News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik Demokrasi Liberal saat Kuliah Umum di NIU, JK: Jabatan Publik Tak Cukup Bermodal Popularitas

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menyoroti pelaksanaan otonomi daerah dan tantangan demokrasi Indonesia dalam kuliah umum di NIU, AS, Selasa (13/10/2026). Rangkaian Vice President Kalla Lecture Series di NIU berlanjut pada Kamis (15/10/2026).
Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:32 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), saat kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois, AS, Selasa (13/10/2026).
Sumber :
  • Istimewa

Illinois, tvOnenews.com — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menyoroti pelaksanaan otonomi daerah dan tantangan demokrasi Indonesia dalam kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois, Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 13 Oktober 2026 waktu setempat.

JK menyampaikan kuliah bertajuk “Power Closer to the People: The Impact and Consequences of Regional Autonomy in Indonesia” atau Mendekatkan Kekuasaan kepada Rakyat: Dampak dan Konsekuensi Otonomi Daerah di Indonesia di hadapan 65 orang mahasiswa program magister (S2) dari berbagai negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK menjelaskan, sebelum era reformasi, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan yang sangat sentralistik.

Berbagai keputusan penting ditentukan dari Jakarta. Sementara itu, pemerintah daerah memiliki ruang terbatas untuk mengambil inisiatif dan mengembangkan potensi wilayahnya.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), saat kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois, AS, Selasa (13/10/2026).
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), saat kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois, AS, Selasa (13/10/2026).
Sumber :
  • Istimewa

Akibatnya, kata JK, daerah cenderung menunggu petunjuk dan perintah dari pemerintah pusat.

Menurut penjelasan JK, ketimpangan kewenangan tersebut turut menjadi bagian dari persoalan yang memicu berbagai protes di daerah antara lain menuntut pengakuan dan pemberdayaan daerah.

“Sebelum reformasi, Indonesia adalah negara yang sangat sentralistik. Hampir semua keputusan ditentukan dari Jakarta, sementara daerah tidak memiliki cukup ruang untuk mengambil inisiatif dan mengembangkan potensinya sendiri. Akibatnya, daerah hanya menunggu petunjuk dan perintah dari pemerintah pusat. Hal ini membuat daerah protes dan menuntut kewenangan lebih besar,” ujar Jusuf Kalla.

Karena itu, sambung JK, salah satu hasil penting reformasi adalah pemberian kewenangan yang lebih besar kepada daerah melalui kebijakan otonomi daerah.

Kebijakan ini diharapkan membuat pemerintah daerah lebih leluasa mengambil keputusan, mengembangkan potensi lokal, dan merespons kebutuhan masyarakatnya.

JK turut mengkritisi praktik demokrasi liberal setelah reformasi. Menurutnya, terbukanya kompetisi politik mendorong banyak orang berlomba menduduki jabatan publik, mulai dari Bupati, Wali Kota, dan Gubernur hingga Anggota Legislatif tanpa selalu diimbangi pengalaman dan kapasitas yang memadai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK menyoroti persoalan dalam proses pemilihan ketika popularitas dan kemampuan finansial lebih menentukan dibandingkan kompetensi serta kualitas kepemimpinan.

Dalam kondisi tersebut, kandidat yang memiliki kemampuan membagikan uang atau paling gencar mempromosikan diri berpotensi memperoleh keuntungan elektoral.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kini Jadi Rival, Yeum Hye-seon Tak Terima Lihat Aksi ‘Tengil’ Megawati Hangestri saat Berseragam Hyundai Hillstate

Kini Jadi Rival, Yeum Hye-seon Tak Terima Lihat Aksi ‘Tengil’ Megawati Hangestri saat Berseragam Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon kembali bertemu di Media Day V-League 2026/2027. Simak momen kocak keduanya yang kini menjadi rival.
Fans Arsenal Tepuk Tangan saat Calvin Verdonk Catat Sejarah di Liga Champions, Ternyata Ini Alasannya

Fans Arsenal Tepuk Tangan saat Calvin Verdonk Catat Sejarah di Liga Champions, Ternyata Ini Alasannya

Para fans Arsenal terlihat bertepuk tangan saat Calvin Verdonk catat sejarah di Liga Champions. Bek kiri Lille tersebut menjadi pemain aktif Timnas Indonesia pertama di Liga Champions.
Travel Haji Umroh Hentikan Kerja Sama dengan Ruben Onsu

Travel Haji Umroh Hentikan Kerja Sama dengan Ruben Onsu

Pihak travel haji umroh Hamdan Tour resmi menghentikan kerja sama dengan Ruben Onsu Selasa, 13 Oktober 2026. Momen ini berbarengan dengan polemik sang presenter
Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Main di Liga Champions, Catatkan Sejarah di Markas Arsenal

Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Main di Liga Champions, Catatkan Sejarah di Markas Arsenal

Calvin Verdonk mendapatkan kesempatan menjalani debutnya di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat penjualan agunan senilai Rp510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 

Trending

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Kombes Nanang Haryono yang baru menyelesaikan prosesi serah terima jabatan sebagai Kapolresta Sleman, mendadak dipindahtugaskan sebelum genap sehari memimpin.
Selengkapnya

Viral