Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
- Tim tvone - tim tvone
Khofifah menambahkan, upaya memastikan pasokan BBM tidak cukup hanya dengan melihat ketersediaan stok secara agregat. Pengawasan perlu dilakukan sampai pada kondisi riil di lapangan, termasuk memastikan BBM benar-benar tersedia dan dapat diakses masyarakat di masing-masing SPBU.
Ia mengungkapkan, masih dijumpai papan pengumuman di SPBU yang menyebutkan Solar sedang dalam perjalanan. Kondisi tersebut perlu ditelusuri, terutama ketika informasi stok menunjukkan pasokan tersedia. Karena itu, pemantauan distribusi secara digital perlu diimbangi dengan pengecekan langsung agar persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan ditangani.
Selain mempercepat distribusi, Khofifah meminta dukungan Kementerian ESDM dan Pertamina Patra Niaga untuk memperketat pengawasan serta menindak tegas jika ada dugaan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi. Pengawasan tersebut diperlukan untuk mencegah praktik penimbunan maupun pembelian dalam jumlah besar yang berpotensi disalahgunakan.
Khofifah juga mengusulkan penambahan tim pengawasan yang dapat memantau jalur distribusi BBM secara langsung. Menurutnya, pengawasan perlu menjangkau potensi praktik pembelian menggunakan tangki berkapasitas besar yang kemudian diduga dipindahkan atau dibagi di tengah perjalanan.
Di sisi lain, Khofifah menyatakan Pemprov Jatim memahami bahwa kendala teknis dapat terjadi dalam rantai pasok, misalnya terkait pengiriman kapal tanker maupun penyesuaian kuota pada tahapan tertentu. Namun, ia menekankan pentingnya informasi yang riil dan update mengenai penyebab kendala agar pemerintah daerah dapat menyampaikan penjelasan yang akurat kepada masyarakat.
Menurutnya, informasi yang jelas dan terkoordinasi diperlukan untuk mencegah kesimpangsiuran sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
"Apalagi yang mungkin menjadi kendala-kendala di lapangan, sehingga kita bisa menyampaikan informasi kepada publik yang dapat menjadi peneduh. Pokoknya, kita ingin kondisi Jawa Timur tetap kondusif," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM RI Ahmad Erani Yustika menyatakan pihaknya mendukung langkah koordinasi yang dilakukan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil untuk mengatasi antrean serta memastikan distribusi BBM di Jawa Timur berjalan lebih lancar.
Ia mengatakan Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Pertamina untuk memastikan kecukupan pasokan tidak hanya di terminal BBM atau depo, tetapi juga di setiap SPBU.
Load more