Momen Ulang Tahun ke-75 Prabowo Tepat Dua Tahun Pemerintahan: Investasi Nasional Tumbuh hingga Hilirisasi Diperkuat
- Antara
Program tersebut juga harus menghasilkan efek berganda atau multiplier effect yang nyata, mulai dari penguatan tenaga kerja lokal, perluasan kesempatan bagi pelaku usaha daerah, hingga terjaminnya keberlanjutan lingkungan hidup.
Selain itu, Todotua menyoroti relevansi pemikiran ekonomi Soemitro Djojohadikusumo mengenai industrialisasi serta upaya penguatan sistem keuangan nasional yang dirintis Margono Djojohadikusumo.
Menurutnya, semangat membangun industri nasional dan memperkuat investasi dalam negeri tetap relevan untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia pada era pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hilirisasi dan Transisi Energi Saling Memperkuat
Di tengah upaya mempercepat industrialisasi, ketersediaan energi yang andal dan kompetitif menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan industri pengolahan. Karena itu, pemerintah terus menyelaraskan pengembangan hilirisasi dengan penguatan ketahanan energi dan percepatan transisi menuju energi bersih.
Salah satu langkah strategis dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran adalah peluncuran program biodiesel B50 oleh Presiden Prabowo pada Juli 2026. Program tersebut menjadi wujud pemanfaatan sumber daya domestik untuk mendukung terwujudnya kemandirian energi nasional.
Melalui koordinasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi yang dipimpin Rosan Roeslani, Indonesia juga terus membuka peluang bagi investor global maupun domestik untuk mengembangkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT). Pengembangan tersebut mencakup energi surya, hidro, dan panas bumi, serta optimalisasi mineral kritis yang dibutuhkan untuk mendukung teknologi hijau.
Todotua menegaskan bahwa kepastian hukum, kemudahan regulasi, pembangunan infrastruktur, serta sinergi yang kuat dengan sektor swasta merupakan faktor utama dalam menarik investasi di sektor EBT.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi industri, menciptakan jutaan lapangan kerja baru, sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Memasuki usia ke-75 Presiden Prabowo Subianto sekaligus dua tahun perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran, jajaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan hilirisasi dan transisi energi sebagai penggerak utama pembangunan nasional.
“Transisi energi tidak seharusnya menjadi beban pembangunan. Sebaliknya, transisi energi harus menjadi jendela menuju ketahanan energi, peningkatan daya saing industri, dan kemakmuran nasional,” pungkas Todotua. (muu)
Load more