Polisi Ungkap Pelaku Pencambukan di KPPG Bogor adalah Korwil SPPG Purwakarta
- Threads @spirit.id_
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap pelaku penganiayaan di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gigi (KPPG) Bogor.
Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta kejadiannya.
"Ya kita akan memastikan kejadian itu benar ada atau tidak, itu yang pertama. Kami juga akan mencari sesuai dengan alamat, kita mendatangi KPPG untuk menanyakan kebenarannya," kata Kompol Enjo Sutarjo dikutip pada Sabtu (15/10/2026).
Sementara, Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam mengatakan peristiwa tersebut melibatkan dua orang SPPI dari SPPG Purwakarta.Â
- Threads @spirit.id_
Korban adalah pria inisial RAN yang merupakan Kepala SPPG Purwakarta, sedangkan pelaku inisial GD merupakan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Purwakarta.
"Diduga pelaku penganiayaan adalah Kordinator Wilayah Purwakarta inisial GD dan korban adalah salah satu Kepala SPPG Purwakarta inisial RAN," kata Imam kepada wartawan, pada Jumat (16/10).
Kronologi
Viral di media sosial dugaan penganiayaan berupa pencambukan di lingkungan kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Bogor Jawa Barat.
Aksi pencambukan tersebut terjadi di sebuah ruangan berjeruji besi yang disinyalir berlokasi di Jalan Destarata IV Nomor 5, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang pemuda dengan kaus yang telah robek meringis kesakitan akibat menerima cambukan bertubi-tubi di bagian punggung menggunakan benda yang diduga sabuk.Â
Trdengar jeritan minta ampun dari korban di tengah cambukan keras yang menggema di ruangan tersebut.Â
Sementara pelaku tampak menggunakan seragam pegawai MBG berwarna biru muda menghardik korban sambil teriak.
Sejumlah orang tampak hanya menyaksikan dugaan kekerasan tersebut, bahkan seseorang di antaranya sengaja menutup pintu terlis besi dan menguncinya.
Menanggapi video kekerasan yang viral di media sosial tersebut Kepala KPPG Bogor, Haidir, buka suara.Â
Haidir menerangkan bahwa tindakan dugaan penganiayaan itu tidak melibatkan pegawai KPPG Bogor, melainkan dilakukan oleh pegawai SPPG asal Purwakarta, Jawa Barat.Â
“Itu perselisihan dua pegawai SPPG dari Purwakarta, cuma kejadiannya di Bogor. Yang satu kepala dapur, yang satu Koordinator Wilayah atau Korwil,” kata Haidir dikutip pada Sabtu (17/10/2026).
Load more