News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasan Nasbi Singgung Reshuffle Kabinet: Diberhentikan dari Jabatan Bukan Akhir Karier Politik

Hasan Nasbi menyinggung reshuffle kabinet dan perjalanan politik Prabowo Subianto serta Anwar Ibrahim yang membuktikan pemberhentian bukan akhir karier.
Rabu, 16 September 2026 - 14:17 WIB
Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi buka suara mengenai rangkaian reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto maupun presiden-presiden sebelumnya.

Dalam pandangannya, Hasan Nasbi menilai pemberhentian seseorang dari sebuah jabatan, termasuk melalui reshuffle, tidak selalu berarti berakhirnya perjalanan politik orang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasan Nasbi kemudian mengungkit perjalanan politik Presiden Prabowo Subianto yang pernah mengalami pemberhentian dari TNI pada masa lalu. Menurut Hasan Nasbi, pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh bahwa seseorang masih dapat melanjutkan perjalanan politiknya setelah kehilangan jabatan.

"Kalau dipikir-pikir ya dalam politik itu kita bisa hidup lebih dari sekali. Ada orang yang mungkin merasa ketika diberhentikan dari jabatannya kemudian itu adalah akhir dari karier politiknya," ujar Hasan Nasbi dalam keterangan videonya yang dikutip pada Rabu (16/9/2026).

Hasan Nasbi mengatakan, perjalanan Prabowo menjadi contoh bahwa pemberhentian dari jabatan tidak otomatis menghapus peluang seseorang untuk kembali dalam panggung politik.

Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Prabowo Subianto

Menurut Hasan Nasbi, Prabowo Subianto pernah menjadi salah satu sosok yang menonjol di lingkungan militer. Ketika itu, Prabowo disebut Hasan Nasbi merupakan rising star di ABRI, yang kemudian menjadi TNI, dengan pangkat letnan jenderal di usia yang masih muda.

Namun, perjalanan tersebut berakhir ketika Prabowo diberhentikan dari jabatannya.

Hasan Nasbi menyebut pada saat itu banyak orang menganggap pemberhentian Prabowo dari TNI menjadi akhir dari perjalanan politiknya. Akan tetapi, anggapan tersebut kemudian terbantahkan oleh perjalanan Prabowo pada tahun-tahun berikutnya.

"Kalau kita lihat sejarahnya, Presiden Prabowo, beliau kan diberhentikan dari jabatannya. Waktu itu menjadi rising star di ABRI waktu itu, di TNI, dengan pangkat letnan jenderal di usia yang masih muda. Tapi kemudian diberhentikan begitu saja," kata Hasan Nasbi.

Hasan Nasbi menjelaskan, Prabowo kemudian tetap melanjutkan perjuangan politiknya dalam waktu yang panjang. Prabowo membangun partai dan mengikuti sejumlah pemilihan umum untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Hasan Nasbi menyebut Prabowo beberapa kali mengalami kekalahan dalam pemilu. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Prabowo menghentikan perjuangannya di dunia politik.

"Ikut berjuang dalam sekian kali pemilu untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, beberapa kali kalah, tapi tidak menghapus kesabaran dan semangat beliau untuk memperjuangkan keyakinannya dalam politik," ujar Hasan Nasbi.

Hasan Nasbi: Prabowo Akhirnya Terpilih Jadi Presiden

Hasan Nasbi kemudian menyoroti hasil panjang perjalanan politik Prabowo. Setelah melalui perjuangan selama puluhan tahun, Prabowo akhirnya mendapatkan kepercayaan masyarakat dan terpilih sebagai Presiden pada 2024.

Menurut Hasan Nasbi, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kehilangan jabatan pada satu periode tidak selalu menjadi akhir dari perjalanan politik seseorang.

"Dan akhirnya di tahun 2024, beliau mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, terpilih menjadi Presiden, dan hari ini sedang memimpin transformasi bangsa kita, transformasi menuju Indonesia Emas di tahun 2045," kata Hasan Nasbi.

Pernyataan Hasan Nasbi tersebut disampaikan ketika merespons rangkaian reshuffle kabinet yang selama ini terjadi, baik pada pemerintahan Prabowo maupun pemerintahan sebelumnya.

Hasan Nasbi Juga Singgung Anwar Ibrahim

Tidak hanya Prabowo Subianto, Hasan Nasbi juga mengungkit perjalanan politik Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Hasan Nasbi menyebut Anwar Ibrahim pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia pada 1998. Namun, menurut Hasan Nasbi, Anwar Ibrahim kemudian kehilangan jabatan tersebut setelah terjadi perbedaan pendapat dengan perdana menteri saat itu.

"Dan cerita Pak Prabowo bukan cerita satu-satunya juga. Anwar Ibrahim di tahun 98 itu jabatannya sudah wakil perdana menteri. Tapi karena ada perbedaan pendapat dengan perdana menteri waktu itu, kena reshuffle, kena berhentikan juga," ujar Hasan Nasbi.

Hasan Nasbi menilai perjalanan Anwar Ibrahim bahkan lebih berat karena setelah kehilangan jabatan, Anwar Ibrahim juga sempat menjalani hukuman penjara.

"Dan mungkin lebih tragis karena dua kali bolak-balik masuk penjara dengan masa hukuman sekitar 10 tahun lebih," kata Hasan Nasbi.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Anwar Ibrahim tetap melanjutkan perjuangan politiknya setelah keluar dari penjara. Hasan Nasbi kemudian menyoroti bagaimana Anwar Ibrahim pada akhirnya berhasil menduduki posisi Perdana Menteri Malaysia.

Menurut Hasan Nasbi, perjalanan panjang Anwar Ibrahim kembali menunjukkan bahwa kehilangan jabatan tidak selalu menjadi titik akhir dalam politik.

"Mungkin waktu itu sekitar 75 atau 76 tahun. Ini perjuangan politik yang panjang, tapi memberikan bukti bahwa diberhentikan dari jabatan itu bukan akhir dari segalanya. Bahkan ada orang yang kembali lagi dengan posisi yang jauh lebih, jauh lebih kuat," imbuh Hasan Nasbi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Nama Megawati Hangestri, Media Korea Ini Beri Julukan Baru untuk Vanja Bukilic yang Kembali ke Red Sparks

Singgung Nama Megawati Hangestri, Media Korea Ini Beri Julukan Baru untuk Vanja Bukilic yang Kembali ke Red Sparks

Tim asal Daejeon, Red Sparks, akhirnya menyambut pemain asing mereka untuk musim depan, Vanja Bukilic, yang baru tiba di Korea Selatan pada Jumat (11/9/2026).
Gimana Sih Cara Daftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta? Ini Syarat dan 15 Golongan yang Berhak

Gimana Sih Cara Daftar Kartu Layanan Gratis Transjakarta? Ini Syarat dan 15 Golongan yang Berhak

Cara daftar Kartu Layanan Gratis atau KLG Transjakarta untuk naik Transjakarta, Mikrotrans, MRT dan LRT Jakarta. Cek syarat dan 15 golongan penerima
Pertumbuhan Bisnis Harus Diimbangi Pengelolaan Risiko, Indodana Finance Terapkan Intelligent GRC

Pertumbuhan Bisnis Harus Diimbangi Pengelolaan Risiko, Indodana Finance Terapkan Intelligent GRC

Pertumbuhan bisnis perlu diimbangi pengelolaan risiko yang terukur. Indodana Finance menerapkan Intelligent GRC untuk menjaga bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.
Sambut Arahan Prabowo, Pramono Anung Jadikan Taman Vertikal Program Prioritas Penghijauan Jakarta

Sambut Arahan Prabowo, Pramono Anung Jadikan Taman Vertikal Program Prioritas Penghijauan Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan penuh dalam merealisasikan mandat Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas ruang terbuka hijau di ibu kota. 
Viral! Kartu Layanan Gratis Transjakarta Dijual Rp500 Ribu, Ini 15 Golongan yang Berhak Mendapatkannya Gratis

Viral! Kartu Layanan Gratis Transjakarta Dijual Rp500 Ribu, Ini 15 Golongan yang Berhak Mendapatkannya Gratis

Viral, kartu Layanan Gratis Transjakarta ditawarkan Rp500 ribu di Threads. Transjakarta menegaskan KLG gratis dan tidak untuk diperjualbelikan, sanksinya
Pertandingan Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs Segera Tayang, Bisa Lihat Debut Comeback Megawati Hangestri di Korea?

Pertandingan Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs Segera Tayang, Bisa Lihat Debut Comeback Megawati Hangestri di Korea?

Pertandingan pramusim antara Hyundai Hillstate menghadapi tim asuhan Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung yakni Wonder Dogs akan segera tayang.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral