Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan
- dok.kolase tvOnenews.com/ YouTube antara
Jakarta, tvonenews.com- Viral satu video di media sosial soal seorang mutawif yang diduga hina jamaah umrah. Hal ini mendapatkan atensi khusus dari Kementerian Haji dan Umrah.
Video tersebut, memperlihatkan seorang mutawif berada di dalam lift. Pria mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasiĀ yang tengah menjaga atauĀ mendampingi jamaah umrah di atas kursi roda.
Oknum mutawif itu tidak diketahui identitasnya. Namun dia menyampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah yang tengah dibimbing atau jaganya.
- istimewa - antaranews
Pesan itu seakan menyentil, jika sudah lanjut usia (Lansia) seharusnya tidak usah berangkat umrah. Menurutnya bisa menyusahkan karena butuh kursi roda.
"kalau bisa jangan berangkat umrah kalau sudah tua-tua, harus pakai kursi, dikit-dikit kursi," ucap oknum mutawif.
Sehubungan dengan ini, Wakil Menteri haji dan umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan pihaknya akan menindak tegas soal viralnya video oknum mutawif yang diduga hina jamah umroh.
Dalam keterangannya, ia menegaskan siap mengambil langkah tegas dengan memasukkan ke daftar hitam atau blacklist. Sehingga bisa menjadi pembelajaran untuk yang lain.
Dahnil mengatakan seorang mutawif, seharusnya bisa lebih bersabar dalam mendampingi jamaah haji maupun umrah. Sebab sudah seharusnya tidak bersikap demikian.
"jadi harusnya kesabaran itu adalah bagian hal penting. Bagi setiap didiri mutawif ada bimbingan," jelasnya kepada wartawan di Istana, Jakarta.
"saya juga sudah sampaikan agar yang bersangkutan diblacklist, di travel dan dia penyelenggaran haji, tapi kami akan ada tabayyun dulu untuk dipanggil dan dimintai keterangan," jelasnya dikutip dari youtube antara, Selasa (29/9).
- dok.kolase tvOnenews.com/ YouTube antara
Lebih lanjut katanya, pihak terkait akan segera dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Sebelum mendapatkan sanksi atau hukuman.
Perlu diketahui, secara umum peran mutawif atau muthawif tak hanya sekadar menemani, tetapi juga memberikan edukasi tentang tata cara manasik, membantu penyelesaian administrasi, serta menjadi penengah dalam komunikasi antara jemaah dan pihak otoritas Arab Saudi.
Tanpa kehadiran mutawif, jamaah mungkin kesulitan memahami ritual kompleks di Tanah Suci.
Di Indonesia, permintaan akan mutawif profesional terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah jamaah haji dan umrah.
Load more