News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Kasus Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes, Berawal dari Sakit Hati

Polres Brebes mengungkap motif dugaan pelaku melakukan aksi pembunuhan dan mutilasi ayah kandung karena sakit hati korban tidak bekerja dan sering minta rokok.
Senin, 19 Oktober 2026 - 10:18 WIB
Lokasi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan anak kandung untuk menghabisi nyawa ayah kandung di Brebes, Jawa Tengah
Sumber :
  • tvOneNews

Brebes, tvOnenews.com - Kasus HS (24), pria yang mengaku membunuh dan memutilasi ayah kandungnya, WS (48), terus menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut terungkap setelah anak korban menyerahkan diri ke Polsek Kersana, Kabupaten Brebes, pada Kamis (15/10/2026).

Kapolres Brebes, AKP M Ali Akbar, membenarkan pengakuan tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengungkap kronologi kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami dari Polres Brebes menyampaikan bahwa awal mula pengungkapan kasus ini berawal dari tanggal 15 Oktober 2026. Pada saat itu pelaku inisial HS datang ke Polsek Kersana," ujar Ali saat dihubungi melalui program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Senin (19/10/2026).

Awal Mula Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes

Ali menjelaskan, peristiwa pembunuhan tersebut diduga dilatarbelakangi kekesalan HS terhadap ayahnya. Pelaku mengaku sakit hati karena sang ayah tidak bekerja, tetapi kerap meminta rokok kepadanya.

Kondisi tersebut diduga memicu niat HS untuk menghabisi nyawa ayah kandungnya. Peristiwa itu terjadi pada Mei 2026, ketika HS mendatangi rumah korban.

Saat kejadian, korban sedang tertidur pulas, sedangkan anak dan istrinya tengah bekerja. Dalam kondisi tersebut, HS membunuh ayah kandungnya sebelum memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian.

"Korban dimutilasi beberapa bagian. Bagian tubuh tersebut dibungkus, kemudian dibawa ke rumah pelaku di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah," tuturnya.

Setelah membawa potongan tubuh korban ke rumahnya, HS kembali melakukan mutilasi terhadap beberapa bagian tubuh ayahnya. Potongan tubuh tersebut kemudian dibuang ke sejumlah lokasi, termasuk sungai.

"Korban dimutilasi juga di rumah pelaku dan potongannya kemudian dibuang ke sungai," katanya.

Sempat Ditanya Ibunya

Ali menambahkan, ibu HS sempat menanyakan keberadaan korban. Namun, HS memberikan keterangan bahwa ayahnya sedang bekerja di luar kota, tepatnya di Tegal, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menghilangkan jejak, pelaku juga membakar sejumlah barang yang berada di tempat kejadian perkara.

"Katanya ayahnya bekerja sebagai penjual makanan dan barang bukti yang ada di TKP itu dibakar sama pelaku seperti kasur dan bantal gitu," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Melanie Subono di Balik Keputusan Ruben Onsu Adopsi Thayaka

Peran Melanie Subono di Balik Keputusan Ruben Onsu Adopsi Thayaka

Keputusan Ruben Onsu untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki, Thayaka Putra Onsu tak lepas dari peran aktivis sosial, Melanie Subono yang berbincang dengannya.
Ramai Dikritik usai Manchester United Gagal Menang Lagi, Michael Carrick Pilih Pakai Headphone

Ramai Dikritik usai Manchester United Gagal Menang Lagi, Michael Carrick Pilih Pakai Headphone

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengakui bahwa dirinya telah memakai headphone di sepanjang pekan untuk meredam kebisingan atas kritikan terhadapnya.
Pilu! Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib saat Pimpin Misa

Pilu! Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib saat Pimpin Misa

Seorang pastor di Ekuador meninggal dunia setelah tertimpa salib besar yang ada di dinding belakangnya. Saat itu, ia sedang pimpin ibadah misa di depan jemaat.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
TASPEN Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Ajak Jurnalis, ASN, dan Masyarakat Partisipasi dengan Total Hadiah Rp60 Juta

TASPEN Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Ajak Jurnalis, ASN, dan Masyarakat Partisipasi dengan Total Hadiah Rp60 Juta

TASPEN gelar Anugerah Jurnalistik 2026, ajak para jurnalis, ASN, hingga masyarakat partisipan dengan total hadiah Rp60 juta.
Mau Beralih ke iPhone? Siap-Siap Kaget dengan 5 Perbedaan Ini jika Terbiasa Pakai Android

Mau Beralih ke iPhone? Siap-Siap Kaget dengan 5 Perbedaan Ini jika Terbiasa Pakai Android

Berbagai keunggulan iPhone membuat banyak pengguna Android tertarik beralih ke ekosistem Apple. Berikut lima hal yang perdlu dipertimbangkan sebelum beralih.

Trending

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

PPI merilis studi terbaru yang menempatkan Dedi Mulyadi (KDM) ungguli Gibran Rakabuming Raka dan AHY dalam simulasi elektabilitas Cawapres untuk Pilpres 2029.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Alasan Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan Dibandingkan Mobil Bensin, Ini Keunggulannya

Alasan Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan Dibandingkan Mobil Bensin, Ini Keunggulannya

Menilik sejumlah alasan mengapa mobil listrik disebut lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan yang mengandalkan bahan bakar minyak (BBM). Mulai dari emisi dan biaya operasional lebih rendah
Selengkapnya

Viral