Terungkap Motif ART Lecehkan Anak Laki-laki Majikannya yang Berkebutuhan Khusus
- Threads/nursanisaadah
Jakarta, tvOnenews.com — Seorang ibu berinisial NS melaporkan dugaan pelecehan seksual terhadap anaknya berinisial DKA (5) yang dilakukan oleh asisten rumah tangganya (ART). Peristiwa ini terjadi di wilayah Matraman, Jakarta Timur, pada Senin (12/10/2026).
Kasi Humas Polres Jakarta Timur AKP Made Budi membenarkan soal adanya pelayangan laporan tersebut.
“Iya betul laporan sudah diterima oleh polres. Pelapor ibu korban berinisial NS dan korban anak laki-laki berkebutuhan khusus berinisial DKA,” kata Made Budi, saat dihubungi, Rabu (14/10/2026).
Lebih lanjut, Made Budi menerangkan duduk perkara peristiwa ini bermula saat diduga terlapor berinisial IP melakukan video call dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal.
“Teman laki- laki terlapor meminta terlapor IP untuk menunjukkan alat kelamin korban DKA sambil terlapor IP memegangnya,” ungkap Made Budi.
- Threads/nursanisaadah
Kemudian, teman laki-laki terlapor IP ini menawarkan sejumlah uang agar terlapor IP mau melakukannya.
Namun, Made Budi menjelaskan bahwa ibu korban telah mencabut laporan di Polres Metro Jakarta Timur dan saat ini akan membuat laporan di Polda Metro Jaya.
“Pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2026, pelapor NS beserta suaminya datang ke Polres Metro Jakarta Timur mencabut laporan polisi dan ingin melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polda Metro Jaya,” terang Made Budi.
Untuk diketahui, Kasus memilukan tersebut diunggah oleh seorang pengguna akun Threads dengan nama @nursanisaadah, pada Selasa (13/10/2026).
Perlu diketahui, bahwa pemilik akun tersebut merupakan ibu kandung dari kedua anak malang yang menjadi korban pelecehan seksual oleh Asisten Rumah Tangga (ART) mereka sendiri.
Dalam unggahan yang dengan cepat viral dan menyita perhatian luas di media sosial tersebut, Nursani menjelaskan secara mendalam bahwa kedua anaknya masing-masing berinisial K dan Z.
- Threads/nursanisaadah
Korban K merupakan seorang anak laki-laki yang baru berusia 5 tahun, sedangkan adiknya, Z, merupakan seorang anak perempuan yang masih sangat belia berusia 17 bulan.
Kedua anak yang belum mengerti apa-apa ini harus mengalami tindakan pelecehan yang dilakukan secara keji oleh ART yang dipekerjakan di rumah mereka, yang diketahui bernama lengkap Ida Parida (37).
"Saya ibu dari anak K (L) 5 tahun dan Z (P) 17 bulan yang mendapatkan musibah anak saya dilecehkan oleh ART saya sendiri," tulis @nursanisaadah, dikutip Rabu (14/10/2026).
"ART saya bernama Ida Parida telah mencabuli dan melecehkan anak saya yang bernama 'K' hari ini Senin, tanggal 12 Oktober 2026," lanjutnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim tvOnenews.com dari unggahan tersebut, menurut pengakuan Ida Parida yang diunggah di akun @nursanisaadah, ia tega melakukan tindakan tersebut dengan cara melakukan panggilan video atau video call bersama pria pedofil yang dikenalnya melalui aplikasi kencan daring.
Ida bahkan mengaku melakukan panggilan video bersama lebih dari satu orang pria pedofil, di mana anak-anak majikannya yang tidak berdaya dieksploitasi secara keji dalam aktivitas menyimpang tersebut. (ars/amr)
Load more