Buntut OTT Bupati Klaten, KPK Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turut menyeret petinggi lembaga pemeriksa keuangan negara.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah menciduk Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah.
"Benar, salah satunya adalah Kepala (BPK) Perwakilan Jawa Tengah," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/10).
Budi membeberkan bahwa tim penyidik mengamankan total dua pegawai BPK dalam rangkaian operasi senyap tersebut.
"Jadi, pihak-pihak dari ASN (aparatur sipil negara) BPK ada dua orang," katanya.
Secara keseluruhan, operasi penindakan ini menjaring sebanyak 20 orang.
Dari total tersebut, sebanyak 19 orang ditangkap di wilayah Klaten, Jawa Tengah, sedangkan satu orang lainnya diringkus di Jakarta. Sosok yang diamankan di ibu kota merupakan pihak dari institusi BPK.
Guna memutuskan status hukum bagi pihak-pihak yang diamankan, komisi antirasuah langsung menggelar forum ekspose perkara pada Kamis malam.
"Malam ini dijadwalkan untuk dilakukan gelar perkara atau ekspose," ujarnya.
Giat operasi ini tercatat sebagai OTT ke-23 yang digencarkan KPK sepanjang tahun 2026.
Dalam perkara ini, Hamenang diduga menerima suap yang berkaitan dengan urusan pengadaan barang dan jasa, pengurusan izin, serta setoran lain dari lingkup organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain dugaan penerimaan suap tersebut, sang bupati juga disinyalir menyuap pihak BPK demi mengondisikan audit atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten.
Dalam operasi tangkap tangan ini, penyidik KPK berhasil menyita uang tunai bernilai sekitar Rp1 miliar sebagai barang bukti. (ant/dpi)
Load more