Geger Kasus Guru SMKN 27 Jakarta Diduga Lecehkan Siswa, Dosa Masa Lalu Pelaku Dikuliti di Medsos
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta bergerak cepat memberikan bantuan dan perlindungan psikologis kepada sejumlah pelajar yang menjadi korban aksi dugaan pelecehan oleh seorang guru di SMK Negeri 27 Jakarta.
Langkah ini diambil guna memastikan kondisi kesehatan mental para peserta didik tetap terlindungi dari dampak trauma berkepanjangan.
“Kami akan kerja sama tentunya untuk pendampingan siswa-siswi tadi, jangan sampai ada (trauma) psikis dan lain-lain. Ini akan kami dampingi,” jelas Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana, Kamis (8/10).
Nahdiana menerangkan, pihaknya juga telah menyiapkan kelompok kerja khusus di internal dinas guna mengawal proses pemulihan para siswa, sekaligus mengumpulkan bukti serta keterangan lebih mendalam terkait insiden tersebut.
“Jadi kami juga mau bentuk tim internal untuk pendampingan anak-anak yang tadi mendapatkan perlakuan-perlakuan, sambil juga kami dapat informasi tambahan nanti dari anak-anak,” ungkapnya.
Menanggapi insiden yang mencoreng dunia pendidikan ibu kota tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo langsung menjatuhkan sanksi terberat.
Pelaku telah resmi dipecat serta dilarang kembali menjadi tenaga pengajar di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Tak berhenti di situ, Pramono meminta agar kasus tersebut dibawa ke jalur pidana.
Ia menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap segala bentuk tindak kekerasan seksual maupun penganiayaan di lingkungan sekolah demi menjaga kehormatan profesi guru.
Skandal dugaan kekerasan dan pelecehan di lingkungan SMKN 27 Jakarta ini sendiri meledak ke publik usai cerita pilu korban viral di platform media sosial Threads.
Seorang mantan anak didik pelaku berakun @nrfsyahab membeberkan rekam jejak kekerasan oknum guru seni budaya tersebut saat dirinya masih duduk di bangku SMP.
Ia mengungkapkan, guru bersangkutan kerap menerapkan hukuman fisik yang kelewat batas kepada siswa—baik putra maupun putri—yang gagal menghafal materi instrumen musik.
"Setiap ada hafalan suling/pianika yang enggak hafal pokoknya kena cubitannya dia yang sampai keungu-unguan," tulis akun tersebut. (ant/dpi)
Load more