News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Cara Cek Penerima BSU 2026, Bisa Online dan Offline

Bagaimana cara cek BSU 2026 Rp900 ribu? Simak 5 cara mengecek status penerima secara online dan offline melalui kanal resmi pemerintah.
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:41 WIB
Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026
Sumber :
  • AI ChatGPT.com

tvOnenews.com - Pekerja yang menantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 perlu mengetahui cara mengecek status penerima bantuan dari pemerintah. 

Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi, aplikasi, layanan perbankan, hingga konfirmasi langsung kepada perusahaan tempat bekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah telah menyiapkan rencana BSU untuk kuartal IV 2026 dengan sasaran sekitar 13,3 juta pekerja. Besaran bantuan direncanakan Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, sehingga totalnya mencapai Rp900.000 untuk setiap penerima yang memenuhi ketentuan.

Meski demikian, pekerja perlu memperhatikan perkembangan informasi resmi. Pengumuman mengenai rencana program tidak selalu berarti sistem pengecekan penerima sudah diperbarui atau dana mulai disalurkan.

Karena itu, hasil pengecekan melalui laman yang masih menampilkan data BSU 2025 belum dapat dijadikan patokan untuk menentukan status penerima BSU 2026.

Sebelum mengecek status bantuan, pekerja perlu memahami bahwa persyaratan resmi BSU 2026 harus menunggu ketentuan pemerintah yang berlaku untuk program tahun ini.

Sebagai gambaran, pelaksanaan BSU 2025 mengacu pada Permenaker Nomor 5 Tahun 2025. Beberapa kriteria yang digunakan saat itu meliputi:

- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

- Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dalam kategori Pekerja Penerima Upah (PU).

- Memiliki upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan, sesuai ketentuan yang berlaku saat itu.

- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun anggota Polri.

- Memenuhi ketentuan terkait penerimaan bantuan sosial lain, termasuk prioritas bagi pekerja yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Kriteria tersebut merupakan acuan dari program sebelumnya, bukan jaminan bahwa semua persyaratan akan digunakan kembali pada BSU 2026. Pekerja sebaiknya menunggu pengumuman resmi sebelum menyimpulkan bahwa dirinya memenuhi syarat.

Berikut lima cara yang dapat dilakukan pekerja untuk memantau informasi dan memastikan status bantuan.

1. Cek Penerima BSU melalui Situs Resmi Kemnaker

Cara pertama adalah memantau situs resmi Bantuan Subsidi Upah Kementerian Ketenagakerjaan. Laman ini menjadi salah satu kanal utama untuk memperoleh informasi mengenai program BSU.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

- Buka situs https://bsu.kemnaker.go.id/.

- Periksa informasi terbaru mengenai program BSU 2026.

- Jika fitur pengecekan penerima 2026 sudah tersedia, ikuti petunjuk yang ditampilkan pada situs.

- Masukkan NIK atau data lain yang diminta sesuai prosedur resmi.

- Periksa hasil pengecekan dan baca keterangan status yang muncul.

Perlu diketahui, pekerja tidak boleh langsung menganggap status yang ditampilkan merupakan hasil penetapan penerima BSU 2026 apabila sistem masih menggunakan data program sebelumnya.

Jika laman belum menyediakan fitur khusus BSU 2026, pekerja cukup memantau pembaruan informasi secara berkala. Tidak perlu mengisi formulir pada situs lain yang mengaku sebagai kanal pendaftaran resmi.

2. Cek Informasi melalui Situs BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan berperan dalam penyediaan data kepesertaan pekerja yang digunakan dalam proses penyaluran BSU sesuai ketentuan program.

Pekerja dapat mengunjungi situs resmi BPJS Ketenagakerjaan melalui https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/ untuk memeriksa informasi kepesertaan dan mencari pengumuman terkait BSU.

Apabila tersedia tautan khusus pengecekan BSU 2026, ikuti petunjuk yang tercantum di sana. Pekerja juga dapat memantau tautan pengecekan yang pernah digunakan pada program sebelumnya, yakni https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

Namun, pastikan laman tersebut telah menyediakan informasi yang sesuai untuk program 2026 sebelum memasukkan data pribadi.

Jika situs belum menampilkan informasi terbaru, hasil pengecekan belum dapat digunakan untuk memastikan apakah pekerja termasuk penerima BSU tahun ini.

Pengecekan melalui BPJS Ketenagakerjaan juga dapat membantu pekerja memastikan data kepesertaan masih sesuai, terutama apabila terdapat perubahan status pekerjaan atau data pribadi.

3. Pantau Informasi melalui Aplikasi JMO

Pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat menggunakan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) untuk mengakses layanan kepesertaan.

Berikut cara memanfaatkan aplikasi JMO:

- Unduh aplikasi JMO melalui toko aplikasi resmi pada ponsel.

- Masuk menggunakan akun yang telah terdaftar atau ikuti proses pembuatan akun sesuai petunjuk aplikasi.

- Periksa data kepesertaan dan informasi layanan yang tersedia.

- Jika muncul fitur atau pengumuman khusus BSU 2026, ikuti instruksi resmi untuk melakukan pengecekan.

- Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas dan data kepesertaan.

Perlu diperhatikan bahwa fitur pengecekan BSU yang pernah tersedia pada program sebelumnya belum tentu langsung tersedia untuk program 2026.

Dengan demikian, JMO dapat digunakan untuk memantau layanan kepesertaan, tetapi tidak otomatis menjadi bukti bahwa seseorang sudah ditetapkan sebagai penerima BSU 2026.

4. Periksa Rekening melalui Mobile Banking

Selain memeriksa informasi penerima, pekerja dapat memantau rekening bank yang digunakan untuk menerima gaji atau yang nantinya ditetapkan sebagai rekening penyaluran bantuan.

Jika mekanisme BSU 2026 telah diumumkan dan pekerja mengetahui bank penyalurnya, pemeriksaan dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking resmi.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

- Buka aplikasi resmi bank tempat rekening terdaftar.

- Masuk menggunakan akun pribadi.

- Periksa saldo rekening.

- Buka menu mutasi atau riwayat transaksi untuk melihat apakah terdapat dana masuk.

- Jika ada transaksi yang tidak dipahami, hubungi layanan resmi bank untuk mendapatkan penjelasan.

Perlu diingat, pengecekan saldo dan mutasi rekening hanya membantu mengetahui apakah ada dana yang masuk. Cara ini tidak dapat memastikan seseorang terdaftar sebagai penerima BSU.

Tidak adanya dana masuk juga tidak otomatis berarti pekerja tidak memenuhi syarat. Penyaluran dapat bergantung pada penetapan penerima, jadwal pencairan, serta mekanisme yang ditentukan pemerintah.

Karena itu, pekerja sebaiknya tidak hanya mengandalkan pemeriksaan rekening untuk mengetahui status bantuan.

5. Konfirmasi kepada HRD atau Bagian Personalia Perusahaan

Bagi pekerja yang mengalami kendala saat mengakses layanan digital, konfirmasi langsung kepada bagian Human Resources Development (HRD) atau personalia perusahaan dapat menjadi pilihan.

Pekerja dapat menanyakan apakah data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan informasi pribadi yang tercatat di perusahaan sudah sesuai.

Berikut hal-hal yang dapat dikonfirmasi:

- Apakah data NIK dan identitas pekerja sudah benar?

- Apakah status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tercatat sesuai kondisi pekerjaan?

- Apakah perusahaan memiliki informasi resmi mengenai mekanisme BSU 2026?

- Apakah terdapat pemberitahuan resmi mengenai proses verifikasi atau penyaluran bantuan?

Namun, HRD belum tentu memiliki daftar final penerima BSU 2026. Karena itu, informasi dari perusahaan sebaiknya dipahami sebagai sarana konfirmasi data dan informasi internal, bukan pengganti penetapan resmi pemerintah.

Jika belum ada petunjuk teknis atau daftar penerima yang diumumkan, pekerja tetap perlu menunggu informasi dari Kemnaker dan instansi terkait.

Kapan BSU 2026 Cair?

Pemerintah telah merencanakan BSU untuk kuartal IV 2026, yakni periode Oktober hingga Desember. Bantuan tersebut direncanakan diberikan sekaligus sebesar Rp900.000, dengan perhitungan Rp300.000 per bulan selama tiga bulan.

Namun, pekerja tetap perlu membedakan periode program dengan tanggal pencairan. Rentang Oktober hingga Desember tidak berarti dana otomatis masuk ke rekening pada awal Oktober.

Jadwal penyaluran, persyaratan penerima, dan mekanisme pengecekan perlu mengikuti pengumuman resmi yang berlaku. Informasi dapat dipantau melalui situs Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan.

Waspadai Tautan Palsu Pengecekan BSU 2026

Pekerja juga perlu berhati-hati terhadap tautan yang mengatasnamakan pemerintah dan menjanjikan pencairan BSU secara cepat.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pernah mengklarifikasi informasi palsu mengenai tautan pencairan BSU September 2026 senilai Rp600.000. Masyarakat diimbau waspada terhadap tautan tidak resmi yang meminta data pribadi dengan dalih pengecekan atau pencairan bantuan.

Untuk menghindari penipuan, perhatikan beberapa hal berikut:

- Gunakan situs dan aplikasi resmi.

- Jangan memberikan kode OTP, kata sandi, atau PIN perbankan kepada pihak lain.

- Jangan membayar biaya administrasi kepada pihak yang menjanjikan pencairan BSU.

- Jangan mengisi formulir dari tautan mencurigakan yang disebarkan melalui pesan berantai atau media sosial.

- Periksa kembali informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum menyebarkannya.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lionel Messi Bisa Lega, Argentina Punya Penerus Mesin Gol Tajam yang Baru Saja Pecahkan Rekor Lautaro Martinez

Lionel Messi Bisa Lega, Argentina Punya Penerus Mesin Gol Tajam yang Baru Saja Pecahkan Rekor Lautaro Martinez

Lionel Messi bisa lega, Argentina mulai menemukan talenta muda menjanjikan. Roman Gonzalez, striker 16 tahun, baru saja memecahkan rekor gol Lautaro Martinez.
Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Di mata Maryati, tanaman enceng gondok diolahnya menjadi beragam kerajinan anyaman, mulai dari tas, keranjang, hingga berbagai produk lainnya yang memiliki nilai jual.
Sebelum Sagu Kental, Ibu Bayi 2 Bulan Lebih Dulu Kasih Makan Anaknya dengan Pisang: Kalau Gak Dikasih Makan Nangis

Sebelum Sagu Kental, Ibu Bayi 2 Bulan Lebih Dulu Kasih Makan Anaknya dengan Pisang: Kalau Gak Dikasih Makan Nangis

Fakta memprihatinkan lainnya terungkap setelah tim tvOnenews.com menelusuri riwayat unggahan lain pada akun Facebook milik sang ibu, dimana terdapat video saat bayinya tengah disuapi pisang.
Soal Tawaran Bantuan Pemadaman Karhutla dari Malaysia dan Singapura, Ini Kata Menko Polkam

Soal Tawaran Bantuan Pemadaman Karhutla dari Malaysia dan Singapura, Ini Kata Menko Polkam

Dudung menjawab pertanyaan wartawan perihal apakah sudah ada pembahasan dalam rapat terbatas karhutla tersebut mengenai tawaran bantuan pemadaman karhutla dari Malaysia dan Singapura.
Paddy Pimblett Beri Kabar Terbaru soal Comeback, Target Bertarung pada 2026 Terancam Batal

Paddy Pimblett Beri Kabar Terbaru soal Comeback, Target Bertarung pada 2026 Terancam Batal

Paddy Pimblett memberikan kabar terbaru terkait rencana comeback-nya di UFC. Petarung asal Inggris itu mengaku belum memiliki kepastian jadwal pertarungan.
Top 3 Voli: Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Farham Halim Main Abroad Lagi, hingga Media Korea Akui Megatron Bak Pahlawan

Top 3 Voli: Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Farham Halim Main Abroad Lagi, hingga Media Korea Akui Megatron Bak Pahlawan

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga artikel tersebut.

Trending

Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Peluang Red Sparks Jegal Hyundai Hillstate Makin Besar

Vanja Bukilic Akui Kelemahan Megawati Hangestri, Peluang Red Sparks Jegal Hyundai Hillstate Makin Besar

Vanja Bukilic mengungkapkan strategi untuk menghadapi mantan rekan setimnya, Megawati Hangestri, yang kini memperkuat Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027.
Resmi! Bintang Timnas Voli Indonesia Farhan Halim Main Abroad Lagi, Kini Gabung Klub Liga Voli Thailand

Resmi! Bintang Timnas Voli Indonesia Farhan Halim Main Abroad Lagi, Kini Gabung Klub Liga Voli Thailand

Bintang Timnas Voli Indonesia, Farhan Halim kembali melanjutkan kiprahnya di luar negeri. Baru-baru ini pemain yang dijuluki Kang Mulet itu diumumkan resmi bergabung dengan Nakhon Ratchasima untuk Liga Voli Thailand 2026-2027.
Media Korea Akui Megawati Hangestri Bak Pahlawan di Indonesia

Media Korea Akui Megawati Hangestri Bak Pahlawan di Indonesia

Jelang dimulainya laga KOVO Cup 2026, sosok Megawati Hangestri mendapat sorotan khusus dari media Korea. Menurutnya, Mega sudah seperti pahlawan di Indonesia.
Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Sore Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Sore Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Link live streaming KOVO Cup 2026 hari ini, bakal ada big match antara dua tim jagoan musim lalu yakni GS Caltex melawan Expressway Hi-Pass.
Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026

Red Sparks menghadapi masalah serius jelang Liga Voli Korea meski sudah memiliki pelatih baru, Kwon Soon-chan. Cedera Vanja Bukilic menjadi tantangan tersendiri
Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Media Korea Soroti Shin Tae-yong usai Bawa Persija Jakarta Menang 4 Kali Beruntun

Shin Tae-yong mendapat sorotan media Korea Selatan setelah membawa Persija Jakarta meraih empat kemenangan beruntun di Super League 2026/2027. Menang telak.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 13 Oktober 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 13 Oktober 2026: Sagitarius Siap-siap Banjir Cuan

Ramalan keuangan enam zodiak pada Selasa, 13 Oktober 2026, menghadirkan prediksi menarik mengenai peluang memperbaiki kondisi finansial. Siapa saja yang hoki?
Selengkapnya

Viral