News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Cek Glamping hingga Kebun Durian-Alpukat 1,5 Hektare Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat di Subang, Ini Penampakannya

KPK melakukan pengecekan terhadap glamping dan kebun durian-alpukat seluas sekitar 1,5 hektar yang berlokasi di Ciater, Subang, Jawa Barat. Lahan tersebut diduga milik anggota Polri Yayat Sudrajat.
Rabu, 30 September 2026 - 14:16 WIB
Glamping hingga Kebun Durian-Alpukat 1,5 Hektare Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat di Subang
Sumber :
  • KPK

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengecekan terhadap glamping dan kebun durian-alpukat seluas sekitar 1,5 hektar yang berlokasi di Ciater, Subang, Jawa Barat. Lahan tersebut diduga milik anggota Polri Yayat Sudrajat (YYS).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pengecekan ini merupakan pengembangan penyidikan kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati nonaktif Ade Kunang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini penyidik melakukan pengecekan ke lokasi area glamping kebun durian dan alpukat seluas sekitar 1,5 hektar yang berlokasi di Ciater, Subang," katanya, Rabu (30/9/2026).

"Penyidik masih terus melakukan penelusuran aset-aset yang diduga terkait dengan perkara tersebut," sambungnya.

Budi menjelaskan bahwa aset tersebut diduga milik Yayat, namun dengan mengatasnamakan istrinya.

"Aset tersebut diduga milik saudara YYS yang diatasnamakan sausari RST (Rista)," jelasnya.

Sebelumnya, KPK terus melakukan pendalaman terkait proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya oleh penyidik untuk didalami mengenai peran-peran orang yang diduga terlibat.

Selain itu, penyidik juga menelusuri mekanisme proyek pengadaan di Kabupaten Bekasi apakah ada pengkondisian untuk memenangkan pihak tertentu.

"Bagaimana proses dan mekanismenya, apakah ada pengkondisian untuk memenangkan swasta tertentu, demikian juga apakah ada fee yang kemudian diberikan untuk pihak-pihak tertentu," kata Budi. 

Dalam kasus pengadaan ini, KPK juga menyoroti seorang sosok, yaitu anggota Polri bernama Yayat Sudrajat. Pasalnya, ada dugaan aliran dana yang mengalir kepadanya.

Budi mengungkapkan para saksi yang diperiksa juga untuk memperjelas peran yang dilakukan oleh Yayat.

"Termasuk bagaimana peran dan kaitannya dengan saudara YYS," ungkapnya.

Sejauh ini, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Yayat dan penggeledahan di dua rumahnya yang berlokasi di Cibubur dan Depok.

Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti-bukti keterlibatan Yayat. Sebab, KPK mencium dugaan aliran uang diberikan oleh Sarjan, seorang pengusaha atau pihak swasta, yang merupakan tersangka dalam kasus ijon proyek yang menyeret Ade Kunang.

Penelusuran aset milik Yayat pun ikut fokus dari KPK karena anggota polisi itu memiliki belasan rumah mewah yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Karawang dan wilayah lainnya.

"Yang bersangkutan memiliki sejumlah aset mewah yang jumlahnya mencapai belasan dan tersebar di beberapa tempat antara lain di Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi, Karawang dan wilayah lainnya," pungkasnya. (aha/nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) pada Rabu (30/9/2026) mulai mengoperasikan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Paiton.
Kaji Mendalam Larangan Bahan Tambahan Produk Tembakau untuk Cegah Rokok Ilegal

Kaji Mendalam Larangan Bahan Tambahan Produk Tembakau untuk Cegah Rokok Ilegal

Dalam proses pembahasannya, ia mengaku pihaknya memberikan masukan sesuai dengan tugas dan kewenangan
Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Ketua Komisi V DPR Lasarus menyoroti tiga kecelakaan kapal beruntun dan meminta penegakan hukum, termasuk investigasi kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Persija Layangkan Somasi Terbuka, Beri Waktu 1x24 Jam untuk Buktikan Isu Aliran Dana

Persija Layangkan Somasi Terbuka, Beri Waktu 1x24 Jam untuk Buktikan Isu Aliran Dana

Persija Jakarta melayangkan somasi terbuka kepada akun @murizkky dan memberi waktu 1x24 jam untuk membuktikan dugaan aliran dana dari PT LIB ke Persija.
Bakrieland Raih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026, Fokus Pada Pengembangan Talenta

Bakrieland Raih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026, Fokus Pada Pengembangan Talenta

Bakrieland meraih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026 atas komitmen pengembangan talenta, pengelolaan SDM, kolaborasi, serta budaya kerja adaptif dan berkelanjutan.
Blak-blakan Jordan Wilson Ungkap Kesamaan dengan Megawati Hangestri, Akui Bersyukur Punya Kemiripan Ini

Blak-blakan Jordan Wilson Ungkap Kesamaan dengan Megawati Hangestri, Akui Bersyukur Punya Kemiripan Ini

Pevoli asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, mengungkap kesannya terhadap Megawati Hangestri Pertiwi setelah keduanya menjadi rekan setim di Hyundai Hillstate.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral