News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muktamar NU Diduga Ada Politik Uang, KPK NU Datangi KPK dan Sebut Nama Nusron Wahid

Koordinator KPK NU menduga bahwa adanya kejahatan yang dilakukan dalam muktamar NU tersebut, termasuk dalam pemilihan Rais Aam melalui Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).
Minggu, 27 September 2026 - 16:29 WIB
Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Sumber :
  • NU

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026).

Kedatangannya untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator KPK NU, Muhammad Sholihin, menduga bahwa adanya kejahatan yang dilakukan dalam muktamar NU tersebut, termasuk dalam pemilihan Rais Aam melalui Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).

"Ada anasir-anasir jahat terkait dengan upaya mencederai, memanipulasi, menyuap, transaksi di rumah Mbah Wahab lagi, sebagai seorang pendiri, sebagai seorang penggerak inisiator Nahdlatul Ulama, itu ada transaksi uang jumlahnya miliaran rupiah," katanya.

Sholihin mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mengumpulkan alat bukti terkait dengan transaksi uang tersebut.

"Kami KPK-NU ya, meminta kepada KPK Republik Indonesia jangan galau, termasuk Bapak Presiden, kalau siapapun menterinya, termasuk Nusron terlibat, harus diseret dan diadili di mata hukum," jelasnya.

Di sisi lain ia menjelaskan bahwa ada dugaan uang senilai Dolar Singapura kepada enam anggota Ahwa sebelum sidang pleno sembilan anggota.

"Dugaan 100.000 US dolar Singapura itu enam Ahwa. Jadi Ahwa itu jumlahnya sembilan ya. Sebelum pleno sembilan, itu enam dieksekusi dulu," jelasnya.

"Baru setelah sembilan Ahwa yang di rumahnya Mbah Wahab, itu ternyata disuap lagi. 200.000 US dolar Singapura. Alasannya ini titipan salam dari presiden. Luar biasa kan? Nah, ini anasir-anasir jahat ini harus bertanggung jawab dan kami tidak terima," sambungnya.

Ia juga menyebut ada tiga sosok nama yang terlibat dalam pendistribusian tersebut, mereka di antaranya Nusron Wahid, Saifulla Yusuf alias Gus Ipul dan Juri Ardiantoro.

"Dari tiga orang itu tim tiga orang itu. Nusron Wahid fotonya sudah saya kirimkan. Ada Saifullah Yusuf dan ada Juri Ardiantoro ada di situ," ujarnya.

Oleh karena itu, dengan dugaan tersebut ia berharap adanya pemilihan ulang karena dianggap telah menciderai moralitas daripada ulama kiai di Nahdlatul Ulama.

"Maksud saya, untuk memilih Rais Aam itu diulang. Karena diduga syarat kuat sekali terjadi money politik. Dan itu menciderai ya moralitas daripada ulama kiai di Nahdlatul Ulama. Bagi saya itu harga mati, harus dibatalkan," tandasnya. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Intip Persiapan Akhir Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia, Dipantau Langsung Erick Thohir!  ‎

‎Intip Persiapan Akhir Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia, Dipantau Langsung Erick Thohir!  ‎

Sesi latihan Timnas Indonesia berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta pada Minggu (27/9/2026) sore WIB dengan dipimpin langsung pelatih John Herdman.
Jokowi Tak Takut Ambang Batas 8 Persen

Jokowi Tak Takut Ambang Batas 8 Persen

Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menegaskan bahwa Jawa Barat menjadi salah satu wilayah fokus PSI dalam membangun kekuatan politik nasional menuju Pemilu 2029.
FIFA ASEAN Cup 2026: Hong Kong Berpeluang Lolos ke Final Divisi 2 Usai Permalukan Laos

FIFA ASEAN Cup 2026: Hong Kong Berpeluang Lolos ke Final Divisi 2 Usai Permalukan Laos

Bertindak sebagai tuan rumah, Hong Kong menang telak 4-0 dari Laos di Stadion Kai Tak, Minggu (27/9/2026). 
Fasilitas Mewah Mendadak Hilang dari Klaster Lapas Cibinong, Begini Tanggapan Ombudsman

Fasilitas Mewah Mendadak Hilang dari Klaster Lapas Cibinong, Begini Tanggapan Ombudsman

Publik dikejutkan dengan temuan Ombudsman RI yang dilakukan di Lapas Cibinong. Saat Menimipas Agus Andrianto melakukan sidak seluruh fasilitas telah hilang.
FESyar Jawa 2026 di Surabaya, BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

FESyar Jawa 2026 di Surabaya, BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Bank Indonesia mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah agar tidak berhenti pada pertumbuhan aset, tetapi mampu membuka akses pembiayaan, memperluas pasar, dan memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Pemain Senior Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Adaptasi Megawati Hangestri, Ungkap Sisi Positif Megatron

Pemain Senior Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Adaptasi Megawati Hangestri, Ungkap Sisi Positif Megatron

Pemain senior Hyundai Hillstate, Kim Hee-jin, memberikan pandangannya mengenai perjalanan Megawati Hangestri menjelang bergulirnya V-League 2026/2027. Apa itu?

Trending

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Jagat media sosial dihebohkan dengan mencuatnya narasi yang mengaitkan nama selebgram asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut dengan video ber
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan Emil Audero tidak dimainkan saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral