News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPB Pastikan Riau Sudah Tidak Ada Titik Api, Penanganan Karhutla Fokus di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan

BNPB memastikan sudah tidak ada lagi titik api yang terjadi di wilayah Riau dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). BNPB menegaskan bahwa operasi penanganan karhutla telah dilaksanakan dengan optimal secara nasional.
Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33 WIB
Konferensi pers BNPB di Kemenkopolkam, Rabu (14/10/2026)
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sudah tidak ada lagi titik api yang terjadi di wilayah Riau dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam konferensi pers perkembangan penanganan Karhutla, di Kemenkopolkam, Rabu (14/10/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di Riau saat ini tidak ditemukan lagi titik api dan sudah tidak ada lagi yang dilaporkan kepada kami ada titik api dan lahan terbakar,” kata Berton.

Sebelumnya tercatat jumlah luas lahan yang terbakar di Riau, yakni sekitar 20.690,20 hektare.

Berton menyebutkan hingga saat ini tercatat ada 663 hektare lahan gambut yang terbakar, yaitu Kalimantan Tengah yang masih dalam penanganan ada sekitar 7,8 hektare.

“Namun, ada Taman Nasional Tanjung Puting ini menjadi perhatian juga, dan ini relatif sangat luas, 513 hektare,” jelas Berton.

Di wilayah Sumatera Selatan ada sekitar hampir 50 hektare lahan gambut terbakar dan di Jambi ada 74,5 hektare.

Kemudian lahan gambut yang terbakar di wilayah Kalimantan Selatan dan masih dalam penanganan, yakni sekitar 10,20 hektare.

“Di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan adalah dua provinsi yang memang menjadi titik poin kita sekarang, titik prioritas kita, lebih prioritas, di samping juga Kalimantan Selatan dan Jambi tentu kita juga dapat memberikan perhatian,” tegas Berton.

Berton menjelaskan, per tanggal 13 Oktober 2026, empat provinsi lainnya relatif aman dan sudah lebih membaik, serta kebakaran lebih mudah dipadamkan.

Adapun dalam operasi pemadaman ini pihaknya mengutamakan operasi darat lantaran dinilai lebih efektif.

Sebab, operasi udara bisa memadamkan seketika tetapi tidak sampai ke dalam gambut.

“Jadi memang yang lebih efektif itu memang dari operasi darat. Kemudian operasi TMC. TMC sangat bergantung pada pertumbuhan awan. Jadi ketika pertumbuhan awan ada, misalnya di Kalimantan Barat, kita optimalkan sehingga hujan yang kontinuitasnya konsisten itu tetap terjadi. Jadi ini yang kita jaga momentumnya,” terang Berton.

BNPB menegaskan bahwa operasi penanganan karhutla telah dilaksanakan dengan optimal secara nasional melibatkan TNI-Polri, kementerian/lembaga, daerah, dunia usaha, maupun LSM, masyarakat sendiri melakukan operasi.

“Sehingga satgas darat terus melakukan pemadaman, penyekatan, pendinginan, maupun pemantauan. Sementara satgas udara juga dioptimalkan saat cuaca dan jarak pandang memungkinkan. Pemantauan hotspot, verifikasi lapangan, dan TMC sesuai dengan kondisi,” jelas Berton.

“Kami akan melakukan pertemuan mingguan untuk melihat keadaan cuaca di Indonesia sehingga pada saat ada atensi khusus, baik itu hujan yang banyak ataupun hujan yang sedikit, ini menjadi perhatian dan kami akan melakukan pendekatan atau pendampingan terhadap daerah yang memiliki atensi khusus. Serta perlindungan kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi tetap menjadi prioritas,” lanjutnya. (ars/nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom RI Minta Publik Tak Hilang Fokus soal Ekspor Oksigen, Pemerintah Sedang Usut 52 Korporasi Diduga Pemicu Karhutla Kalimantan

Bakom RI Minta Publik Tak Hilang Fokus soal Ekspor Oksigen, Pemerintah Sedang Usut 52 Korporasi Diduga Pemicu Karhutla Kalimantan

Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi (Bakom) RI Ulta Levenia meluruskan perdebatan hangat di Asia Tenggara yang dipicu oleh pernyataan
Lawan Timur Tengah Terancam Batal, Timnas Indonesia Bisa Hadapi Korea Selatan dan China di FIFA Matchday November 2026?

Lawan Timur Tengah Terancam Batal, Timnas Indonesia Bisa Hadapi Korea Selatan dan China di FIFA Matchday November 2026?

PSSI membuka peluang mencari lawan baru Timnas Indonesia jika laga di Timur Tengah batal. Korea Selatan dan China menjadi dua opsi menarik untuk November 2026.
BREAKING
NEWS
Sidang Eksepsi, Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Dakwaan Pemerasan dan TPPU

Sidang Eksepsi, Febrie Adriansyah Minta Hakim Batalkan Dakwaan Pemerasan dan TPPU

Febrie Adriansyah menjalani sidang pembacaan nota perlawanan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026). Febrie meminta majelis hakim menerima seluruh dalil keberatan yang disampaikan dalam eksepsi baik yang disusunnya.
Penerbangan Bandara Haluoleo Normal Meski Terdampak Asap

Penerbangan Bandara Haluoleo Normal Meski Terdampak Asap

Meski ditengah wilayah terdamoak kabut asap karhutla, namun pengelola Bandara Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara pastikan operasional penerbangan di bandara tetap berjalan normal.
4 Shio Siap-siap Untung Besar pada 15 Oktober 2026, Macan hingga Naga Punya Peluang Cuan

4 Shio Siap-siap Untung Besar pada 15 Oktober 2026, Macan hingga Naga Punya Peluang Cuan

Ramalan keuangan dan karier 12 shio Kamis, 15 Oktober 2026. Macan, Naga, Monyet, dan Kerbau berpeluang untung besar, dari rezeki hingga karier yang cerah.
Pilar Timnas Indonesia Cetak 2 Rekor di Eropa, Calvin Verdonk Ukir Sejarah Langka Liga Champions Meski Dipermalukan Arsenal

Pilar Timnas Indonesia Cetak 2 Rekor di Eropa, Calvin Verdonk Ukir Sejarah Langka Liga Champions Meski Dipermalukan Arsenal

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berhasil mencatatkan dua rekor bersejarah sekaligus setelah menjalani debut di Liga Champions bersama LOSC Lille.

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Selengkapnya

Viral