Soal Fenomena 'Absent Parenting', Presiden PKS Almuzzammil Yusuf: Menjadi Ayah yang Hadir Adalah Amanah
- Istimewa
tvOnenews.com – Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY) menekankan krusialnya peran sosok ayah dalam membentengi ketahanan keluarga di tengah gelombang disrupsi digital yang kian mengikis kualitas pengasuhan anak.
Pesan tegas tersebut disampaikan AMY saat menutup agenda Training for Trainer (TFT) Forum Ayah yang diinisiasi oleh Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) DPP PKS, Jumat (2/10/2026).
AMY menggarisbawahi bahwa kesibukan dalam aktivitas dakwah maupun organisasi tidak boleh membuat perhatian terhadap keluarga menjadi dinomorduakan.
“Rumah tangga adalah rumah perjuangan pertama. Jangan sampai kesibukan dakwah membuat kita mengabaikan keluarga,” ujar AMY di hadapan para peserta.
Waspadai 'Absent Parenting' dan Disrupsi Layar Gawai
Ia menegaskan bahwa figur ayah tidak sekadar berstatus biologis atau pencari nafkah, melainkan pemimpin, pendidik, dan pelindung yang hadir secara utuh bagi anak dan istri.
AMY turut menyoroti ancaman absent parenting, kondisi di mana orang tua ada secara fisik di rumah, namun abai dan dingin secara emosional kepada anak.
“Jangan sampai kita menjadi ayah yang hanya hadir secara fisik, tetapi pikiran kita ada di tempat lain. Duduk satu meja, tetapi masing-masing sibuk dengan layar,” kritiknya tajam.
Kebutuhan akan figur ayah yang protektif dinilai makin mendesak mengingat maraknya ancaman di ruang digital.
Mengutip data Kementerian Komunikasi dan Digital, 48 persen anak pengakses internet tercatat pernah menjadi korban perundungan daring (cyberbullying).
Teladan Nabi Ibrahim: Pengasuhan Berbasis Dialog
Guna menghadapi tantangan zaman, AMY mengimbau para orang tua untuk meneladani pola komunikasi Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. sebagaimana tertuang dalam QS. Ash-Shaffat ayat 102.
Ia menekankan bahwa meski perintah yang dibawa berasal dari Allah SWT, Nabi Ibrahim tetap membuka ruang diskusi dengan bertanya pendapat sang anak.
“Pengasuhan bukan hanya tentang memberikan perintah, tetapi juga menghadirkan ruang dialog agar anak merasa didengar dan dipahami,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, AMY meminta seluruh lulusan TFT Forum Ayah untuk menularkan ilmu yang didapat serta menjadi penggerak penguatan figur keayahan di lingkungan masyarakat masing-masing.
Load more