Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi
- Setpres
Makassar, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf alias Gus Ipul siap melayangkan somasi terhadap Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur karena dianggap menyebarkan narasi miring soal aliran dana Muktamar ke-35 PBNU.
Gus Ipul mengatakan rencananya, somasi tersebut akan diajukan pekan depan. Ia juga menegaskan, tudingan tanpa bukti terkait Muktamar ke-35 PBNU harus dipertanggungjawabkan.
Jika klarifikasi tidak sesuai fakta, PBNU tidak segan melanjutkan perkara ke ranah hukum.
“Somasi akan kita berikan dalam minggu depan ini. Kita ingin yang membuat pernyataan-pernyataan yang tidak disertai bukti bisa mempertanggungjawabkan ucapannya,” tegas Gus Ipul di Makasi, Jumat (25/9/2206).
Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menyebut PBNU masih melakukan pendalaman bersama penasihat hukum PBNU.
Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
“Ya, seterusnya kita akan ke proses hukum. Somasi itu adalah tahap awal. Apakah ada klarifikasi atau tidak. Kalau klarifikasinya tidak sesuai dengan fakta-faktanya, ya kita akan teruskan ke proses hukum,” tegasnya.
Menurut Gus Ipul, tudingan yang beredar membuat gaduh, memicu fitnah, dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Untuk itu, eks Wali Kota Pasuruan ini meminta para pembuat pernyataan bertanggung jawab dan menunjukkan bukti.
“Kalau menyebut bahwa ada sesuatu, buktinya mana?” ujarnya.
Gus Ipul menegaskan akibat tudingan tersebut, PBNU menjadi sorotan, khususnya di media sosial. Adanya tudingan tersebut membuat opini muktamar dialiri dana dari hasil korupsi.
"Itu benar-benar membuat opini yang menyesatkan, mengganggu ketenangan,” katanya.
Ia juga menegaskan muktamar berjalan dengan baik, terbuka, demokratis, dan berhasil menetapkan keputusan-keputusan sebagai landasan pengelolaan jam’iyah ke depan.
“Yang menang bermartabat, yang kalah terhormat. Coba lihat dalam proses muktamar. Kuat sekali prosesnya. Tetapi kenapa kemudian dimunculkan isu-isu yang tidak seharusnya?” ujar Gus Ipul.
Ia tegas menyesalkan munculnya tuduhan terhadap Rais Aam. Menurutnya, Rais Aam dituduh melakukan tindakan yang tidak dilakukannya.
“Maka itu ini perlu diluruskan. Sebab kalau tidak, nanti dianggap benar oleh masyarakat dan sangat berbahaya,” pungkasnya. (wsn/muu)
Load more