News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpal Hijau 10x10 Meter Ditemukan di Selat Sunda, Basarnas Pastikan Bukan Milik KM Arupadatu I

Basarnas memastikan terpal hijau berukuran 10x10 meter yang ditemukan di Selat Sunda bukan bagian dari KM Arupadatu I yang hilang sejak 7 September 2026.
Rabu, 16 September 2026 - 19:47 WIB
Detik-detik Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan menemukan sebuah terpal hijau berukuran sekitar 10x10 meter dalam operasi pencarian KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda. Namun, Basarnas memastikan benda tersebut bukan bagian dari perlengkapan kapal yang membawa rombongan jurnalis dan tiga kru.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pengecekan terhadap spesifikasi dan kelengkapan KM Arupadatu I yang hilang kontak sejak Senin (7/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari awal kita sudah koordinasi dan kami sampaikan bahwa kapal tersebut (KM Arupadatu I) tidak membawa terpal. Terpal hijau berukuran kurang lebih 10x10 meter yang ditemukan hari ini sudah kita konfirmasi bukan milik kapal korban," kata Amrad di Posko Utama SAR Carita, Pandeglang, Rabu (16/9/2026) malam.

Terpal Ditemukan KN SAR Tetuka

Terpal hijau tersebut ditemukan oleh armada KN SAR Tetuka sekitar pukul 11.30 WIB. Temuan itu menjadi salah satu benda terapung yang ditemukan selama proses pencarian terhadap KM Arupadatu I.

Amrad mengatakan, hingga hari kesembilan pencarian, terdapat tiga temuan terpal di area operasi SAR. Namun, seluruh terpal tersebut telah dipastikan bukan bagian dari atribut atau kelengkapan kapal yang hilang.

"Terpal hijau berukuran kurang lebih 10x10 meter yang ditemukan hari ini sudah kita konfirmasi bukan milik kapal korban," ujarnya.

Dengan demikian, penemuan terpal tersebut belum memberikan petunjuk mengenai keberadaan KM Arupadatu I maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.

Empat Kapal Sisir Sektor H

Pada pencarian hari kesembilan, sejumlah armada SAR masih dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan yang telah dibagi ke dalam beberapa sektor.

KN SAR Tetuka bersama KRI Kerambit, KRI Gilimanuk, serta KN Damaru melakukan penyisiran di Sektor H. Area tersebut meliputi kawasan pesisir sekitar Gunung Anak Krakatau hingga bagian selatan Pulau Sebesi.

Penyisiran dilakukan untuk mencari tanda-tanda keberadaan korban maupun bagian fisik kapal yang hilang kontak sejak 7 September lalu.

Namun, hingga pencarian hari kesembilan berlangsung, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda pasti keberadaan korban maupun fisik KM Arupadatu I.

Area Pencarian Capai 3.439 NM Persegi

Operasi pencarian terus diperluas dengan mengoptimalkan seluruh unsur armada laut utama di delapan sektor pencarian.

Total luas area yang disisir pada hari kesembilan mencapai 3.439 nautical mile (NM) persegi.

Wilayah pencarian mencakup perairan pesisir Gunung Anak Krakatau di perbatasan Provinsi Banten dan Lampung hingga menjangkau pesisir Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu.

Basarnas juga terus memperbarui evaluasi terhadap pemodelan penyisiran. Langkah tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pencarian selama masa perpanjangan operasi SAR terhadap delapan orang yang berada di KM Arupadatu I.

Masa Operasi SAR Berakhir Besok

Al Amrad mengatakan evaluasi terhadap proses pencarian masih akan dilakukan. Berdasarkan jadwal sebelumnya, masa perpanjangan operasi SAR akan berakhir pada Kamis (17/9/2026).

"Kami akan evaluasi besok bagaimana. Terima kasih bapak-Ibu sekalian, rekan-rekan jurnalis masih setia menunggu. Masih tetap dengan harapan yang sama, kita semua, semoga ada tanda-tanda korban segera ditemukan," kata Amrad.

Tim SAR gabungan masih mengoptimalkan pencarian di seluruh sektor yang telah ditentukan. Sementara itu, tiga temuan terpal yang ditemukan selama operasi telah dipastikan bukan bagian dari KM Arupadatu I.

Hingga hari kesembilan, belum ditemukan tanda pasti mengenai keberadaan kapal maupun delapan orang yang menjadi fokus pencarian di perairan Selat Sunda.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malam-Malam, Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue, NTT

Malam-Malam, Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue, NTT

Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ditemani Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, mengunjungi warga terdampak gempa di Resa Rokilore, Kec. Palue, Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Istana Sebut Pergantian Menteri Keuangan Hal Lumrah, Tegaskan Suahasil Punya Karakter Sendiri

Istana Sebut Pergantian Menteri Keuangan Hal Lumrah, Tegaskan Suahasil Punya Karakter Sendiri

Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara dinilai sebagai dinamika rotasi jabatan yang wajar dalam sebuah pemerintahan. 
BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Samudra Hindia Barat Nias

BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Samudra Hindia Barat Nias

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi terjadinya gelombang laut setinggi
Resmi! Joan Mir Absen di MotoGP Austria 2026, Honda Tunjuk Takaaki Nakagami Jadi Pengganti

Resmi! Joan Mir Absen di MotoGP Austria 2026, Honda Tunjuk Takaaki Nakagami Jadi Pengganti

Honda resmi mengumumkan bahwa Joan Mir akan absen di MotoGP Austria 2026. Tim pabrikan asal Jepang itu menunjuk Takaaki Nakagami sebagai pembalap pengganti.
Klasemen Voli Putri Asian Games 2026: Jepang Hingga Thailand Melesat ke Puncak

Klasemen Voli Putri Asian Games 2026: Jepang Hingga Thailand Melesat ke Puncak

Klasemen voli putri Asian Games 2026 per Rabu (16/9/2026). Sejumlah tim berhasil menjadi pemuncak di masing-masing grup, salah satunya Jepang hingga Thailand.
Kata-kata Berkelas Igor Tolic usai Persib Bungkam FC Seoul di ACL 2

Kata-kata Berkelas Igor Tolic usai Persib Bungkam FC Seoul di ACL 2

Persib menang 1-0 atas FC Seoul di ACL Two 2026/27. Igor Tolic mengungkap perjuangan Maung Bandung menjaga keunggulan hingga detik terakhir di Korea.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Vanja Bukilic tak sabar kembali beraksi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks dan menghadapi mantan tandemnya, Megawati Hangestri, di V-League musim 2026/2027.
KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

Ketua KSO Koptan Kampar Jaya Bersama-KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Ahmad Yanis, mengatakan keputusan menempuh RJ dilakukan setelah melalui pertimbangan dan musyawarah internal.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Sosok Ini Resmi Maju Jadi Bakal Calon Ketum PB HMI

Sosok Ini Resmi Maju Jadi Bakal Calon Ketum PB HMI

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mulai ramai dihiasi kandidat pendaftar.
Selengkapnya

Viral