru pada 1 September, empat penumpang meninggal dunia dan 14 orang masih tahap pencarian.
Nahkoda KM Nurul Salsa, MA (36) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Selayar. Hal ini dinilai karena lalai menyebabkan kecelakaan kapal berujung penumpang meninggal dunia.
Load more