News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernyataan Sikap Brigata Curva Sud usai Suporter PSS Sleman Alami Kecelakaan Maut: Tetap Masuk Stadion Tanpa Perayaan

Brigata Curva Sud (BCS) tetap masuk stadion saat PSS Sleman menghadapi Persebaya setelah kecelakaan di Tol Madiun menewaskan empat suporter. BCS meniadakan perayaan sebagai bentuk penghormatan.
Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:01 WIB
Suporter PSS Sleman dari kelompok BCS (dok PSS).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

tvOnenews.com – Kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS), menyampaikan pernyataan sikap menyusul kecelakaan yang menimpa rombongan suporter Super Elja di Tol Ngawi–Kertosono, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).

Kecelakaan tersebut terjadi saat rombongan suporter dalam perjalanan menuju Surabaya untuk mendukung PSS Sleman menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka. Kabar duka tersebut membuat suasana menjelang pertandingan diwarnai rasa kehilangan di kalangan suporter PSS Sleman.

Melalui akun Instagram @bcsxpss.1976, Brigata Curva Sud menyampaikan bahwa mereka tetap akan memasuki stadion untuk mendukung tim kebanggaan.

Namun, dukungan tersebut dilakukan tanpa perayaan sebagai bentuk penghormatan kepada para suporter yang meninggal dunia.

"Sebagai bentuk penghormatan kepada saudara kita yang telah berpulang, Brigata Curva Sud tetap memasuki stadion tanpa perayaan, tanpa miniflag, dan tanpa nyanyian. Mari jaga sikap, tunjukkan empati, dan hormati saudara kita yang telah mendahului. Duka kita bersama. Al-Fatihah," tulis BCS dalam pernyataannya.

Dalam keterangan pada unggahan yang sama, BCS kembali menegaskan keputusan untuk tetap masuk ke stadion tanpa menggelar perayaan dalam bentuk apa pun.

"Brigata Curva Sud tetap memasuki stadion, namun tidak akan ada perayaan dalam bentuk apa pun sebagai bentuk penghormatan kepada saudara kita yang telah berpulang. Duka ini adalah duka kita bersama. Al-Fatihah. Salam, Brigata Curva Sud," demikian keterangan tersebut.

Pernyataan itu menegaskan bahwa BCS tetap memberikan dukungan kepada PSS Sleman, tetapi memilih meniadakan atribut dan aktivitas perayaan sebagai bentuk belasungkawa terhadap sesama suporter.

Kronologi Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Sleman

Kecelakaan yang melibatkan minibus Toyota HiAce dan sebuah truk tronton itu terjadi di KM 616 ruas Tol Ngawi–Kertosono, wilayah Kabupaten Madiun, pada Minggu pagi.

Berdasarkan laporan detikJatim, kendaraan yang membawa rombongan suporter PSS Sleman tersebut menabrak bagian belakang samping kanan truk tronton yang melaju di jalur lambat. Kedua kendaraan diketahui bergerak menuju arah Surabaya.

Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut menyebabkan empat penumpang meninggal dunia. Seorang korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya meninggal ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Selain korban meninggal, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Karena itu, penyebab pasti insiden tersebut belum dapat disimpulkan.

Salah satu suporter PSS Sleman yang selamat, Dimas Ragil Prakosa, mengaku tidak mengetahui secara langsung bagaimana kecelakaan tersebut terjadi.

Ia mengatakan baru menyadari insiden setelah terbangun. Saat itu, kondisi minibus yang ditumpanginya sudah mengalami kerusakan parah.

"Tahu-tahu saat bangun langsung panik dan enggak tahu apa-apa," kata Dimas.

Ia kemudian berusaha menyelamatkan diri dari kendaraan yang ringsek akibat benturan.

"Saya keluar dan atasnya itu sudah enggak ada," tambahnya.

Kesaksian tersebut menggambarkan situasi yang dialami penumpang setelah kecelakaan. Sementara itu, petugas kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendataan terhadap para korban.

Manajemen PSS Sleman turut menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa rombongan suporter yang hendak memberikan dukungan langsung kepada tim di Surabaya.

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan duka cita kepada keluarga dan sahabat para korban. Ia juga berharap para suporter yang mengalami luka-luka segera pulih.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah melakukan perjalanan menuju Surabaya," ujar Vita.

Ia mengimbau seluruh pendukung PSS Sleman agar berhati-hati selama perjalanan, baik ketika berangkat untuk mendukung tim maupun saat kembali ke daerah masing-masing.

"Semoga kita semua dapat kembali ke Sleman dengan selamat dan senantiasa berada dalam perlindungan," harapnya.

Kecelakaan ini menjadi kabar duka bagi keluarga korban dan komunitas suporter PSS Sleman.

Di tengah persiapan tim menghadapi Persebaya Surabaya, keputusan Brigata Curva Sud untuk tetap memasuki stadion tanpa perayaan menjadi bentuk penghormatan terhadap rekan-rekan mereka yang meninggal dunia.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Mobil Terduga Pelaku usai Tabrakan Maut di Mampang Prapatan yang Menewaskan Remaja 15 Tahun

Kondisi Mobil Terduga Pelaku usai Tabrakan Maut di Mampang Prapatan yang Menewaskan Remaja 15 Tahun

Kondisi fisik dari mobil Pajero berwarna hitam milik terduga pelaku penabrakan di Mampang Prapatan tampak mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan.
Bursa Transfer AC Milan: Incar Bek Monster Korea Selatan Rp600 Miliar, Rossoneri Siap Bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa

Bursa Transfer AC Milan: Incar Bek Monster Korea Selatan Rp600 Miliar, Rossoneri Siap Bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa

AC Milan mulai menyiapkan alternatif untuk memperkuat lini belakang pada bursa transfer Januari mendatang. Bek Bayern Munchen, Kim Min-jae, jadi incaran serius.
Kecelakaan Maut di Tol Ngawi, Jasa Raharja Terbitkan Surat Jaminan Penanganan Korban

Kecelakaan Maut di Tol Ngawi, Jasa Raharja Terbitkan Surat Jaminan Penanganan Korban

Kecelakaan maut melibatkan antara satu unit minibus dengan truk tronton terjadi di Jalan Tol Ngawi-Kertosono KM 616 Jalur A, Desa Bajulan, Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10). 
Ulama di Seluruh Indonesia Serukan Doa Hujan dari Istiqlal hingga Kalimantan

Ulama di Seluruh Indonesia Serukan Doa Hujan dari Istiqlal hingga Kalimantan

BNPB mencatat Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, dan Jambi kian membaik, sementara Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan masih menjadi prioritas. 
Imbas Demo Berujung Anarki di Prancis: 1.500 Toko Hancur, Polisi Kewalahan

Imbas Demo Berujung Anarki di Prancis: 1.500 Toko Hancur, Polisi Kewalahan

Gelombang unjuk rasa menentang kenaikan biaya hidup di Prancis pada Sabtu (17/10) berujung pada kekacauan besar. 
Pesan Menohok Erick Thohir di Laga Perdana Liga Putri Indonesia: Kompetisinya Sudah Ada, Ayo Nonton Langsung ke Stadion

Pesan Menohok Erick Thohir di Laga Perdana Liga Putri Indonesia: Kompetisinya Sudah Ada, Ayo Nonton Langsung ke Stadion

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, ajak suporter datang dan menonton langsung Liga Putri di stadion. Kompetisi bernama Indonesia Women League (IWL) resmi bergulir.

Trending

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun. Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh seorang anak pensiunan TNI.
Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Viral di media sosial, oknum dosen Universitas Tomakaka diduga lakukan plagiarisme jurnal, pemilik karya Asli tuntut permintaan maaf.
Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan pihaknya menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95%, dan margin of error kurang lebih 2,83%.
Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Irjen Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Ini 2 Kasus Hukum yang Pernah Menjeratnya

Irjen Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Ini 2 Kasus Hukum yang Pernah Menjeratnya

Irjen Napoleon Bonaparte meninggal dunia pada 18 Oktober 2026. Simak rekam jejak kasus hukumnya, mulai dari suap terkait Djoko Tjandra hingga penganiayaan Muhammad Kace.
Selengkapnya

Viral