News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dengar Dakwaan Jaksa, Terdakwa Kasus Febrie Adriansyah Buka Suara: Saya Merasa Tidak Melakukan

Langkah perlawanan hukum segera digulirkan oleh mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah beserta dua terdakwa lainnya, Don Ritto alias Idon dan Nurman Herin. 
Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:27 WIB
Langkah perlawanan hukum segera digulirkan oleh mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah beserta dua terdakwa lainnya, Don Ritto alias Idon dan Nurman Herin.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah perlawanan hukum segera digulirkan oleh mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah beserta dua terdakwa lainnya, Don Ritto alias Idon dan Nurman Herin. 

Ketiganya memastikan bakal melayangkan nota keberatan atau eksepsi guna menangkis surat dakwaan yang dibacakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespons sikap para terdakwa, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan persidangan berikutnya dengan agenda pembacaan eksepsi akan diselenggarakan pada Rabu (14/10) mulai pukul 09.30 WIB.

Dalam sidang pembacaan dakwaan tersebut, Ketua Majelis Hakim Akhmad Fijiarsyah Joko Sutrisno sempat mengonfirmasi apakah para terdakwa memahami perbuatan pidana yang diarahkan kepada mereka. 

Menanggapi pertanyaan tersebut, Nurman secara terbuka mengaku kebingungan dan menepis isi dakwaan penuntut umum.

"Saya tidak mengerti, saya kurang mengerti. Saya merasa tidak melakukan perbuatan yang dibacakan," ujar Nurman di hadapan majelis hakim, Rabu (7/10).

Setelah proses pembacaan berkas rampung, tim penasihat hukum dari ketiga terdakwa menegaskan bakal mengajukan bantahan formil dan materiil lewat eksepsi. 

Kubu Don Ritto menyoroti adanya kecacatan syarat formal dakwaan yang wajib diuji sebelum majelis memasuki pembuktian pokok perkara. 

Sementara advokat terdakwa lainnya menilai adanya disparitas yang terlampau jauh dan substansial antara hasil penyidikan awal dengan berkas dakwaan jaksa.

Mulanya, tim penasihat hukum meminta kelonggaran waktu sekitar 10 hingga 14 hari guna merumuskan berkas eksepsi. 

Kendati demikian, majelis hakim menolak permohonan tersebut dan hanya memberikan waktu sepekan, dengan mempertimbangkan prinsip peradilan cepat, sederhana, dan berbiaya ringan, sekaligus masa penahanan para terdakwa yang terus berjalan.

"Waktu yang tepat itu, biar tengah-tengah kita dapat ini semua. Berarti satu pekan dari sekarang, Rabu yang akan datang. Jadi tidak ada tawar-menawar lagi nih, sudah pas," ujar Akhmad.

Dengan ketetapan itu, sidang dipastikan berlanjut pada Rabu (14/10) pukul 09.30 WIB. Majelis hakim turut mengingatkan seluruh pihak agar mematuhi jadwal tanpa molor, mengingat pengadilan juga telah mengagendakan penanganan perkara rasuah lainnya pada hari yang sama.

Dalam perkara ini, Febrie terseret ke meja hijau atas dugaan tindak pidana pemerasan serta pencucian uang (TPPU) semasa menangani skandal hukum PT Asuransi Jiwasraya dan PT ASABRI.

Pada klaster pemerasan, jaksa membeberkan bahwa Febrie disinyalir meminta kompensasi berupa uang tunai sebesar 5 juta dolar Singapura atau setara Rp55 miliar dari salah satu saksi perkara Jiwasraya, Tan Kian, agar status hukumnya tidak ditingkatkan menjadi tersangka.

Selain itu, Febrie didakwa melakukan penyamaran harta lewat tindak pidana pencucian uang dengan total penerimaan mencapai Rp346,7 miliar serta 440.990 dolar AS, yang menurut tim jaksa patut dicurigai bersumber dari hasil tindak pidana korupsi.

Adapun dua figur lainnya yang turut terseret dalam pusaran perkara ini adalah Don Ritto yang berprofesi sebagai seorang advokat serta Nurman Herin yang mewakili pihak swasta. (ant/dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Kementerian PU Genjot Pemulihan Masyarakat di Aceh-Sumatera

Kementerian PU Genjot Pemulihan Masyarakat di Aceh-Sumatera

Pemerintah Indonesia terus bekerja dalam masa pemulihan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh-Sumatera yang nyaris setahun lalu.
Titiek Soeharto Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan FKPPI

Titiek Soeharto Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan FKPPI

Anggota DPR RI, Titiek Soeharto dinilai tepat untuk memimpin Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI).
Xiaomi 17T Buat Bikin Konten, Worth It? Bandingkan Spesifikasi, Harga dan Gaji UMP Jakarta

Xiaomi 17T Buat Bikin Konten, Worth It? Bandingkan Spesifikasi, Harga dan Gaji UMP Jakarta

HP Xiaomi 17T cocok untuk konten 2026? Simak kelebihan kamera Leica, spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro, serta hitungannya dengan UMP Jakarta.

Trending

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Selengkapnya

Viral